sign up SIGN UP search


haibunda-squad

Anak Kalah Lomba, Yuk Ajarkan Mengelola Rasa Kecewa ala Mona Ratuliu

Tim HaiBunda   |   Haibunda Kamis, 14 Jul 2022 19:34 WIB
Mona Ratuliu Mona Ratuliu dan Indra Brasco bersama anak keempat mereka, Numa/ Foto: Instagram @monaratuliu
Jakarta -

#HaiBunda Salah satu cara mengembangkan potensi dan bakat anak adalah ikut kompetisi. Bagi anak-anak, jadi juara dalam perlombaan mungkin satu keharusan atau obsesi. Nah, bagaimana kalau mereka harus menghadapi kekalahan?

Kalau pengalaman Bubun, Si Kakak pasti kecewa saat gagal meraih juara dalam perlombaan. Jangankan anak-anak, suami Bubun pun kadang enggak bisa menyembunyikan kekecewaan saat gagal masuk nominasi juara lomba foto.

Sebaliknya, dia pasti senang dan bangga saat karya fotonya masuk nominasi, apalagi keluar sebagai juara. Bubun paham banget sih, namanya kegagalan pasti bikin kecewa ya. Kalau Si Kecil di rumah bagaimana Bunda, apakah pernah mengalami hal yang sama?


Menurut Mona Ratuliu, Bunda Seleb empat anak, kita sering kali mengalami kekecewaan dalam perjalanan hidup. Istri aktor Indra Brasco ini pun menyadari, rasa kecewa sebenarnya bisa dikelola lho, Bunda.

"Bahkan, bisa dimulai sedini mungkin hingga anak berusia 3 tahun," begitu pendapat Mona, dalam bukunya yang berjudul ParenThink.

Nah, apakah Bunda sudah membimbing anak agar sanggup kecewa dengan aman? Kata Mona, karena sepanjang hidup kita pasti bertemu rasa kecewa, ada baiknya kita mempelajarinya sejak dini. Apalagi buat Si Kecil yang sering ikut kompetisi, penting banget nih!

Mona meyakini, situasi mengecewakan bahkan bisa anak alami saat menjalani proses belajar, Bunda. Menurutnya, kecewa dengan aman bisa mulai dipelajari saat anak mulai punya rutinitas teratur dan bisa setia dengan komitmen.

"Karena itu, penting sekali bagi anak agar sanggup kecewa dengan aman, sebelum dia menginjak usia 3 tahun," paparnya.

Kenapa dini sekali? Mona menjelaskan, "Karena setelah usia itu, anak akan mengalami banyak proses belajar yang semakin besar tantangannya, sehingga besar kemungkinan dia akan mengalami berbagai kekecewaan."

Mona menambahkan, kalau sebelum usia 3 tahun anak sudah sanggup melampiaskan kekecewaan dengan aman, proses belajar selanjutnya akan lebih lancar. Selain itu, akan sangat menguntungkan saat anak bisa mengelola rasa kecewa itu sebelum punya adik, Bunda.

Nah, salah satu kekecewaan yang mungkin dihadapi saat anak ikut kompetisi atau perlombaan. Kadang, enggak semua anak bisa menerima kekalahan. Apalagi saat melihat anak lain berhasil mendapatkan trofi juara. Sedih kan ya, lihat raut kekecewaan di wajah Si Kecil.

Makanya, yuk mulai sekarang Bunda ajari anak untuk mengelola rasa kecewa. Kebetulan nih, HaiBunda akan menggelar kompetisi sekaligus untuk meningkatkan bonding Bunda dan Si Kecil. Total hadiahnya jutaan rupiah lho! Buruan daftar di SINI.

Simak video di bawah ini juga yuk, curhatan Caca Tengker soal mengasuh anak, di balik profesinya sebagai psikolog.

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!