sign up SIGN UP search


kehamilan

Cara Cek Berat Badan Ibu Hamil, Sudah Ideal kah?

Melly Febrida Rabu, 17 Feb 2021 07:08 WIB
Having breakfast at home caption

Bunda yang sedang hamil, jangan lupa selalu kontrol berat badan. Kekurangan atau kelebihan berat badan bisa jadi masalah. Untuk mengecek berat badan ibu hamil yang ideal, bisa mengecek dengan menggunakan rumus ini, Bunda.

Lesley Regan, Profesor Obstetri dan Ginekologi mengatakan ibu hamil tak perlu makan lebih dari 2.000 kalori per hari pada trimester pertama. Ini sama dengan wanita yang tidak hamil. "Segera setelah tubuh Anda menyadari bahwa Anda hamil, metabolisme Anda berubah agar efisien menggunakan makanan. Kalori yang berlebih tidak akan menguntungkan bayi Anda dan sebagian besar akan disimpan sebagai lemak, yang mungkin terbukti sulit hilang setelah bayi Anda lahir," kata Regan dalam Your Pregnancy Week by Week.

Idealnya, berat badan itu harus normal saat hamil. Regan bilang ini karena kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan secara signifikan dapat berpengaruh kepada tubuh Bunda dan janin. Pada trimester terakhir, kata Regan, ibu hamil mungkin perlu meningkatkan asupan kalori, tetapi tidak lebih dari 200-300 kalori per hari. Ini setara dengan pisang dan segelas susu. 

Menurutnya, seorang wanita hamil yang berat badannya kurang berisiko mengalami anemia, kelahiran prematur,  atau memiliki bayi kecil. Jadi jika BMI Bunda kurang dari 18,5, silakan berkonsultasi dengan dokter yang akan memberi tahu tentang cara mengurangi risiko-risiko ini.

Jika Bunda kelebihan berat badan atau obesitas, berisiko lebih besar mengalami keguguran, kelainan janin, dan penilaian antenatal yang kurang akurat tentang pertumbuhan dan kesejahteraan bayi, misalnya pada pemindaian ultrasound.  

Komplikasi selanjutnya seperti tekanan darah tinggi dan preeklamsia, diabetes gestasional, dan trombosis (pembekuan darah di kaki Anda) juga lebih mungkin terjadi, dan seiring dengan perkembangan kehamilan akan menjadi semakin tidak nyaman dan lelah yang tidak perlu.

"Jadi, jika Anda kelebihan berat badan, menjaga pola makan Anda mulai saat ini dan seterusnya dapat benar-benar membantu memperbaiki situasi dan tidak akan berdampak buruk pada asupan gizi bayi Anda," ujar Regan.

Regan juga menyarankan Bunda untuk mengecek berat badan. Cara terbaik untuk mengetahui apakah Bunda kekurangan berat badan atau kelebihan berat badan di awal kehamilan adalah dengan menghitung indeks massa tubuh (BMI).  

BMI dihitung menggunakan persamaan sederhana: berat badan dalam kilogram dibagi dengan tinggi badan dalam meter kuadrat (pangkat 2, atau dikalikan langsung). Misalnya tinggi Bunda 1,7 meter, berat badan 65 kg.


Untuk mencari BMI-nya = 1,7 x 1,7 = 2,89 meter kuadrat. Kemudian 65 : 2,89 = 22,565 kg dibagi dengan 2.89 = 22,5
BMI Bunda adalah 22,5, ini masih dalam kisaran batas normal.

Rentang BMI yang jadi acuan para dokter adalah sebagai berikut:

Berat badan kurang: di bawah 18,5 (kenaikan berat badan ideal selama hamil 12-18 kg).

Normal 18,5-24,9 (kenaikan berat badan ideal selama hamil adalah 11-16 kg)

Kelebihan berat badan: 25-29,9 (kenaikan berat badan ideal selama hamil adalah 7-11 kg)

Obesitas: lebih dari 30 Obesitas berbahaya di atas 40 (kenaikan berat badan ideal selama hamil adalah 5-9 kg)

Bunda tidak perlu percaya pada mitos yang mengatakan ibu hamil makan untuk dua orang. Mengenai hal ini, spesialis kandungan, dr. Fredrico Patria, Sp.OG, menjelaskan dalam buku Dahsyatnya Hamil Sehat & Normal, "Kelebihan kalori hanya akan menjadi tumpukan lemak di tubuh ibu. Akibatnya, malah terjadi kelebihan berat badan atau overweight.

Fredrico bilang meski ibu hamil butuh asupan bergizi, sebaiknya diingat kalau tambahan makanan itu adalah asupan yang dibutuhkan untuk perkembangan janin. Jadi, jika Bunda merasakan napsu makan yang besar selama hamil, pastikan pilihan makanan yang Bunda konsumsi mengandung nutrisi yang dibutuhkan janin, ya.

Coba cek informasi penting lainnya seputar kehamilan di video ini ya, Bunda:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Tanaman Hias Alokasia
(fia/fia)
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!