HaiBunda

KEHAMILAN

Mengenal Gingivitis Kehamilan, Gusi Berdarah yang Rentan Dialami pada Trimester 2

Sheila Permatasari   |   HaiBunda

Sabtu, 05 Feb 2022 07:00 WIB
Ilustrasi ibu hamil/Foto: Getty Images/Eva-Katalin

Jakarta - Apakah Bunda tengah hamil dan mengalami gusi berdarah? Enggak perlu khawatir ya, Bunda. Gusi berdarah selama masa kehamilan adalah hal yang normal.

Kondisi itu dikenal sebagai gingivitis kehamilan. Bunda biasanya akan mengalami gusi berdarah atau bengkak pada trimester kedua atau ketiga.

Meskipun gusi berdarah tidak mempengaruhi janin yang sedang tumbuh, berkonsultasi dengan dokter gigi tetap penting ya, Bunda. Menjaga kebersihan mulut yang baik selama masa kehamilan dapat membantu meminimalkan efek gingivitis kehamilan.


Namun, bisakah gusi berdarah menjadi tanda kehamilan? Gusi berdarah ternyata bisa menjadi tanda kehamilan, Bunda. Ini terjadi pada awal trimester pertama. Tetap lakukan tes kehamilan untuk hasil yang akurat ya. 

Nah, sebenarnya apa sih penyebab gusi berdarah selama masa kehamilan? Yuk simak penjelasannya berikut Bunda.

1. Hormon

Faktor gusi bengkak dan sensitif yang Bunda alami selama masa kehamilan bisa disebabkan hormon kehamilan (estrogen dan progesteron) yang mengalir melalui darah dan meningkatkan aliran darah ke semua selaput lendir Bunda.

2. Produksi air liur berkurang

Pada masa kehamilan, Bunda memiliki lebih banyak hormon, salah satunya termasuk produksi air liur yang lebih sedikit. Lebih sedikit air liur berarti bahwa karbohidrat yang Bunda makan bertahan di permukaan gigi lebih lama, yang juga berpotensi menyebabkan penumpukan plak.

Plak adalah bahan lembut dan lengket yang penuh dengan bakteri yang akan menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi nih, Bunda.

Tips Diet Cynthia Lamusu/ Foto: Novita Rizki/ HaiBunda

3. Perubahan air liur

Enggak cuma produksi air liur yang lebih sedikit, ternyata air liur Bunda akan terasa lebih asam daripada wanita yang tidak sedang hamil.  Nah, asam ini juga dapat meningkatkan risiko erosi dan pembusukan gigi, Bunda.

4. Enggan menyikat gigi karena tak tahan aroma pasta gigi

Preferensi makanan bukan satu-satunya perubahan yang akan Bunda alami lho. Jika Bunda menghindari kebiasaan menyikat gigi dua kali sehari karena tidak tahan dengan bau pasta gigi, Bunda bisa ganti merek terpercaya atau pakai rasa yang lebih lembut ya.

5. Mual di pagi hari

Semoga masa ini sudah lewat ya, Bunda. Tetapi, jika bunda masih mengalami hal ini, pastikan untuk berkumur setelah muntah ya, Bunda. Bunda bisa berkumur dengan air biasa dan bilas dengan satu sendok teh baking soda yang dilarutkan dalam 1 gelas air.

Penasaran bagaimana pengobatan gusi berdarah saat hamil? Klik link berikutnya ya, Bunda.

Simak juga video tentang dosis dan efek paracetamol untuk ibu menyusui:



(pri/pri)
CARA EFEKTIF MENGOBATI GUSI BERDARAH SAAT HAMIL

CARA EFEKTIF MENGOBATI GUSI BERDARAH SAAT HAMIL

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

10 Tanda Awal Kehamilan Menurut Dokter Obgyn, Biasanya Nyeri Payudara, Bunda

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Perempuan Dewasa Secara Emosional Menurut Psikologi, Tidak Hanya Terlihat Kalem

Mom's Life Amira Salsabila

11 Kebiasaan Suami di Rumah yang Diam-diam Tanda Tidak Bahagia, Bunda Perlu Tahu

Mom's Life Arina Yulistara

Curi Perhatian, 5 Potret Kalu Anak Selebgram Abel Cantika Nonton Konser Band Rock Bareng Ayah

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Tidur Lebih Awal Setiap Malam

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Mengenal Prosedur Sperm Freezing: Syarat, Cara, hingga Biayanya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Perempuan Dewasa Secara Emosional Menurut Psikologi, Tidak Hanya Terlihat Kalem

Curi Perhatian, 5 Potret Kalu Anak Selebgram Abel Cantika Nonton Konser Band Rock Bareng Ayah

11 Kebiasaan Suami di Rumah yang Diam-diam Tanda Tidak Bahagia, Bunda Perlu Tahu

Mengenal Prosedur Sperm Freezing: Syarat, Cara, hingga Biayanya

Ciri Kepribadian Anak Zodiak Taurus, Bertanggung Jawab dan Dapat Diandalkan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK