sign up SIGN UP search


kehamilan

Ngidam Makanan Manis saat Hamil, Dituruti atau Tidak ya Bun?

Amira Salsabila   |   Haibunda Kamis, 24 Feb 2022 03:00 WIB
Pregnant woman lying in bed don't want to eat a cake and makes stop gesture. No sweet and dessert during pregnancy concept. caption

Jakarta -  Salah satu perubahan unik tubuh yang dialami Bunda selama menjalani kehamilan adalah mengidam. Bila mendengar banyak ceritanya, ada-ada saja makanan atau minuman unik yang membuat bumil ngidam.

Seperti yang baru-baru ini diungkapkan artis Cut Meyriska yang mengaku mengidam keripik angka 6. Sang suami Roger Danuarta pun berusaha untuk memenuhinya, tapi ia kebingungan menemukan apa yang diinginkan istrinya tersebut. Setelah dikulik-kulik ternyata yang dimaksud keripik angka 6 itu adalah kue kuping gajah, Bunda, ada-ada saja ya.

Sebenarnya tak apa bila ibu hamil menginginkan jenis makanan tertentu, tapi bila yang membuat ngidam adalah makanan yang kurang sehat bagaimana ya Bunda? Misalkan saja tak sedikit ibu hamil yang jadi doyan dengan makanan manis.


“Kekhawatiran terbesar adalah makanan yang membuat bumil mengidam itu menggantikan nutrisi sehat. Dengan kata lain, seorang wanita akan memenuhi makanan yang dia idamkan dan mengurangi makanan bergizi yang sangat dibutuhkan tubuh dan bayinya,” kata Andrei Rebarber, MD, dari NYU Medical Center di New York, dikutip dari Web MD.

Makanan manis memang sangat dinikmati oleh semua orang, tetapi Bunda perlu sedikit lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makanan manis selama kehamilan.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis selama kehamilan dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan bayi, lho Bunda. Jadi, bagaimana jika Bunda yang sedang mengandung Si Kecil mengidam makanan manis? Yuk simak penjelasan berikut ini, ya Bunda.

Bagaimana jika ibu hamil ngidam makanan manis?

Bunda diperbolehkan untuk makan makanan manis saat hamil, tetapi perlu berhati-hati untuk menjaga asupannya agar tidak berlebihan. Melansir dari Babycenter, mengidam makanan manis terkadang merupakan akibat dari penurunan gula darah. Jadi, makan sedikit tapi sering dapat membantu Bunda menghindari terlalu banyak Bunda.

Sebanyak 40 persen ibu hamil mengaku mengidam makanan manis selama kehamilannya. Meskipun memang boleh untuk memanjakan diri selama masa kehamilan, gula adalah sesuatu yang perlu diwaspadai, ya Bunda.

Makan makanan manis secara berlebihan selama kehamilan dapat menimbulkan berbagai macam efek samping yang terjadi pada Bunda dan juga calon bayi. Oleh karena itu, Bunda perlu mengurangi mengonsumsi gula atau makanan manis sebaik mungkin untuk menjaga kesehatan Bunda dan juga Si Kecil.

Banner Pengantin Tanpa KakiBanner Pengantin Tanpa Kaki/ Foto: HaiBunda/Annisa Shofia

Dampak terlalu banyak makan makanan manis saat hamil

Dirangkum dari laman Firstcry Parenting, berikut ini adalah beberapa efek samping dari makan makanan manis secara berlebihan saat hamil:

1. Berat badan bertambah

Mengonsumsi makan makanan manis selalu dikaitkan dengan penambahan berat badan yang tidak perlu. Makan makanan yang berkalori tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang berlebihan selama kehamilan.

Bahkan minuman dingin dan minuman manis dapat menjadi penyebab potensial kenaikan berat badan, yang dapat menyebabkan komplikasi seperti sakit punggung, masalah gigi, dan diabetes gestasional.

2. Peningkatan tingkat sukrosa dalam darah

Terlalu banyak makan makanan manis selama kehamilan dapat meningkatkan kadar sukrosa dalam darah. Sumber utama sukrosa dalam makanan adalah makanan dan minuman manis.

Pilihan terbaik selama kehamilan adalah menghindari makanan yang mengandung sukrosa, kecuali buah-buahan, untuk mencegah peningkatan kadar gula darah setelah makan.

3. Masalah berat badan pada bayi

Selain dapat memengaruhi berat badan Bunda, makan makanan manis selama kehamilan secara berlebihan juga dapat memengaruhi kesehatan bayi. Bayi yang baru lahir berisiko lebih tinggi terkena diabetes dan sindrom metabolik jika Bunda terlalu banyak mengonsumi manis.

Terlalu makan makanan manis terkadang juga dapat menyebabkan kelahiran prematur dengan peningkatan risiko komplikasi kelahiran dini.

4. Kemampuan kognitif bayi mungkin terpengaruh

Mengonsumsi makanan manis selama kehamilan dapat menempatkan bayi pada risiko asma dan juga dapat memengaruhi kemampuan kognitifnya.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine, konsumsi gula dan soda oleh ibu hamil dapat memengaruhi memori dan pembelajaran anaknya.

Simak juga tips mengatasi ngidam makanan manis, di halaman selanjutnya, ya Bunda.

Saksikan juga video tentang 5 manfaat buah kedondong untuk ibu hamil di bawah ini yuk

[Gambas:Video Haibunda]



TIPS MENGATASI NGIDAM MAKANAN MANIS SELAMA KEHAMILAN
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!