sign up SIGN UP search


kehamilan

Melihat Peluang Hamil Berdasarkan Usia Bunda, 20 hingga 45 Tahun Lebih

Siti Hafadzoh Jumat, 12 Jun 2020 14:53 WIB
ilustrasi test pack caption
Jakarta -

Ada berbagai faktor yang memengaruhi keberhasilan untuk hamil. Salah satunya adalah faktor usia, Bunda.

Seperti yang sebagian besar orang ketahui, semakin bertambahnya usia, peluang hamil akan semakin menurun. Lalu, sampai usia berapa Bunda masih berpeluang besar untuk hamil?

Dilansir Parents, ini peluang hamil berdasarkan usia, dari usia 20 hingga 45 tahun ke atas.


1. Usia 20 - 24 tahun

Wanita di bawah usia 25 tahun memiliki kemungkinan hamil 96 persen dalam setahun, jika mencoba setiap bulan. Kalau pasangannya berusia di bawah 25 tahun, kemungkinannya akan turun menjadi 92 persen, Bunda.

Hal tersebut terjadi karena banyak masalah kesuburan di antara pasangan muda ada pada pria. Sebagian besar mudah diobati dan tidak memerlukan bantuan dari spesialis.

2. Usia 25 - 29 tahun

Dari usia 25 - 34 tahun, Bunda memiliki peluang 86 persen setelah mencoba hamil selama setahun. Sedangkan untuk peluang mengalami keguguran mencapai 10 persen, hanya sedikit lebih tinggi dari umur 20 - 24 tahun.

Mencoba untuk hamil dalam setahun tetap perlu dilakukan. Bunda perlu berkonsultasi jika dalam 12 bulan aktif mencoba hamil tapi tidak berhasil.

3. Usia 30 - 34 tahun

Peluang hamil pada usia ini masih tinggi, yakni 86 persen untuk pasangan yang mencoba dalam setahun. Tapi, peluang mengalami keguguran akan meningkat hingga 20 persen, Bunda. Konsultasi dengan dokter diperlukan jika setelah 9 bulan tidak juga berhasil hamil.

"Dengan begitu, mereka dapat menunjukkan dengan tepat masalah apa pun, lalu mengobatinya sebelum kesuburan Anda mulai menurun lebih cepat setelah 35 tahun," kata Dr Alan Copperman, direktur Reproductive Medicine Associates of New York.

4. Usia 35 - 39 tahun

Bunda masih memiliki peluang yang baik untuk hamil pada rentang usia ini. Terutama pada usia di bawah 37 tahun.

Di usia 35 tahun, kebanyakan wanita berpeluang 15 - 20 persen untuk hamil pada bulan tertentu. Berarti, peluang hamil dalam setahun bisa mencapai 78 persen.

Namun, sepertinya di usia 35 tahun menjadi titik kesuburan mulai menurun. Alasan paling umum adalah penurunan kualitas sel telur.

Melansir dari Healthline, menurut profesor kedokteran, Michael Weber, MD, perempuan yang pertama kali hamil di usia tua sebenarnya memiliki tingkat risiko lebih daripada perempuan yang hamil di usia muda. Risiko tersebut di antaranya seperti lahir prematur atau berat badan rendah. Bisa pula terjadi cacat kromosom.

5. Usia 40 - 44 tahun

Seiring bertambahnya usia, kualitas dan kuantitas sel telur menurun. Pada usia ini, Bunda akan menghadapi berbagai tantangan yang bisa membuat sulit hamil.

"Pada saat dia berusia 40-an, 90 persen sel telur wanita abnormal secara kromosom," kara Copperman.

Teknologi reproduksi dapat membantu dalam hal ini. Tapi, bukan hanya sel telur yang menjadi masalah.

Beberapa wanita di usia ini mengalami peningkatan lapisan rahim. Lapisan uterus dan suplai darah juga berkurang seiring bertambahnya usia.

6. Usia di atas 45 tahun

Di usia 45 tahun, peluang hamil tidak lebih dari 3 atau 4 persen. Tapi, tidak ada yang tidak mungkin, Bunda.

Teknologi reproduksi seperti bayi tabung adalah hal yang paling umum dilakukan. Peluang keberhasilannya sekitar 0 - 1 persen.

"Beberapa sel telur yang tersisa mungkin memiliki kelainan kromosom. Jadi, penyaringan sebelum IVF sangat penting," ujar Copperman.

Lihat juga mitos keberhasilan bayi tabung di video berikut ini, Bunda:

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi