sign up SIGN UP search


kehamilan

Keputihan Saat Hamil karena Infeksi, Begini Cara Menghindarinya

Tim HaiBunda Senin, 11 Jan 2021 13:36 WIB
silhouette of pregnant couple arguing and quarreling at home caption
Jakarta -

Dari sekian banyaknya wanita hamil pasti diantaranya terdapat beberapa orang yang mengalami keputihan. Keputihan saat hamil merupakan salah satu hal yang biasa dan merupakan tanda-tanda hamil. Akan tetapi berbeda cerita bila keputihan tersebut akan berubah warna.

Penyebab keputihan pada kehamilan

Bunda pasti tidak asing dengan keputihan saat hamil. Beberapa kasus menyebutkan bahwa fase keputihan ini terjadi memang secara alami ketika seorang wanita memasuki masa hamil.


Ketika seorang wanita hamil maka leher pada rahim dan dinding pada vagina akan berubah menjadi lebih lunak. Karena keadaan tersebut menyebabkan tubuh wanita bisa mengirimkan aliran darah maupun lendir yang lebih banyak. Keadaan ini memang terjadi secara alami yang bertujuan untuk melindungi leher rahim dan dinding pada bagian vagina.

Produksi lendir yang lebih banyak ini juga bisa dipengaruhi oleh tingginya hormon estrogen pada tubuh wanita hamil. Ketika fase keputihan berwarna bening, dan tidak terlalu berbau menyengat maka Bunda tidak perlu terlalu khawatir akan hal tersebut.

Akan tetapi Bunda patut waspada ketika fase keputihan ini berubah warna menjadi kuning, hijau, abu-abu dan bau yang dihasilkan lebih tajam dari biasanya. Apalagi ketika area sekitar vagina mengalami pembengkakan dan rasa gatal. Tak jarang kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda gangguan pada masa kehamilan atau adanya gejala infeksi.

Cara mengatasi fase keputihan pada kehamilan

Fase keputihan yang terjadi ketika kehamilan memang bisa diatasi. Salah satu caranya adalah menjaga kebersihan pada organ intim yang anda miliki. Berikut adalah cara yang bisa anda lakukan.

1. Agar organ intim selalu dalam keadaan kering dan bersih, maka sangat disarankan untuk lebih sering mengganti pakaian dalam.

2. Pilihlah pakaian dalam yang memiliki kemampuan daya serap yang baik. Sebagai contohnya adalah pakaian dalam dari bahan katun alami.

3. Jika organ intim terasa cepat lembap sebaiknya sesegera mungkin menggunakan pantyliner. Akan tetapi gunakanlah pantyliner yang tidak memiliki bau parfum.

4. Jangan gunakan pakaian dalam yang begitu ketat.

Jika keputihan Bunda sudah berganti warna menjadi kuning, hijau, abu-abu dan sudah mengeluarkan bau lebih menyengat. Sebaiknya segera melakukan konsultasi kepada dokter. Hal ini agar Bunda mendapatkan penanganan yang lebih cepat.

Cara mencegah terjadinya keputihan infeksi kehamilan

Keputihan yang terjadi secara normal memang tidak perlu terlalu dipikirkan. Akan tetapi bila sudah masuk ke dalam gejala infeksi kehamilan maka anda perlu sedikit khawatir. Akan tetapi keadaan tersebut masih bisa diatasi.

1. Sebelum dan sesudah menyentuh bagian organ intim selalu cuci tangan.

2. Bersihkan organ intim dengan benar setelah buang air besar maupun kecil.

3. Gunakan pakaian dalam yang nyaman seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

4. Jika kulit Bunda sensitif sebaiknya hindari penggunaan sabun yang memiliki bau parfum pada saat membersihkan bagian organ intim.
Dengan melakukan beberapa pencegahan di atas maka keputihan saat hamil karena infeksi akan bisa terhindari. (PK)

Simak juga yuk Bunda ciri hamil dilihat dari perubahan kulit dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

Artis penyintas COVID-19Foto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi