HaiBunda

KEHAMILAN

Dear Bumil, Yuk Kenali Missed Abortion

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Jumat, 26 Jan 2018 13:05 WIB
Dear Bumil, Yuk Kenali Missed Abortion/ Foto: thinkstock
Jakarta - Pada ibu hamil, ada kondisi yang disebut silent miscarriage atau missed miscarriage. Secara medis, ini dikenal dengan missed abortion. Apa itu?

Dijelaskan dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Los Angeles, dr Yalda Afshar MD, PhD, missed abortion adalah keguguran yang terjadi di awal kehamilan, sebelum usia 20 minggu dan sulit banget dideteksi tanpa pemeriksaan USG, Bun.

Kata dr Yalda, ada dua karakteristik missed abortion. Pertama blighted ovum, ketika sel telur menempel di rahim tanpa ada perkembangan janin. Tanda lain missed abortion adalah lemahnya detak jantung janin yang bisa jadi tanda ada gangguan pertumbuhan pada embrio di kantong ketuban.


"Kebanyakan wanita dengan missed abortion nggak merasakan gejala keguguran seperti perdarahan parah dan nyeri perut. Jadi, kebanyakan percaya dirinya masih hamil hingga ada tanda berhentinya pertumbuhan embrio," kata dr Yalda kepada So Feminine.

Untuk itulah istilah 'missed' dipakai dalam kondisi ini, Bun. Nah, ketika keluhan kehamilan kayak payudara terasa lebih lembut dan morning sickness mereda, itu juga bisa jadi tanda missed abortion, Bun. Hmm, terus apa sih penyebab kondisi ini?



Kata dr Yalda, keguguran umum terjadi karena ada kelainan pada perkembangan janin termasuk kelainan kromosom. Nah, saat ibu hamil mengalami missed abortion biasanya dilakukan tindakan untuk mengontrol perdarahan dan mencegah infeksi.

"Biasanya kuret diperlukan. Setelah itu selama beberapa hari fisik ibu bisa cepat pulih. Tapi, yang sulit adalah pemulihan kondisi psikis ibu setelah keguguran," kata dr Yalda.

Pasca ibu mengalami keguguran, kesedihan pasti dirasa. Nah, keluarga terutama pasangan dan kerabat perlu banget memberi dukungan buat si ibu. Tapi, dukungan yang kita beri nggak bisa sembarangan lho, Bun. Kata psikolog keluarga dari Tiga Generasi Anna Surti Ariani yang akrab disapa Nina, nggak bisa disamaratakan cara kita menghibur ibu yang keguguran.

"Kayak kalimat supaya si ibu sabar, nggak bisa diterima semua ibu yang keguguran. Atau kita mau menemani ibu itu terus, ada ibu yang oke mendapat perhatian kayak gitu ada juga yang pengen sendiri. Jadi lebih baik kita tanya apa sih yang lagi dibutuhkan si ibu dan kita hargai itu," kata Nina dalam wawancara dengan detikHealth.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar

Parenting Natasha Ardiah

Menurut Psikolog, Ini 7 Kalimat yang Membuat Seseorang Terlihat Membosankan

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga

Kehamilan Amrikh Palupi

10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh Sejak Kecil Tanpa Hancurkan Harga Dirinya

Parenting Nadhifa Fitrina

Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini

Mom's Life Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Jenis Pisang yang Bagus untuk Bayi, Waktu Konsumsi & Resep MPASI

7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar

Menurut Psikolog, Ini 7 Kalimat yang Membuat Seseorang Terlihat Membosankan

30 Resep Es Buat Buka Puasa, Minuman Segar Bisa untuk Ide Jualan

10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh Sejak Kecil Tanpa Hancurkan Harga Dirinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK