sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Pernikahanku Hancur! Perang Dingin dengan Mertua Berujung Suami Minta Cerai

Sahabat HaiBunda   |   Haibunda Rabu, 14 Sep 2022 19:35 WIB
Asian Couple After Quarrel Sitting Offended Not Talking To Each Other Having Relationship Problems At Home. Spouses After Family Conflict, Breakup, Relationship Crisis Concept Ilustrasi konflik pernikahan berujung cerai/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Jakarta -

#HaiBunda Usia pernikahanku menginjak 1,5 tahun. Ya, masih hangat dan masih mesra-mesranya. Kebahagiaan kami semakin sempurna berkat hadirnya seorang anak laki-laki tampan. Kami memanggilnya Sansan.

Tak pernah ada pertikaian besar dan berlarut-larut dalam pernikahan kami. Kalaupun ada cekcok, itu hanya pertengkaran suami istri biasa. Semua tenang dan tentram, Bun. Hingga suatu hari, mertuaku mulai menghasut segala macam kepada suamiku.

Entah itu masalah uang, sifatku, kelakuan kedua orang tuaku, bahkan tentang keputusan kami yang ingin tinggal mandiri. Selama setahun lebih tinggal serumah dengan ibunya, kami putuskan mandiri setelah Sansan lahir meskipun hanya mengontrak.


Awalnya, aku nggak mengira bahwa ini akan jadi awal kehancuran rumah tangga kami. Sebulan pertama kami kontrak rumah, semua masih baik-baik saja. Tapi setelah itu, aku dan suami sering sekali cekcok karena ibu mertuaku.

Mulai dari masalah uang, masalah adiknya, bahkan sampai memfitnah keluargaku menghina mereka. Masalahnya, ibu mertuaku berbohong soal fitnah itu, tapi suamiku bersikeras ibunya yang benar.

Sampai akhirnya, aku terlalu muak dengan segala kelakuan ibu mertua. Aku langsung protes soal semua kelakuannya yang terus ikut campur dalam rumah tangga kami. Dia seakan jadi korban dan mengadu kepada suamiku.

Fitnah berujung talak

Setelah aku perang dingin dengan ibunya, suami awalnya membelaku. Tapi lama-lama, dia mulai cuek kepadaku dan Sansan. Dan ujungnya, tiba-tiba dia minta pernikahan disudahi karena ibunya tidak merestui kami lagi.

Seakan guntur tengah hari, aku dapat talak malam itu! Aku tidak terima dan menuntut penjelasan. Tapi, dia bersikeras hanya benar-benar tidak bisa melawan ibunya. Dia pun tega meninggalkan aku dan SansanĀ yang baru berusia 7 bulan saat itu.

Hingga akhirnya, aku tahu alasan terbesar dia meninggalkan kami secepat itu. Aku dapat foto suami tidur bareng seorang wanita yang kerja di rumah ibunya. Mereka sering bertemu, Bun.

Hiks! Aku lihat foto-foto kebersamaan mereka. Jadi selama ini, suamiku sering menginap di rumah ibunya dengan alasan membujuk agar mau menerimaku dan Sansan, supaya kami tidak difitnah terus.

Padahal kenyataannya, dia yang terbujuk oleh ibunya untuk bersama wanita lain. Dia pun rela meninggalkan istri dan anaknya yang baru berusia 7 bulan. Yaaa.. Rumah tanggaku hancur!

-Bunda W, Jawa Barat-

Mau berbagi cerita juga, Bun? Yuk cerita ke kami kirimkan lewat email [email protected] Cerita terbaik akan mendapat hadiah menarik dari HaiBunda.

Simak juga curahan hati seorang Bunda yang menolak mengasuh keponakan demi tetap waras, dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!