sign up SIGN UP search


kehamilan

Bunda Perlu Tahu, Penyebab dan Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Ibu Hamil

Kinan Jumat, 15 May 2020 13:05 WIB
Ibu hamil caption
Jakarta -

Selama hamil, jangan lupa tetap rutin memerhatikan tampilan kulit wajah ya, Bun. Kulit yang pucat bisa jadi tanda hemoglobin dalam darah menurun.

Dikutip dari Parenting First Cry, peneliti meyakini bahwa sekitar 20 persen ibu hamil di seluruh dunia mengalami anemia atau kadar hemoglobin rendah. Anemia sendiri dapat meningkatkan risiko persalinan prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Hemoglobin terdiri dari kata 'haemo' (singkatan dari besi) dan 'globulin' (nama protein). Ini merupakan protein kompleks dalam darah yang membantu mengangkut oksigen dan karbondioksida ke berbagai bagian tubuh.


Tingkat hemoglobin pada perempuan rata-rata berkisar antara 12-16 g/dL. Namun demikian, umumnya ibu hamil akan mengalami penurunan hemoglobin seiring bertambahnya usia kehamilan.

Trimester pertama: 11,6-13,9 g/dL
Trimester kedua: 9,7-14,8 g/dL
Trimester ketiga: 9,5-15 g/dL

Penurunan kadarĀ hemoglobin saat hamil dianggap normal sampai rata-rata 10,5 g/dL. Di bawah angkat tersebut, dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan Bunda.

Ilustrasi ibu hamil dengan hemoglobin rendahIlustrasi ibu hamil dengan hemoglobin rendah. (Foto: iStock)

Misalnya tubuh jadi cepat lelah, sering pusing, kulit pucat, sesak napas, peningkatan detak jantung dan tubuh mudah teraba dingin. Demikian dilansir Mayo Clinic.

Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi suplemenĀ zat besi selama kehamilan seperti yang disarankan oleh dokter. Selain itu, konsumsi asupan makanan yang kaya akan zat besi, ya.

Bunda bisa memperbanyak konsumsi sayuran berdaun hijau, jagung dan biji wijen. Pilih juga buah-buahan seperti bit, jambu biji, kiwi, buah persik, buah ara, dan apel.

Tetap jaga kesehatan selama kehamilan, Bun.

Simak juga posisi yang baik bagi ibu hamil dalam video barikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi