Sign Up search


kehamilan

Posisi Seks Samping atau Belakang Saat Hamil, Mana Lebih Aman?

Muhayati Faridatun Jumat, 06 Sep 2019 19:36 WIB
Posisi Seks Samping atau Belakang Saat Hamil, Mana Lebih Aman?
Jakarta - Bercinta memang jadi tantangan tersendiri bagi ibu hamil. Tapi, dengan memilih posisi seks yang aman, ibu hamil pun bisa merasa nyaman tanpa mencemaskan kandungan.

Sebagian ibu hamil mungkin enggan melakukan 'ehem' di trimester pertama karena mengalami morning sickness. Melansir dari Health Line, kondisi ini dianggap wajar karena tubuh ibu hamil menyesuaikan terjadinya perubahan hormon.

Keinginan bercinta biasanya muncul lagi saat memasuki trimester kedua. "Trimester kedua adalah titik emas," ucap psikolog dan terapis seks klinis dari Amerika Serikat, Dr.Holly Richmond, Ph.D.


Saat ingin melakukan hubungan seks, ibu hamil tentu akan memilih posisi seks yang dianggap nyaman. Richmond pun menegaskan, "Semua posisi seks itu baik, selama dirasa menyenangkan bagi ibu hamil dan pasangan."

Uniknya, seks kadang terasa lebih luar biasa dibanding sebelum Bunda hamil. Menurut penjelasan obgyn di Montefiore Medical Center, Kecia Gaither, MD, selama kehamilan, kadar estrogen dan progesteron tubuh ibu hamil meningkat. Hormon-hormon itu meningkatkan aliran darah, juga meningkatkan pelumasan vagina dan sensitivitas payudara.

Nah, saat memasuki trimester ketiga atau setelah minggu ke-20, mungkin banyak ibu hamil takut berbaring telentang karena dianggap membahayakan kandungan. Sehingga, posisi seks misionaris pun enggan dilakukan dan memilih posisi samping atau belakang.

Posisi Seks Samping atau Belakang Saat Hamil, Mana Lebih Aman?Ilustrasi posisi seks saat hamil/ Foto: iStock
Memang, ketika tubuh berbaring bisa menekan vena cava, pembuluh darah besar yang akan memengaruhi sirkulasi ke seluruh tubuh, juga ke janin. Spesialis kesehatan seksual Tami Rowan, MD, pun membenarkan kalau posisi telentang bisa membuat ibu hamil enggak nyaman.

"Ada stereotip kalau Anda harus berhubungan seks dari samping atau belakang. Tapi, Anda bisa melakukan posisi seks misionaris tidak terlalu lama," ujar Rowan, dikutip dari Women's Health.

Obgyn di University of California San Fransisco ini kemudian menganjurkan, setelah lima hingga 10 menit melakukan posisi misionaris, mungkin ibu hamil mulai merasa aneh dan bisa berganti posisi samping.

Lantas, bagaimana dengan posisi belakang seperti doggy style? Apakah aman dilakukan semasa kehamilan? Ginekolog Alyssa Dweck, MD, memastikan kalau posisi doggy style aman dilakukan saat trimester kedua.

Ia pun menyarankan, "Kalau ibu hamil merasa sakit di bagian punggung selama melakukan posisi ini, cobalah untuk menopang dada dengan beberapa bantal."

Selamat mencoba!


Bunda, simak juga tips untuk hamil anak laki-laki atau perempuan, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi