sign up SIGN UP search


kehamilan

14 Makanan Penyebab Keguguran di Awal Kehamilan

Amelia Sewaka Jumat, 04 Jan 2019 17:58 WIB
Herbal dan makanan laut
Hindari beberapa makanan ini jika Bunda tak ingin keguguran di usia dini kehamilan. caption

8. Ikan bermerkuri

Wanita hamil harus berhati-hati saat mengonsumsi ikan. Di luar fakta bahwa ikan penuh dengan nutrisi penting, wanita hamil harus bisa menahan diri dari makan varietas ikan tertentu yang memiliki kadar merkuri tinggi seperti king mackerel, jeruk kasar, marlin, hiu, tilefish, ikan pedang, tuna mata besar. Ini karena asupan merkuri dapat berdampak buruk pada perkembangan otak dan sistem saraf bayi.

9. Herbal


Kebanyakan ahli merekomendasikan bahwa wanita hamil harus menghindari konsumsi herbal selama kehamilan. Herbal tertentu memiliki steroid yang dapat memengaruhi pertumbuhan bayi selama kehamilan. Herbal seperti Centella, jika dikonsumsi oleh wanita hamil, dapat menyebabkan kerusakan pada hati, yang mengakibatkan penyakit kuning yang parah dan kemungkinan kerusakan pada otak bayi.

10. Daging olahan

Mengonsumsi daging olahan seperti sosis, daging isi, pate, daging cincang, salami, daging deli, pepperoni selama kehamilan biasanya dianggap tidak aman. Ini karena daging dapat mengandung bakteri seperti Toksoplasma gondii, listeria atau salmonella, yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Wanita hamil harus secara khusus menghindari makan daging yang kurang matang atau mentah karena bakteri yang ada dalam daging dapat menular ke bayi, menyebabkan masalah parah seperti keguguran, kelahiran prematur atau lahir mati. Karena itu, sangat penting untuk memasak daging dengan benar atau menghangatkannya kembali sebelum dikonsumsi.

11. Telur dan unggas

Perawatan harus segera diambil saat mengonsumsi telur atau unggas selama kehamilan. Ini karena telur dapat membawa bakteri yang disebut salmonella, yang dapat menyebabkan masalah seperti keracunan makanan, diare, demam, sakit usus atau bahkan keguguran.

Sangat penting untuk memasak telur sampai matang, hingga warna putih dan kuning telur berubah menjadi padat. Ini membantu membunuh bakteri sehingga aman untuk dikonsumsi. Wanita hamil juga harus dapat menahan diri dari makan makanan yang mencantumkan telur mentah sebagai bahannya seperti eggnog, mayones buatan sendiri, mousses, souffle, smoothie yang mengandung telur mentah.

12. Sayuran yang tidak dicuci

Sayuran berdaun hijau sangat bermanfaat bagi kesehatan. Tetapi sayuran mentah atau yang belum dicuci dapat mengandung toksoplasma gondii, parasit yang umum, yang dapat menyebabkan infeksi parah pada wanita hamil yang disebut toksoplasmosis.

Seorang wanita hamil, jika terinfeksi, dapat menularkan kepada janin yang belum lahir sehingga menyebabkan komplikasi yang dapat merusak kehamilannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencuci sayuran dengan air bersih yang garamnya dapat ditambahkan atau di bawah air mengalir sebelum mengonsumsinya. Wanita hamil mungkin juga perlu diingat untuk mencuci semua peralatan masak mereka dengan benar dan memasak sayuran dengan baik sebelum memakannya.

13. Makanan Laut

Sebagian besar varietas makanan laut seperti kerang, tiram, sashimi, sushi, dan udang dapat tercemar bakteri, seperti listeria yang bila dikonsumsi oleh wanita hamil dapat menyebabkan masalah seperti persalinan prematur atau keguguran. Makanan laut mentah atau segar biasanya berisiko tinggi berpotensi terkontaminasi parasit seperti cacing pita dan virus, sehingga membuat wanita hamil terkena infeksi seperti listeriosis dan keracunan makanan.

Perlu diingat, dianjurkan bagi wanita hamil, untuk mengonsumsi makanan laut dengan catatan dimasak dengan baik. Terutama kalau makan di restoran Jepang, di mana mereka biasanya memasak makanan laut hanya di luar dengan cara penyajian yang langka.

14. Bumbu-bumbu

Bumbu digunakan saat memasak untuk menambah cita rasa hidangan. Bumbu juga berfungsi sebagai agen pengawet. Rempah-rempah memiliki banyak nilai gizi, tetapi rempah-rempah tertentu seperti fenugreek, asafoetida, bawang putih, angelica, peppermint harus dihindari sepanjang masa kehamilan.

Rempah-rempah ini dapat merangsang rahim menghasilkan kontraksi, yang menyebabkan persalinan prematur atau keguguran. Perawatan mungkin diambil untuk tidak makan rempah-rempah seperti bawang putih secara berlebihan karena terdiri dari zat kuat, yang dapat menyebabkan pengencer darah dan perdarahan berikutnya selama kehamilan.

(aml/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi