kehamilan

Ini Sebabnya Wanita Merokok Lebih Susah Hamil

Yuni Ayu Amida Sabtu, 16 Nov 2019 07:28 WIB
Ini Sebabnya Wanita Merokok Lebih Susah Hamil
Jakarta - Tentunya kita sudah tahu bahwa rokok tidak baik untuk kesehatan. Nah, Bunda perlu tahu bahwa terpapar asap rokok, baik langsung ataupun tidak bisa berpengaruh pada peluang hamil.

Dalam buku Papa Mama Siapp Hamil, dr.Ivander Utama, Sp.OG menuturkan bahwa rokok berdampak buruk pada organ reproduksi wanita. Salah satu risiko yang akan dihadapi yakni penuaan indung telur atau ovarium terjadi lebih cepat dari seharusnya.

"Misalnya usia wanita 25 tahun, tetapi usia ovariumnya sudah 35 tahun. Penuaan ovarium akan berdampak pada kualitas sel telur," jelas Ivander.


Semakin tua ovarium, kualitas sel telur akan semakin buruk, karena sel telur jadi terhambat berkembang menjadi embrio. Di samping itu, penuaan ovarium atau ovarian aging ini bisa meningkatkan risiko janin lahir cacat, seperti cacat fisik, kerusakan kromosom, atau struktur DNA.

Tak hanya itu, merokok atau terpapar asap rokok juga bisa meningkatkan berbagai kerusakan pada struktur organ reproduksi. Biasanya, pada wanita perokok atau terpapar asap rokok sering ditemukan penyumbatan saluran telur atau tuba.

Kata Ivander, penyumbatan ini menyebabkan meningkatnya risiko sulit hamil atau infertilitas. Efek negatif rokok tak hanya pada ovarium saja, rokok juga menimbulkan gangguan seperti tertanamnya janin pada dinding rongga yang menyebabkan kegagalan implantasi.

Ini Sebabnya Wanita Merokok Lebih Susah HamilIni Sebabnya Wanita Merokok Lebih Susah Hamil /Foto: internet


Misalnya, keguguran berulang, infertilitas, hingga implantasi yang abnormal, seperti kelainan letak plasenta (plasenta previa) dan perlekatan plasenta yang terlalu erat.

"Singkatnya merokok dapat mempersulit terjadinya kehamilan dan menyebabkan masalah pada organ reproduksi," tegas Ivander.

Ivander menambahkan, tubuh perempuan perokok bahkan yang hanya terpapar asap rokok membutuhkan waktu paling sedikit 6 bulan untuk membersihkan sisa toksin rokok di dalam tubuh. Namun, jika terjadi kerusakan di ovarium, kerusakan yang timbul seringkali tidak bisa pulih.

Senada dengan Ivander, dr.Beeleonie BMedSc, SpOG (K) mengatakan, kebiasaan merokok menjadi salah satu penyebab utama masalah infertilitas. Wanita perokok aktif, pasif, maupun thirdhand smoker, memiliki risiko yang sama terhadap dampak buruk rokok.

"Untuk wanita, sel telur yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki. Karena itu, sayang sekali jika wanita punya kebiasaan merokok," kata Beelonie, dilansir detikcom.

Beeleonie menambahkan selain mutu, persediaan sel telur pada wanita perokok juga berisiko turun drastis lebih dini. Pada siklus normal, stok sel telur wanita biasanya turun banyak pada usia 35-37 tahun. Namun, pada perokok, penurunan bisa terjadi sejak usia akhir 20-an.

Simak pula dampak perokok pasif ini, Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi