sign up SIGN UP search


kehamilan

Jarang Diketahui, 5 Kebiasaan Ini Ternyata Berisiko Kanker Serviks

Hilda Irach Minggu, 27 Dec 2020 14:25 WIB
Kebiasaan yang Bisa Berisiko Terhadap Kanker Serviks
Teal ribbon awareness on woman's hand for Ovarian Cancer, Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) disease, Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), Tourette's Syndrome, Obsessive Compulsive Disorder (OCD) caption

4. Bergonta-ganti pasangan

Salah satu hal yang penting, untuk meminimalisir risiko infeksi pada rahim adalah tidak bergonta ganti pasangan, Bunda. Sebab penularan HPV lebih rentan terjadi ketika melakukan kontak secara seksual.

Bergonta-ganti pasangan dan melakukan hubungan seksual memicu risiko penularan  virus Human Papilloma Virus (HPV), yang menjadi penyebab kanker serviks nih, Bunda. Oleh karena itu tetap berhubungan dengan satu pasangan saja ya, Bunda.

5. Membiarkan masalah keputihan

Biasanya masalah keputihan paling sering diabaikan oleh para wanita, sebab keputihan merupakan hal yang normal terjadi pada kondisi-kondisi tertentu. Seperti, sebelum atau sesudah menstruasi atau masa subur.


Namun, perlu Bunda ketahui, keputihan abnormal bisa menjadi petanda infeksi serviks lho. Astrid menyebutkan, gejala infeksi serviks ini ditandai dengan keputihan abnormal yang mengakibatkan perubahan warna pada lendir. "Seperti kekuningan, kemerahan , kehitaman, bahkan kehijauan, serta diiringi dengan bau yang tidak sedap," kata Astrid.

Jika Bunda mengalami gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan khusus. Keputihan yang abnormal juga mengganggu proses kehamilan, Bunda. Jika terlambat diobati, kemungkinan untuk sembuh total sangat kecil lho.

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi