sign up SIGN UP search


kehamilan

Makan Daging Bebek Saat Hamil, Aman Enggak Ya?

Dwi Indah Nurcahyani Selasa, 08 Sep 2020 07:00 WIB
beauty pregnant woman smile and think something at home caption
Jakarta -

Saat hamil, keinginan makan memang seringkali berubah. Bahkan, makanan yang awalnya tak disukai malah jadi makanan favorit. Biasanya orang-orang menyebut kondisi ini dengan istilah ngidam ya, Bunda.

Hamil memang membawa banyak keajaiban bagi wanita, termasuk perubahan selera makanan. Bagaimana jika Bunda ngidam makan bebek, amankah daging satu ini untuk ibu hamil?

Melansir dari laman SBS, pada dasarnya semua ibu hamil mencoba yang terbaik dalam menjaga janinnya. Tetapi, mereka sering kebingungan menentukan apa yang harus dan tidak boleh dimakan selama kehamilan.


"Pola makan sejak merencanakan kehamilan, selama hamil, dan saat menyusui dapat mempengaruhi kesehatan bayi dalam jangka pendek dan panjang," jelas Dr Lenka Malek, Peneliti di University of AdelaideĆ­s Centre for Global Food and Resource.

Malek mengungkap, jika pola makan ibu buruk selama masa-masa itu, ada kemungkinan bayi akan mengalami penyakit kronis di kemudian hari seperti obesitas dan diabetes tipe 2.

Selama hamil, kebutuhan asupan makanan sedikit berbeda dengan sebelumnya. Kebutuhan biji-bijian akan meningkat dua setengah porsi dan Bunda juga membutuhkan porsi ekstra dari daging tanpa lemak, unggas, telur, kacang-kacangan dan biji-bijian yang menjadi kelompok makanan kaya protein dan zat besi.

Mengenai daging bebek sendiri, tergolong makanan yang aman untuk ibu hamil. Daging bebek diketahui bergizi tinggi dan menawarkan beberapa manfaat nutrisi bagi ibu hamil, seperti dikutip dari laman Momjunction.

Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Menyediakan protein dalam jumlah penting

Daging bebek membantu meningkatkan asupan protein selama kehamilan. Bebek menawarkan banyak protein termasuk semua jenis asam amino yang diperlukan untuk membantu ibu hamil memiliki pola makan seimbang dan bergizi. Setiap porsi 2,5 ons daging bebek menyediakan sekira 18 gram protein.

Asupan protein yang baik selama kehamilan akan membantu mengembangkan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit, menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya, dan menjaga kesehatan bayi.

2. Meningkatkan metabolisme seluler

Daging bebek merupakan sumber mineral zinc yang sangat baik. Setiap 3,5 ons daging bebek menyediakan 1,9 mg zinc, itu artinya menyediakan sekitar 24 persen dari asupan harian yang direkomendasikan untuk wanita.

Zinc juga memainkan peran penting dalam memicu dan memfungsikan enzim yang sangat penting untuk metabolisme sel yang sehat dan efektif. Selain itu, zinc juga memperkuat sistem kekebalan tubuh secara substansial selama kehamilan.

3. Meningkatkan sistem saraf

Daging bebek kaya akan vitamin B5 dan vitamin B12. Satu porsi daging bebek mengandung 1,6 mg vitamin B5 yang merupakan 32 persen dari nilai asupan harian vitamin tersebut. Selain itu, satu porsi daging bebek mengandung 0,4 mg vitamin B12 yang merupakan 12 persen dari asupan harian yang direkomendasikan. Kedua vitamin meningkatkan fungsi sistem saraf selama kehamilan.

Oh ya, bagi Bunda yang ingin mengonsumsinya saat hamil, sebaiknya harus memasak daging bebek dengan baik ya. Tidak disarankan mengonsumsinya dalam bentuk mentah atau setengah matang karena dapat mengandung bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan serius dan membahayakan janin. Serta, ada baiknya mengonsultasikan dengan dokter Bunda sebelum mengonsumsinya.

Bunda, simak juga yuk resep membuat bebek rica-rica dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi