kehamilan

Para Suami Mau Istri Cepat Hamil? Segera Stop Merokok

Yuni Ayu Amida Kamis, 14 Nov 2019 15:40 WIB
Para Suami Mau Istri Cepat Hamil? Segera Stop Merokok
Jakarta - Tak hanya pada wanita, rokok juga ternyata bisa mengurangi kesuburan pada pria lho. Hal ini nantinya berdampak pada pasangan yang sulit hamil.

Dijelaskan dr.Ivander Utama, Sp.Og, penelitian European Urulogy tahun 2016 menunjukkan merokok akan menurunkan sel sperma hingga 23 persen. Untuk laki-laki yang sudah memiliki masalah kesuburan, merokok akan memperparah kondisi ini.

"Merokok akan menurunkan keberhasilan program kehamilan (promil) pada pasangan yang kesulitan memiliki anak, bahkan meningkatkan risiko keguguran," tutur Ivander dalam buku Papa Mama Siapp Hamil.


Lebih lanjut, Ivander menjelaskan kegagalan promil atau program hamil dan meningkatnya risiko keguguran terjadi karena struktur DNA sel sperma mengalami kerusakan. Ini menyebabkan terhambatnya pembuahan dan perkembangan janin.

"Lebih jauh lagi, suami perokok akan memengaruhi kesehatan reproduksi istrinya, sehingga istri akan kesulitan mencapai kehamilan," jelas Ivander.

Para Suami Mau Istri Cepat Hamil? Segera Stop MerokokPara Suami Mau Istri Cepat Hamil? Segera Stop Merokok /Foto: Internet


Ivander juga mengatakan, laki-laki perokok kronis bisa punya masalah lain, yaitu microangiopati atau terjadinya kerusakan pada pembuluh darah kecil. Ini bisa menimbulkan gangguan atau disfungsi ereksi. Nah, untuk memulihkan kondisi sperma, pria perokok membutuhkan paling sedikit tiga bulan untuk berhenti merokok. Namun, bisa lebih lama lagi jika di dalam tubuh masih ditemukan residu toksin rokok.

Hal senada diungkapkan Mohamad Eid Hammadeh, PhD, profesor obstetrics dan ginekologi Universitas Saarland, Homburg/Saar, Jerman, bahwa sperma pria bisa rusak akibat rokok. Lebih lanjut Hammadeh menjelaskan, sel sperma manusia membawa dua protein kecil yakni protamine 1 dan protamine 2. Protein ini sangat penting dan secara normal memiliki hubungan seimbang.

Namun, pada perokok, protamine 2 sangat sedikit pada sel sperma. Ketidakseimbangan ini membuatnya sangat rentan terhadap kerusakan DNA.

"DNA alfabet sperma ini memiliki satu atau dua huruf yang hilang. Dan ini tidak bisa diperbaiki," kata Hammadeh, dikutip dari WebMD.

"Ketika kita menyuntikkan sperma rusak ini ke dalam sel telur, sperma tidak mampu membuahi. Dan bahkan jika terjadi pembuahan, tingkat keguguran sangat tinggi," tukasnya.

Simak juga terkait bahaya rokok untuk anak, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi