KEHAMILAN
3 Program Hamil Sebagai Cara Membuat Anak, Bunda Perlu Tahu
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 16 Jun 2020 07:00 WIBSelain melakukan hubungan seksual, Bunda bisa mengikuti program kehamilan sebagai cara membuat anak. Cara ini biasanya dilakukan dengan metode medis.
Seberapa cepat wanita hamil memang tak bisa ditentukan. Sebuah studi menemukan bahwa setelah tiga bulan mencoba, 68 persen wanita berhasil hamil. Setelah satu tahun, 92 persen mengandung anak dengan menggunakan teknik pelacakan kesuburan.
"Normal jika wanita membutuhkan hingga enam bulan untuk hamil. Beberapa pasangan bahkan membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk hamil, tapi itu juga dikatakan normal," kata Rachel Gurevich, penulis The Doula Advantage, dikutip dari Very Well Family, Senin (15/6/2020).
Bunda bisa mencoba beberapa program kehamilan untuk cepat hamil. Beberapa di antaranya bahkan tak butuh waktu lama.
Dilansir berbagai sumber, berikut 3 program hamil sebagai cara membuat anak. Simak ya, Bunda!
1. Bayi tabung
Proses bayi tabung dimulai dengan pemilihan sel telur dan sperma untuk selanjutnya dievaluasi. Keduanya lalu dipertemukan dan diinkubasi selama 5 hari. Embrio yang sudah berkembang kemudian akan diimplantasi ke rahim.
"Program bayi tabung sudah dilakukan lebih dari 20 tahun. Kondisi fisik dan mental anak dari prosedur bayi tabung sama dengan anak yang lahir dari konsepsi natural," ujar dr.Ivan Sini SpOG, beberapa waktu lalu.
Peluang kehamilan dengan prosedur ini meningkat jadi 50 persen pada pasangan yang sulit punya anak. Prosesnya pun relatif mudah dan cepat.
2. Obat-obatan
Konsumsi obat tertentu dapat dilakukan sebagai cara membuat anak. Obat-obatan ini hanya boleh dikonsumsi setelah konsultasi ke dokter ya, Bunda. Beberapa di antaranya mungkin menyebabkan efek samping, seperti mual, muntah, sakit kepala, dan muka memerah.
Dilansir laman NHS, beberapa obat tersebut adalah:
- Clomifene: mendorong pelepasan telur (ovulasi) pada wanita yang tidak berovulasi secara teratur atau tidak dapat berovulasi sama sekali.
- Tamoxifen: sebagai alternatif clomifene yang mungkin ditawarkan jika wanita memiliki masalah ovulasi.
- Metformin: sangat bermanfaat bagi wanita yang memiliki polycystic ovary syndrome (PCOS).
- Gonadotropin: dapat membantu merangsang ovulasi pada wanita dan meningkatkan kesuburan pada pria.
- Hormon pelepas gonadotropin dan dopamine agonists: jenis obat yang diresepkan untuk mendorong ovulasi pada wanita.
Obat yang merangsang ovarium tidak dianjurkan untuk wanita dengan infertilitas. Sebab, hal ini belum terbukti bisa meningkatkan peluang hamil.
3. Prosedur operasi
Prosedur operasi mungkin dilakukan untuk mengetahui masalah kesuburan dan membantu mengatasinya. Operasi hanya dilakukan pada kondisi seperti berikut:
- Operasi tuba falopi: dilakukan jika saluran tuba tersumbat atau rusak. Operasi akan membantu memperbaikinya kembali sehingga sel telur mudah dibuahi. Keberhasilannya tergantung tingkat kerusakan dan bisa terjadi komplikasi seperti kehamilan ektopik.
- Endometriosis, fibroid, dan PCOS: bedah laparoskopi sering digunakan untuk mengobati endometriosis dengan menghancurkan atau mengeluarkan kantung berisi cairan yang disebut kista. Cara ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan fibroid submukosa dalam rahim dan PCOS jika obat-obatan tidak berhasil.
- Pembedahan pada pria: operasi mungkin dilakukan jika pria mengalami penyumbatan epididimis. Bisanya kondisi ini menyebabkan sperma tidak bisa keluar saat ejakulasi.
Baca Juga : 5 Posisi Seks Terbaik Sebagai Cara Membuat Anak |
Simak juga cara tepat hitung usia kehamilan, di video berikut:
(ank/kuy)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Tips agar Istri Cepat Hamil yang Perlu Diketahui Suami
4 Cara Membuat Anak dengan Mudah agar Bunda Cepat Hamil
7 Mitos Seputar Cara Membuat Anak, Bunda Perlu Tahu
3 Cara Membuat Anak Laki-laki, Salah Satunya Perbanyak Makan Daging
TERPOPULER
Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?
4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Merek Bantal Anti Peyang, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil!
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kartu Ucapan Kelahiran Aesthetic untuk Bayi Perempuan & Laki-laki
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kasur Lantai Lipat Terbaik, Ada yang Orthopedic
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Cuaca Panas Bikin Rambut Cepat Lepek? Ini 7 Produk Perawatan Rambut yang Wajib Dicoba
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Outfit Hijab untuk Ibu Hamil, Nyaman Dipakai dan Tetap Stylish
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa
Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?
5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan
Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?
Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mager Milih Resort di Lombok? Ini 3 Opsi buat Honeymoon dan Liburan Keluarga
-
Beautynesia
7 Kebiasaan yang Bisa Memicu Kulit Wajah Breakout
-
Female Daily
Sulwhasoo Luncurkan First Care Activating Serum Mist, Skin Reset 3 Detik yang Bisa Dibawa Ke Mana Saja!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 1 Agustus: Aries Jangan Menutup Diri, Gemini Keuangan Membaik
-
Mommies Daily
10 Tempat Sarapan di Jakarta yang Jadi Favorit Keluarga, Enak dan Ramah Anak