kehamilan

Minum Kopi Berpengaruh pada Kesuburan, Benar Enggak Sih?

Annisa Karnesyia Rabu, 17 Apr 2019 11:30 WIB
Minum Kopi Berpengaruh pada Kesuburan, Benar Enggak Sih?
Jakarta - Minum kopi sudah jadi kebiasaan bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Tapi sebagian orang yakin terlalu sering minum kopi yang notabene mengandung kafein bisa menurunkan kesuburan. Benar enggak ya?

Menurut dokter kandungan dan kebidanan dari Kanada, Jeffrey Roberts, kandungan kafein dalam kopi dapat menstimulasi sistem saraf dan membuat pembuluh darah menjadi sempit sehingga dapat mengganggu kehamilan. Namun, belum ditemukan efeknya pada kesuburan.

"Studi yang dilakukan pada wanita di Eropa menemukan bahwa wanita yang minum lima gelas kopi sehari membutuhkan waktu lama untuk hamil," kata Roberts, dilansir Today Parents.



Namun, bisa saja ini disebabkan oleh kebiasaan, bukan kandungan kafeinnya. Banyak orang justru menjadi stres karena berhenti minum kopi agar cepat hamil. Padahal bisa jadi penyebab sulit hamil karena stres itu sendiri.

"Pria dan wanita tetap boleh minum kopi karena tidak memengaruhi kualitas sel telur dan sperma. Paling penting adalah keseimbangan," ujar Roberts.

Mengutip Very Well Family, penelitian yang dilakukan di Denmark menemukan bahwa tidak ada kaitannya konsumsi kafein dengan kesuburan. Wanita yang mengkonsumsi 300 mg kafein sehari memiliki tingkat kesuburan yang sama dengan wanita yang mengkonsumsi kafein 100 mg per hari.


Ilustrasi kopiIlustrasi kopi/ Foto: istock

Pada penelitian ini juga belum ditemukan bukti hubungan kesuburan dengan kualitas sperma pria. Namun, dalam jurnal Elena Ricci yang berjudul Coffee and Caffeine Intake and Male Infertility: A Systematic Review, konsumsi kafein bisa mengganggu DNA sprema yang berpengaruh buruk pada fungsi reproduksi pria.

Banyaknya penelitian yang mengaitkan pengaruh gaya hidup dan kesuburan memang masih sulit dibuktikan, Bun. Hal yang perlu diingat adalah kafein bisa berdampak tidak langsung pada kesuburan.

Mengkonsumsi minuman tinggi kafein dapat menyebabkan kelelahan. Apalagi, kelelahan yang parah dapat mengganggu kesuburan, contohnya seperti endometriosis atau menyebabkan depresi.

Sejauh ini, ahli reproduksi endokrin merekomendasikan untuk mengkonsumsi kafein kurang dari 200 sampai 300 mg per hari bagi pasangan yang kesulitan hamil. Namun, mitos kaitan kopi dan kesuburan sampai saat belum bisa dibuktikan ya, Bun.

[Gambas:Video 20detik]



(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi