sign up SIGN UP search


haibunda-squad

Kiat Sukses Dewi Nur Aisyah S3 di Inggris, Bawa Anak Tanpa Pengasuh

Muhayati Faridatun   |   Haibunda Minggu, 14 Nov 2021 15:05 WIB
S3 DI INGGRIS, BAWA ANAK TANPA PENGASUH
Dewi Nur Aisyah caption

Dewi Nur Aisyah memang sudah berkomitmen akan menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Terbukti, ia mampu menyelesaikan S2 dan S3 di luar negeri, Bunda. Bahkan saat S3 di Inggris, ia membawa anak tanpa dibantu pengasuh.

Ketika itu, suami Dewi juga melanjutkan studi S3. Menurut pengalamannya, kuliah S3 jauh lebih fleksibel dibanding kuliah S2. Ia tidak harus kuliah setiap hari, tapi benar-benar dituntut jadi seorang peneliti yang independen.

"Saya S3 di Inggris bersama suami, kami sama-sama S3. Kami nggak pakai pembantu, nggak menitipkan anak di daycare," ucap Dewi.


Bukan tanpa alasan, Dewi menganggap biaya menitipkan anak di daycare sangat mahal. Bisa mencapai 20 hingga 30 juta rupiah, Bunda. Sementara jika pakai jasa baby sitter juga mahal biayanya, malah hitungan gajinya per jam.

Dewi dan suami pun memutuskan mengerjakan semua berdua. Mereka membuat sub kalender jadwal ke kampus, jadi enggak mungkin bertabrakan jadwalnya. Sementara, anak mereka sekolah setiap hari harus diantar dan dijemput.

"Di Inggris, anak ke sekolah nggak boleh sendirian, harus ada pengantar dan dijemput. Jadi, kami harus ada yang stand by di rumah dan gantian," ujarnya.

Jadi dalam seminggu, Dewi ke kampus hanya tiga hari, dari jam 8 pagi hingga jam 8 malam. Ia menyelesaikan semua tugas di kampus karena prinsipnya, tak mau membawa pekerjaan ke rumah.

"Ketika di rumah, saya akan full sebagai seorang ibu. Kecuali kondisi sekarang saat pandemi, bertugas di Satgas memang beda dan banyak WFH (working from home)," katanya.

Dewi menyarankan, seorang ibu yang memutuskan kuliah lagi memang harus pandai-pandai mengatur waktu. Lalu yang tak kalah penting adalah dukungan suami, Bunda. Suami siap atau tidak jika Bunda lanjut kuliah dan butuh bantuan dia.

Terbukti dengan dukungan suami, Dewi bisa menyelesaikan kuliahnya. "Saat sidang S2, saya lagi hamil 5 bulan. Sedangkan saat sidang S3, saya juga lagi hamil 6 bulan. Jadi, sudah merasakan gimana hamil dalam kondisi pressure cukup tinggi untuk menyelesaikan amanah akademisi," kenang wanita 31 tahun ini.

(muf/muf)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!