sign up SIGN UP search

kehamilan

7 Jamu Pelancar Haid dari Bahan Alami, Catat ya Bun!

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Minggu, 02 Oct 2022 13:05 WIB
Ilustrasi Minum Jamu caption
Jakarta -

Bunda dapat mengonsumsi jamu pelancar haid sebelum atau saat datang bulan. Jamu-jamu ini biasanya terbuat dari bahan alami yang sudah dipercaya bisa mengatasi keluhan haid.

Selama haid, Bunda bisa mengalami beberapa masalah yang bikin enggak nyaman. Selain muncul nyeri, kebanyakan wanita sering merasa kram, darah tidak lancar keluar, atau justru volumenya banyak setiap bulan.

Jamu pelancar haid dapat dibuat sendiri dari bahan alami yang mudah didapat. Tapi, sebelum membuatnya, Bunda perlu memahami dulu khasiat dan efek sampingnya ya. Bila khawatir untuk mengonsumsinya, Bunda bisa konsultasi dulu ke pakar.


Banner Ciri Janin di Perut

Nah, berikut telah HaiBunda rangkum 7 jamu pelancar haid yang terbuat dari bahan alami:

1. Jamu pelancar haid: Kunyit

Kunyit dikenal sebagai bahan alami untuk melancarkan haid. Dilansir Insider, kunyit merupakan emmenagogue, yakni bahan yang dapat merangsang atau meningkatkan aliran darah haid, Bunda.

Kunyit juga dapat mengendurkan otot dan mencegah kontraksi rahim yang menyakitkan. Sebuah studi kecil yang diterbitkan di Journal of Gynecology Obstetrics Human Reproduction tahun 2020 menemukan bahwa kunyit membantu kerja pengobatan non-steroidal anti-inflammatory (NSAID) seperti asam mefenamat (Ponstel). Kunyit dapat meningkatkan efek anti-inflamasi NSAID, sehingga efektif mengatasi kram saat haid.

"Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu meredakan kram," kata Lisa Andrews, MEd, RD, seorang ahli diet yang praktik di Ohio.

Resep jamu pelancar haid dari kunyit

Berikut resep jamu pelancar haid dari kunyit, seperti dikutip dari buku Sehat Alami dengan Herbal: 250 Tanaman Berkhasiat Obat oleh Pusat Studi Biofarmaka LPPM IPB & Gagas Ulung:

  • Campur dan haluskan 2 rimpang kunyit, 1,2 sendok teh ketumbar, 1/2 sendok teh biji pala, 1/2 genggam daun sri gading.
  • Rebus semua bahan tersebut dalam 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
  • Bunda dapat minum ini 1 gelas per hari untuk memperlancar haid.

2. Jahe

Air JaheIlustrasi Air Jahe/ Foto: iStock

Jahe dapat digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi medis ringan, seperti meredakan batuk. Selain itu, bumbu dapur ini juga bisa memperlancar haid dan mengatasi kram.

"Teh jahe bisa mengurangi kram perut di beberapa hari pertama haid, yakni waktu di mana kram terasa sangat sakit." ujar Andrews.

Jahe dapat melawan peradangan atau inflamasi, Bunda. Cara kerjanya dengan memperlambat produksi bahan kimia di tubuh, seperti prostaglandin. Selain untuk memperlancar haid, konsumsi jahe juga dapat membantu mengurangi mual.

Dalam penelitian di Oxford Academy tahun 2015, dijelaskan bahwa konsumsi bubuk jahe selama 3 sampai 4 hari pertama haid dapat mengurangi dismenore primer dan jumlah darah yang berlebihan.

Resep jahe pelancar haid

  • Kupas beberapa rimpang jahe segar.
  • Rebus jahe dalam air secukupnya sampai mendidih.
  • Bunda dapat mencampur dengan buah asam kawak agar lebih berkhasiat.
  • Campurkan juga gula aren atau gula jawa untuk menambah rasa manis.

3. Kayu manis

Kayu manis dapat melancarkan haid dengan cara meredakan kram. Studi dalam Iranian Red Crescent Medical Journal tahun 2015 menemukan bahwa konsumsi kayu manis selama haid dapat mengurangi rasa sakit, mengatasi perdarahan haid, dan mencegah mual serta muntah.

Dalam studi ini disebutkan bahwa kayu manis dianggap aman dan efektif untuk mengatasi dismenore pada wanita usai muda. Hasil penelitian juga menunjukkan, jumlah darah yang keluar tidak terlalu banyak saat konsumsi kayu manis.

Resep kayu manis untuk melancarkan haid

Melansir dari The Health Site, berikut resep kayu manis sebagai jamu pelancar haid:

  • Campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis ke dalam segelas air hangat.
  • Konsumsi jamu bisa 2-3 kali sehari, tergantung tingkat keparahan nyeri haid.

4. Cuka sari apel

Cuka Sari ApelIlustrasi Cuka Sari Apel/ Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

Cuka sari apel bekerja dengan cara membuat tubuh menjadi basa, sehingga dapat membantu dalam menginduksi haid. Bahan alami ini juga dapat mengurangi peradangan atau inflamasi yang disebabkan fluktuasi hormon. Konsumsi cuka sari apel juga bisa membuat siklus haid teratur bagi Bunda yang mengidap PCOS (polycystic ovary syndrome).

Ulasan di The Tohoku Journal of Experimental Medicine tahun 2013 menunjukkan, konsumsi 15 mililiter (ml) cuka sari apel setiap hari dapat mengembalikan siklus haid pada wanita dengan PCOS. Namun, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk validasi temuan ini, Bunda.

Cara konsumsi cuka sari apel

Bunda dapat langsung mengonsumsi cuka sari apel untuk memperlancar haid. Bila rasanya terlalu tajam, Bunda dapat mengencerkannya dengan air dan menambahkan satu sendok makan madu.

5. Daun pepaya

Daun pepaya telah terbukti bisa mengurangi nyeri haid, Bunda. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Belitung Nursing Journal tahun 2017 ditemukan, ekstrak daun pepaya (Carica Papaya L.) secara signifikan dapat menurunkan tingkat keparahan nyeri haid dan hormon prostaglandin pada dismenore primer.

Ahli nutrisi, Paul Okoh, juga sependapat nih. Menurutnya, daun pepaya bekerja sangat baik untuk memperlancar haid dan mengurangi rasa nyeri. "Sifat menyembuhkan daun ini ampuh untuk menyeimbangkan hormon dan mengatur siklus haid," ujarnya, dilansir Vanguard.

Resep daun pepaya pelancar haid

  • Siapkan beberapa lembar daun pepaya.
  • Rebus daun pepaya dalam air secukupnya.
  • Tambahkan sedikit garam dan asam jawa untuk menambah rasa jamu.
  • Rebus jamu hingga mendidih dan air berkurang setengahnya.
  • Bunda dapat mengonsumsi jamu ini satu gelas per hari selama haid.

6. Ginseng

Ginseng dalam bentuk teh telah dipercaya selama bertahun-tahun untuk pengobatan kram haid. Teh ginseng memiliki efek mendinginkan, yang dapat membatu meringankan gejala kram, Bunda.

Konsumsi satu gelas ginseng juga bisa membantu mengurangi sakit perut yang disebabkan kram haid. Tapi, sebelum mengonsumsi ginseng, sebaiknya Bunda pahami dulu efek sampingnya ya.

Efek samping ginseng

Konsumsi ginseng dalam dosis tinggi dan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan sakit kepala dan ketidaknyamanan pada perut. Pada beberapa wanita, konsumsi bahan alami ini juga bisa mengubah siklus haid.

7. Jamu pelancar haid: Kencur

Air KencurIlustrasi Air Kencur/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Ika Rahma

Kencur dikenal sebagai bahan alami yang bermanfaat untuk kesehatan. Salah satu rempah ini ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengatasi keluhan saat haid, Bunda.

Kencur bisa membantu mengatasi pegal dan kram saat haid. Selain itu, kencur juga dapat membantu menghilangkan darah kotor, dan memperlancar haid.

Resep jamu kencur untuk pelancar haid

Berikut resep jamu pelancar haid dari kencur:

  • Siapkan beberapa rimpang kencur yang sudah dikupas bersih.
  • Tumbuk kasar kencur dengan 1 lembar daun trengguli, 1 biji cengkeh tua, dan adas.
  • Rebus bahan-bahan tersebut di air secukupnya hingga mendidih dan bersisa setengahnya.
  • Saring air rebusan dan konsumsi dua kali sehari selama haid.

Mengonsumsi jamu pelancar haid bisa membantu mengatasi gejala, seperti kram atau nyeri haid. Tapi bila gejala tidak kunjung membaik atau semakin memburuk, Bunda sebaiknya menghentikan konsumsi jamu ya. Segera konsultasi ke dokter untuk mencari penyebab haid tidak lancar.

Perlu diketahui, beberapa bahan alami jamu pelancar haid kemungkinan memiliki efek samping. Beberapa mungkin efektif melancarkan haid, tapi ada juga yang tidak efektif dan justru menimbulkan efek samping.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga 5 gejala yang membedakan kehamilan dan haid, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/pri)
program-kehamilan
Program Hamil Ketahui lebih jauh 30 hari perencanaan kehamilan. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!