Sign Up search


kehamilan

Asmirandah dan Jonas Jalani Program Bayi Tabung Setelah 7 Tahun Menikah

Annisa Afani Minggu, 15 Mar 2020 16:54 WIB
Asmirandah dan Jonas Jalani Program Bayi Tabung Setelah 7 Tahun Menikah caption
Jakarta - Selama 7 tahun membina ramah tangga bersama, Asmirandah dan Jonas Rivanno belum kunjung dikaruniai anak. Meski begitu, suami istri ini tidak menutup harapan dan dengan ikut menjalani program bayi tabung.

Dalam akun Instagram @asmirandah89 yang dikutip HaiBunda Minggu (15/3/202), Asmirandah tampak mengunggah sejumlah foto. Foto-foto tersebut menunjukkan bahwa ia dan suami akan menjalani program bayi tabung, Bun.


Dalam foto tersebut, Asmirandah dan suami kompak berpose dengan jari yang membentuk dua garis. Asmirandah juga menambahkan caption photo dengan, "Konsultasi pertamaku dengan Dr. @merr**** di @moru****".


Namun sayangnya, Asmirandah menghindari tanggapan follower-nya dalam postingan ber-likes 76.127 itu dengan mematikan fitur komentarnya.

Untuk diketahui Bun, menurut Christina Dias, RN, Fertility Manajer di Reproductive Medicine Associates of Connectiuns (RMACT), proses In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung membutuhkan waktu yang lama.

Proses yang dilakukan bisa saja memakan waktu hingga 2 bulan lho Bun. Itu pun tergantung bagaimana dengan baik dan cepatnya respon tubuh terhadap berbagai obat yang diperlukan selama perawatan.

Langkah awal yang dilakukan dengan memblokir siklus menstruasi hingga pemberian suntik hormon atau pengendalian kelahiran hormonal. Selanjutnya, Bunda harus melakukan suntikan yang dilakukan dengan sendiri sekitar 3 kali dalam sehari. Prose ini akan sangat dimonitor untuk mematikan sel telur dapat tumbuh sebagaimana mestinya.
Asmirandah dan Suaminya Jalani Program Bayi Tabung Setelah 7 Tahun MenikahFoto: Asmirandah dan Jonas. Instagram

Lalu setelah matang, sel telur tersebut akan diambil dalam 34-36 jam setelah injeksi Human Chorionic Gonadotropin (HCG). Dan ditunggu beberapa hari hingga membentuk embrio yang berkualitas sebelum dipindahkan ke rahim.

"Transfer embrio adalah prosedur sederhana yang dilakukan tanpa anestesi. Embrio akan dimasukkan dalam kateter yang lunak, lalu ditempatkan di rahim melalui serviks," kata dr Carolina Sueldo.


Selanjutnya, dalam masa tunggu 10 hari akan dilihat apakah embrio tertanam dengan baik di rahim. Selain itu, diharapkan agar selalu menjaga kesehatan serta hindari stres agar proses bayi tabung dapat berhasil.

Semoga program bayi tabung yang dijalani Asmirandah bersama suaminya dapat berjalan lancar dan berhasil ya Bun.

Tonton juga yuk Bun, apa saja yang menjadi mitos keberhasilan bayi tabung pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]




(AFN/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi