HaiBunda

KEHAMILAN

Pelayanan KB Masa Pandemi, Haruskan Ke Faskes untuk Kontrol?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 29 Apr 2021 07:49 WIB
Pelayanan KB Masa Pandemi, Haruskan Ke Faskes untuk Kontrol?/ Foto: iStock
Jakarta -

Penggunaan kontrasepsi dalam program KB mengalami perubahan selama masa pandemi COVID-19, Bunda. Selama kurun waktu tersebut, terjadi penurunan penggunaan alat kontrasepsi lho.

Padahal menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), program KB merupakan intervensi kunci untuk menyelamatkan jiwa ibu dan anak bila pasangan menjarangkan kehamilan lebih dai dua tahun. KB bahkan dapat mencegah lebih dari 30 persen angka kematian ibu dan 10 persen angka kematian anak.

Menurut hasil survei Knowledge Hub Kesehatan Reproduksi Indonesia, prevalensi yang tidak menggunakan KB selama masa pandemi mengalami kenaikan dari 31,8 persen menjadi 35,2 persen. Artinya, terjadi penurunan prevalensi penggunaan alat, obat, atau cara KB sebesar 3,4 persen.


"Bila dilihat dari besaran kenaikannya, prevalensi ini dianggap kecil. Namun, mengingat survei ini dilakukan dalam situasi pandemi, kemungkinan besar angka tersebut akan meningkat," kata Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Emi Nurjasmi, M. Kes, dalam Webinar 'Nyaman, Praktis, Terlindungi dengan KB Suntik 2 Bulan, Andalan Gestin F2', via Zoom, Selasa (27/4/21).

banner sahabat benci bayi/ Foto: haibunda.com/Mia Kurnia Sari

Selama masa pandemi, sektor pelayanan kontrasepsi memang berubah menyesuaikan kebutuhan. KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) yang utama pada masa pandemi adalah menunda kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi, Bunda.

Berikut panduan pelayanan KB selama masa pandemi COVID-19 menurut Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN):

1. Akseptor IUD/Implan/MOW/MOP

Bunda tidak perlu kontrol bila menggunakan KB jenis ini. Apabila ada keluhan, bisa membuat perjanjian dengan petugas kesehatan untuk pemeriksaan.

2. Akseptor suntik atau pil

Bunda diharapkan datang ke petugas kesehatan sesuai jadwal dengan membuat janji sebelumnya. Jika tidak memungkinkan, maka dapat menggunakan kondom, pantang berkala, atau senggama terputus.

3. Calon pengantin

Selama pandemi, bimbingan perkawinan, pemeriksaan kesehatan, konsultasi keluarga dan bimbingan lain ditunda pelaksanaannya, kecuali untuk pelayanan administrasi dan pencatatan nikah.

Pelayanan KB sejauh ini paling banyak dilakukan di bidan. Selain rumah sakit, puskesmas paling banyak dikunjungi untuk pelayanan ini.

Nah, bagi Bunda yang berkunjung ke bidan, simak panduan yang perlu dipahami tentang pelayanan KB di halaman berikutnya.

Simak juga cara menghitung KB kalender, dalam video berikut:

(ank/rap)
PELAYANAN KB DI BIDAN SELAMA PANDEMI

PELAYANAN KB DI BIDAN SELAMA PANDEMI

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Kunci Efektivitas Sanggama Putus Sebagai Metode KB Terletak pada Ayah

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bilang "Tolong" dan "Terima Kasih" Menurut Psikologi

Mom's Life Elia Amaliana

Potret 2 Anak Gracia Indri yang Menggemaskan, Curi Perhatian di Pesta Pernikahan Sang Tante

Parenting Annisa Karnesyia

Potret Terbaru Gita Gutawa Usai Lama Tak Muncul, Kini Sibuk di Balik Layar

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Meracik Buah Pinang Muda, Diklaim Dukung Vitalitas Pria & Pemulihan Rahim setelah Melahirkan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

5 Jurusan Terbanyak yang Ditemukan di Kalangan Pengangguran S1, Ada Manajemen hingga Hukum

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bilang "Tolong" dan "Terima Kasih" Menurut Psikologi

Cara Meracik Buah Pinang Muda, Diklaim Dukung Vitalitas Pria & Pemulihan Rahim setelah Melahirkan

Potret 2 Anak Gracia Indri yang Menggemaskan, Curi Perhatian di Pesta Pernikahan Sang Tante

5 Jurusan Terbanyak yang Ditemukan di Kalangan Pengangguran S1, Ada Manajemen hingga Hukum

Potret Terbaru Gita Gutawa Usai Lama Tak Muncul, Kini Sibuk di Balik Layar

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK