KEHAMILAN
3 Manfaat Musik Klasik untuk Ibu Hamil, Bunda Perlu Tahu
Nanie Wardhani | HaiBunda
Senin, 22 Nov 2021 20:10 WIBMungkin Bunda pernah mendengar informasi bahwa musik klasik yang diperdengarkan ke perut Bunda saat hamil bisa menjadikan bayi yang dikandung menjadi anak yang cerdas di kemudian hari? Beberapa orang tua percaya mendengar musik klasik atau membacakan untuk bayi mereka di dalam kandungan akan membuat mereka menjadi pintar.
Apakah informasi ini mitos atau fakta ya, Bunda? Untuk Bunda ketahui, kemampuan mendengar janin mulai berkembang selama trimester kedua. Namun, apakah konserto in-utero memberikan bayi awal yang baik dalam pendidikan atau dalam karier musik, hal ini belum terbukti, Bunda.
Baca Juga : 6 Manfaat Musik untuk Tumbuh Kembang Si Kecil |
Dilansir What to Expect, beberapa ahli bahkan khawatir hal tersebut bisa berbahaya apabila hal ini menandakan awal dari orang tua yang terlalu memaksa, terlalu menekankan pencapaian pada usia yang terlalu dini. Periode bayi (termasuk masa janin) dan masa kanak-kanak seharusnya menjadi masa kesenangan sederhana, kata mereka.
Ada juga risiko teoretis bahwa orang tua tanpa disadari dapat mengganggu pola tidur alami janin mereka saat mereka mencoba mengubah rahim menjadi ruang kelas, sebenarnya jadi menghambat perkembangan Si Kecil.
Namun, dilansir dari Baby Center, mendengarkan musik secara umum, dalam bentuk apa pun, bermanfaat bagi perkembangan anak. Ritme dalam musik dapat membantu mendukung pengembangan keterampilan berhitung bawaan. Bernyanyi dengan bayi mendukung perkembangan bicara dan bahasa mereka. Mendengarkan musik dan menari bersama bayi dan balita mendukung integrasi sensorik dan keterampilan motorik.
Meski demikian, mungkin tidak ada yang salah dengan menyediakan lingkungan rahim yang kaya akan musik dan bahasa. Hal ini adalah cara mudah bagi Bunda untuk menjalin ikatan dengan calon bayinya. Berbicara atau membacakan buku kepada Si Kecil saat ia dalam kandungan akan menjamin Si Kecil mengenal suara Bunda saat lahir.
Memutar musik klasik dapat meningkatkan kemungkinan Si Kecil akan menghargai, dan bahkan ditenangkan oleh suara-suara ini, meskipun paparan musik dan sastra memiliki efek yang jauh lebih signifikan setelah Si Kecil benar-benar lahir daripada sebelum lahir.
Walau efek musik Klasik pada kecerdasan janin masih belum terbukti kebenarannya, tetapi yang pasti ada banyak manfaat musik klasik untuk ibu hamil lho, Bunda. Berikut beberapa diantaranya, dikutip dari Shock Ya.
1. Relaksasi total
Penelitian telah menunjukkan bahwa musik klasik memiliki efek khusus pada Bunda hamil. Efeknya menenangkan, menciptakan keadaan rileks bagi Bunda dan janin. Tidak diragukan lagi, kehamilan berdampak pada Bunda dan janin.
Lagu-lagu klasik seperti The Marriage of Figaro sangat populer di kalangan ibu hamil. Bahkan jika Bunda belum pernah menikmati musik klasik sebelumnya, ini adalah waktu yang tepat untuk memulainya.
2. Meningkatkan mood bayi dan Bunda
Tentunya, Bunda telah mendengar tentang dampak positif dari musik dan kelahiran. Beberapa ahli medis percaya bahwa musik dapat membantu memastikan kelahiran yang lebih lancar. Jika Bunda percaya ini, maka tidak akan kesulitan mempercayai musik klasik dapat membantu membuat bayi yang belum lahir rileks dalam kandungan.
3. Mengurangi pemicu stres kehamilan Bunda
Siapa pun yang mengatakan kehamilan tidak memengaruhi mentalitas Bunda tentu sama sekali salah. Selama kehamilan, kadar hormon Bunda terus berfluktuasi, menghasilkan apa yang oleh para ahli disebut sebagai "otak kehamilan."
Mendengarkan musik klasik adalah cara yang bagus untuk mengalihkan pikiran Bunda dari stresor ini. Turunkan volume, berbaring dan rileks hingga terasa seperti tubuh melayang. Bahkan jika efeknya hanya sementara, musik klasik akan membantu mengalihkan pikiran Bunda dari stres harian kehamilan.
Pastikan Bunda melakukan semuanya untuk lebih dekat dengan Si Kecil ya Bunda. Nikmati kebersamaan bersama Si Kecil dalam periode awal kehidupannya ini dan bersantai sejenak sambil mendengarkan musik klasik yang menenangkan.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tahap Perkembangan Janin dari Pembuahan hingga Persalinan, Bunda Perlu Tahu
Tahapan Perkembangan Janin dari Awal hingga Persalinan, Bunda Perlu Tahu
10 Hal Bikin Ibu Hamil Overthinking, Morning Sickness hingga Keguguran
Dengarkan Musik Klasik Saat Hamil Dukung Perkembangan Otak Bayi?
TERPOPULER
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya
Menurut Psikolog, Ini 7 Kalimat yang Membuat Seseorang Terlihat Membosankan
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Tampil Elegan di Bulan Ramadan dengan Sentuhan Bunga Azalea dan Batik
-
Beautynesia
5 Makanan Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Penampilan Cantik Anak 'Putri Huan Zhu', Ibunya Di-blacklist di Dunia Hiburan
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?