HaiBunda

KEHAMILAN

Berapa Lama Waktu untuk Segera Melahirkan Setelah Pecah Ketuban?

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Rabu, 01 Jul 2020 15:47 WIB
Berapa Lama Waktu untuk Segera Melahirkan Setelah Pecah Ketuban?/ Foto: iStock
Jakarta -

Pecah ketuban menjadi salah satu tanda-tanda melahirkan semakin dekat, Bunda. Nah kira-kira setelah pecah ketuban, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mulai proses persalinan?

Dijelaskan ahli ginekologi Valinda Riggins Nwadike, MD, MPH, cairan ketuban terdiri dari hormon, nutrisi, dan antibodi. Ini adalah bantalan pelindung untuk bayi yang mulai terkumpul sekitar 12 hari setelah pembuahan. Cairan ini bertanggung jawab untuk menjaga bayi tetap hangat dan untuk membantu mengembangkan paru-paru, sistem pencernaan, dan bahkan sistem muskuloskeletal.

"Tetapi setelah minggu ke 23, bayi Anda tidak terlalu bergantung pada cairan ketuban untuk bertahan hidup. Sebaliknya, mereka menerima nutrisi dan oksigen dari plasenta Anda," kata Nwadike, dilansir Healthline.


Setelah itu, kantung ketuban berubah fungsi sebagai perlindungan saja. Namun, jika kantungnya rusak, bayi lebih rentan terhadap infeksi dan risiko lainnya, seperti prolaps tali pusat.

"Berapa lama bayi dapat hidup setelah air ketuban pecah tergantung pada sejumlah faktor, sehingga benar-benar tidak ada jawaban langsung terkait semua hal yang dipertimbangkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Nwadike mengatakan dalam kasus ketuban pecah saat kehamilan belum mencapai 37 minggu, atau disebut ketuban pecah prematur (PPROM), bayi dapat bertahan hidup selama berminggu-minggu dengan pemantauan dan perawatan yang tepat, namun harus di rumah sakit.

Doctor examining belly of expectant mother in hospital room. Thailand./ Foto: iStock

Hanya saja, dokter juga akan mempertimbangkan untuk melahirkan bayi lebih awal daripada membuat mereka terkena infeksi dan komplikasi lainnya. Dan sebelum bayi lahir, dokter dapat memberi Bunda obat untuk mencegah infeksi serta steroid untuk membantu paru-paru bayi berkembang.

"Jika air ketuban Anda pecah sebelum minggu 37, Anda kemungkinan akan dirawat di rumah sakit untuk pemantauan," ucap Nwadike.

Sementara itu, jika ketuban pecah saat bayi berusia 37 minggu kehamilan, paling aman untuk menunggu 48 jam atau kadang lebih lama untuk memulai persalinan. Tetapi biasanya ada pula yang melakukan persalinan dalam 24 jam ke depan.

"Kuncinya adalah pemantauan. Jika air ketuban pecah dan Anda tidak mendapatkan perhatian medis, bayi Anda dapat menghadapi beberapa risiko serius dan bahkan mati. Anda juga berisiko terinfeksi dan komplikasi lainnya," tutur Nwadike.

Simak juga ciri hamil dilihat dari perubahan kulit dalam video ini:



(yun)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bilang "Maaf" Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Jack Blues Anak Hailey dan Justin Bieber yang Baru Ultah ke-2

Parenting Elia Amaliana

Model Australia Ini Hamil setelah 20 Kali Program IVF selama 5 Tahun

Kehamilan Amrikh Palupi

Ratu Anandita & Mario Irwinsyah Dampingi Sang Putri Masuk UI, Berdoa agar Terjaga dalam Kebaikan

Mom's Life Amira Salsabila

30 Pantun Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap dari Pembuka, Sambutan Acara & Penutup Acara

Mom's Life Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bilang "Maaf" Menurut Psikologi

Model Australia Ini Hamil setelah 20 Kali Program IVF selama 5 Tahun

5 Potret Jack Blues Anak Hailey dan Justin Bieber yang Baru Ultah ke-2

5 Panci Kukus Kecil Stainless Steel Terbaik dengan Tutup Kaca

Ratu Anandita & Mario Irwinsyah Dampingi Sang Putri Masuk UI, Berdoa agar Terjaga dalam Kebaikan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK