sign up SIGN UP search


kehamilan

4 Penyebab Bunda Telat Haid Selain Kehamilan, Stres hingga Menyusui

Dwi Indah Nurcahyani Sabtu, 03 Oct 2020 17:08 WIB
Young beautiful woman holding menstruation calendar at home serious face thinking about question, very confused idea caption

Jakarta - Telat haid kerap dihubungkan dengan kehamilan. Sehingga, banyak wanita yang merasakan siklus haidnya telat langsung melakukan pemeriksaan kehamilan untuk memastikan apakah dirinya benar hamil atau tidak.

Menurut Wendy Goodall McDonald, MD, seorang obgyn di Chicago, banyak wanita mengira bahwa mereka hamil ketika menstruasi mereka terlambat. Padahal, kenyataannya tidaklah selalu demikian, Bunda.

"Kenyataannya, tidak setiap telat haid berarti Bunda hamil," ujar Dr Goodhall seperti dikutip dari laman Parents.


Nah, agar Bunda enggak mudah panik saat menstruasi terlambat, simak yuk ulasan penyebabnya di bawah ini:

1. Kontrasepsi hormonal

Ia mengatakan bahwa pemakaian alat kontrasepsi sebagai proteksi kehamilan, juga dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur. Misalnya saja pemakaian alat kontrasepsi IUD dan suntikan Depo-Provera. Alat kontrasepsi ini memang banyak dipilih wanita di luar sana sebagai alat untuk menunda kehamilan.

Tetapi, perlu Bunda tahu juga bahwa sebenarnya alat kontrasepsi tersebut berpotensi menyebabkan menstruasi yang terlambat dan tidak teratur. Walau sebelum menggunakan kontrasepsi, haid Bunda teratur, besar kemungkinannya ketika menggunakan alat kontrasepsi hormonal khususnya, akan membuat tamu bulanan yang Bunda alami menjadi terganggu siklusnya.

2. Perubahan berat badan

Melansir Medical News Today, alasan lainnya yang menyebabkan telat haid sesungguhnya bisa dikarenakan berbagai faktor. Termasuk salah satunya yakni adanya perubahan berat badan. 

Ya, penambahan atau penurunan berat badan yang cepat dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Ketidakseimbangan ini pun dapat menyebabkan seseorang melewatkan menstruasi pada awalnya, tetapi cenderung hilang seiring waktu.

3. Stres

Hal berikutnya yang ikut menjadi penyebab telat haid yakni stres. Perlu Bunda tahu bahwa stres jangka panjang atau intens dapat mempengaruhi bagian otak yang mengontrol hormon reproduksi. Hal ini pada akhirnya menyebabkan ovulasi dan haid berhenti.

4. Olahraga berlebihan

Oh ya, Bunda, berolahraga berlebihan juga dapat menyebabkan telat haid. Terutama bagi orang dengan berat badan rendah atau lemak tubuh sangat sedikit. Sedangkan penyebab lainnya telat haid yakni adanya kemungkinan Bunda memproduksi terlalu banyak prolaktin. Prolaktin sendiri merupakan hormon yang biasanya dibuat oleh tubuh selama menyusui. Hormon ini biasanya akan menghentikan menstruasi dan merupakan alasan mengapa kebanyakan wanita menyusui tidak mengalami menstruasi.

Nah, telat haid tidak berarti hamil ya, Bunda. Lebih baik memeriksakan diri dan mencari tahu penyebab pastinya mengapa Bunda telat haid. Semoga membantu ulasannya, ya, Bunda!

 

Bunda, simak juga yuk penjelasan menstruasi tidak teratur, normal enggak ya? Klik video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi