sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Mertua Bikin Nyesek! Aku Hanya Dianggap Pengasuh Anak Kembar

Sahabat HaiBunda   |   Haibunda Rabu, 07 Sep 2022 16:40 WIB
asian chinese parent with their baby boy at public park learning first steps baby walking weekend morning Ilustrasi Cerita Bunda: Mertua Pilih Kasih ke Anak Kembarku/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Edwin Tan
Jakarta -

#HaiBunda Aku seorang bunda yang tinggal di daerah Tangerang Selatan, Banten. Aku mau cerita hal yang aku simpan sendiri selama ini. Anak pertamaku kembar laki-laki, namanya Zaka dan Zaki.

Dulu, aku tinggal dengan mertua karena suamiku kerja sebagai ojol (ojek online). Kami nggak kuat ngontrak dan punya anak pertama kembar, jadi aku masih awam urus bayi. Apalagi, salah satu bayi kembarku, Zaki, berat badannya nggak normal dan perlu perhatian khusus.

Nah, mertuaku dulu menyarankan untuk memberikan Zaki kepada orang lain yang nggak punya anak untuk diadopsi. Ya, mungkin dia takut nyusahin kali ya. Jelas aku nggak mau! Biar gimana pun, dia anakku!


Lalu, lama waktu berjalan, aku merasa ada yang aneh. Mertuaku sangat membedakan Zaka dan Zaki. Mertua dan adik iparku yang laki-laki seperti menganggap Zaka itu anaknya dan adiknya yang meninggal karena mirip.

Pilih kasih ke Zaki

Anehnya, mereka berdua lebih memanjakan Zaka dan nggak pernah sekalipun mengajak Zaki main di bawah -dulu aku tinggal di lantai atas rumah mertuaku. Kalau Zaki minta ke bawah sampai nangis-nangis. Alasan mereka nggak bisa kalau si kembar berduaan.

Jalan-jalan naik motor pun mereka selalu mengajak Zaka. Sampai perlakuan mereka ke aku soal Zaka pun beda. Aku selalu kena marah kalo Zaka kenapa-kenapa. Misalnya Zaka nangis, jatuh, belum ganti diapers.

Padahal, tahu sendiri kalau punya anak kembar itu super duper repot kan, Bunda? Tapi, mereka nggak melakukan hal yang sama ke Zaki. Sedihnya lagi, mertuaku suka cerita ke tetangga kalau aku yang bedain Zaka dan Zaki.

Akhirnya sampai sekarang, aku tinggal di rumah orang tuaku karena aku nggak kuat dengan sikap mertua dan adik iparku, yang hanya menganggap aku baby sitter untuk Zaka. Makanya, aku memilih pindah.

Sudah pindah, nggak berubah

Pola asuh mertuaku juga beda denganku. Karena dia selalu memanjakan, Zaka jadi suka ngamuk kalau minta apa-apa. Itu karena terbiasa dikasih dan dituruti sama neneknya walaupun itu bukan kebutuhannya.

Alhamdulillah, semenjak tinggal di rumah orang tuaku, Zaka dan Zaki nggak ada beda. Semua aku perlakukan sama dan aku mulai mengajarkan kalau mereka itu sama. Main sama-sama, makan bareng, jajan juga sama-sama, nggak kayak dulu lagi.

Dulu, aku hanya bisa diam di rumah sama Zaki, sementara mereka jalan-jalan. Setelah giliran Zaka mandi, pup, tidur, atau bikin susu, aku yang disuruh. Diteriaki dari bawah, 'Anaknya (Zaka) udah nangis ngamuk-ngamuk, capek, telat minum susu'. Aku yang diuber-uber disuruh cepat.

Sampai sekarang pun kalau nengok ke rumah, mertua dan adik iparku hanya mengajak Zaka. Nanti giliran jemput, aku yang disuruh. Pas ajak Zaki ke sana, Zaka udah dibeliin mainan. Satu tok, Bunda!

Pernah juga nyesek banget, mertuaku jalan-jalan katanya mau beliin kaos tapi belinya satu! Tetangga sampai bilang gini, 'Eh kan cucunya dua'. Aku diceritain sama tetangga ku di sana. Bikin nyesek kan, Bunda?

Huh! Benar-benar dianggap apa aku ini???

-Bunda F, Tangerang Selatan-

Mau berbagi cerita juga, Bun? Yuk cerita ke kami lewat [email protected] Cerita terbaik akan mendapat hadiah menarik dari HaiBunda.

Simak juga yuk, cerita eksklusif eks Cherrybelle Anisa Rahma soal rutinitas selama hamil anak kembar, dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!