sign up SIGN UP search


kehamilan

Cara Memastikan Pemakaian Alat Tes Kehamilan Akurat

Dwi Indah Nurcahyani Selasa, 29 Dec 2020 20:09 WIB
Cara Memastikan Pemakaian Alat Tes Kehamilan Akurat
Cropped shot of a young woman taking a pregnancy test caption

Dalam penggunaannya, alat tes kehamilan yang dapat menunjukkan keakuratan hasil memang perlu digunakan sesuai cara yang tepat. Dr Stephanie Romero,
asisten profesor kebidanan & ginekologi dan maternal-fetal medicine di University of South Florida Morsani College of Medicine memaparkan beberapa pedoman yang perlu Bunda ketahui agar alat tes kehamilan akurat ketika digunakan.

1.Mahal tidak berarti efektif

Pada dasarnya, semua alat tes kehamilan bekerja dengan cara yang sama yakni menguji urine untuk HCG. "Tidak ada yang lebih baik dari yang lain. Jika seseorang hamil, hasilnya positif," ujar Romero.

Pilihannya ialah tergantung pada preferensi pribadi. Beberapa wanita menyukai bentuk stick celup digital yang menunjukkan tanda plus dan minus. Sementara yang lainnya menyukai strip kertas dimana biasanya lebih murah yang berubah menjadi biru atau  merah muda.


Di luar itu semua, penting bagi Bunda untuk memastikan alat tes kehamilan tidak kadaluarsa. Ini merupakan alasan penting agar hasil dari alat tes kehamilan akurat.

2. Waktu adalah segalanya

Jika Bunda pergi ke toko obat atau apotik untuk membeli alat tes kehamilan, tentunya Bunda ingin segera menggunakannya. Tetapi, lebih awal tidaklah selalu lebih baik dalam hal keandalan karena HCG berfungsi ganda setiap 48 jam.

Karenanya, direkomendasikan pengujian tidak lebih dari satu atau dua hari sebelum menstruasi yang terlewat agar tubuh memiliki cukup waktu untuk mengakumulasi HCG jika memang Bunda hamil. 

Meski begitu, masih ada ruang untuk kesalahan karena tubuh mungkin akan mengeluarkan HCG lebih lambat dari rata-rata mengingat setiap orang berbeda dan tidak ada jam biologis yang sempurna.

3. Tidak ada positif yang palsu

Adakalanya Bunda mengalami hasil tes positif tapi kemudian mendapatkan hasil negatif. Dan tak jarang Bunda menganggap itu hasil yang palsu.

Hal sesungguhnya ialah tidak ada hasil yang benar-benar positif palsu. Itu adalah bahwa Bunda hanya cukup dini untuk mendeteksi permulaan kehamilan tetapi tidak bertahan atau pengujian yang terlalu dini.

hasil tes positif dari sel telur dan sperma tidak berarti implantasi akan bertahan lama. Faktanya, 50 persen dari waktu, implantasi tidak bertahan setelah dua minggu. 

Ada beberapa pengecualian untuk aturan 'tidak ada positif palsu'. Misalnya saja ketika Bunda menggunakan hormon kesuburan, tes kehamilan mungkin mendeteksi HCG dan menunjukkan hasil positif. 

Bunda mungkin juga yakin bahwa Bunda mendapatkan hasil tes positif. Padahal, pada kenyataannya Bunda salah menafsirkan garis di mana urine Bunda menguap. Sehingga, Bunda harus berhati-hati agar tidak mengambil rona abu-abu samar itu sebagai garis.

Perlu Bunda tahu juga, ada jenis rumor ovarium yang mengeluarkan CG dan dapat membuat tes kehamilan menjadi positif. Jika seseorang mendapatkan tes kehamilan positif dan mereka memiliki alasan untuk percaya bahwa mereka tidak akan hamil, maka segeralah mengecek dan berkonsultasi ke dokter ya, Bunda.

4. Jika ragu, carilah bantuan

Kunjungilah dokter ketika alat tes kehamilan menunjukkan Bunda positif dan menurut Bunda tidak seharusnya demikian. Atau, pergilah ke dokter ketika tes kehamilan Bunda negatif dan menurut Bunda seharusnya positif.

Bunda juga perlu ke dokter ketika Bunda mengalami perdarahan tetapi tes kehamilan positif, dan Bunda sangat terlambat haid tetapi tidak memiliki tes kehamilan yang positif. 

Ketika berkonsultasi ke dokter, kemungkinan Bunda akan menjalani tes darah, yang biasanya dapat mendeteksi HCG lebih awal daripada tes urine. Tetapi, ada baiknya Bunda melakukan tes ulang terlebih dahulu dengan alat tes kehamilan di rumah. Jika hasilnya meragukan seperti di atas, maka sebaiknya pastikan Bunda pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan intensif.

Semoga membantu informasinya ya, Bunda.

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi