sign up SIGN UP search

kehamilan

Pil KB Microgynon: Manfaat, Efek Samping, hingga Perbedaannya dengan Pil KB Andalan

Humidatun Nisa'   |   Haibunda Kamis, 19 Jan 2023 13:30 WIB
Pil KB caption
Jakarta -

Pil KB merupakan salah satu pilihan program penunda kehamilan yang cukup populer bagi banyak Bunda ya. Melansir dari CNN Indonesia, sejak mulai dipasarkan secara luas di Amerika Serikat pada 1960, pil KB menjadi alat kontrasepsi yang paling populer di seluruh dunia, Bunda.

Mengutip dari Plannedparenthood, pil KB adalah cara yang aman, sederhana, dan nyaman untuk mencegah kehamilan. Ini juga memiliki manfaat lain seperti mengurangi jerawat, membuat menstruasi lebih ringan dan teratur, serta meredakan kram menstruasi. Dengan catatan, bagi Bunda yang cocok menggunakannya ya. 

Salah satu di antara pil KB yang bisa Bunda coba adalah pil KB Microgynon, Bunda. Yuk ketahui manfaat, efek samping, dosis, cara minum dan perbedaannya dengan pil KB andalan. Simak terus ya.


Manfaat dan efek samping minum pil KB Microgynon

Merujuk dari Pharmacy, Microgynon adalah tablet kontrasepsi oral kombinasi (COC). Ini digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan. COC mengandung dua hormon (etinilestradiol dan levonorgestrel) yang mirip dengan hormon alami, estrogen dan progesteron, yang diproduksi oleh tubuh.

Cara kerja Microgynon adalah dengan mencegah sel telur (ovum) dilepaskan oleh indung telur (ovarium), dan membuat cairan yang dikeluarkan oleh leher rahim (serviks) lebih kental sehingga sperma lebih sulit untuk masuk ke rahim. 

Obat ini juga mencegah penebalan lapisan dalam rahim sehingga sel telur yang sudah dibuahi tidak dapat bertumbuh.

Beberapa jenis alat kontrasepsi hormonal juga terkadang bisa digunakan untuk mengatasi gangguan siklus menstruasi atau nyeri haid (dismenore). Microgynon tersedia dalam bentuk pil yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Seperti penjelasan Mayo Clinic, jika Bunda tertib dengan pilihan KB yang digunakan, hampir semua jenis KB tentu saja bermanfaat penting untuk menunda kehamilan. Jika pun Bunda masih kecolongan, bisa jadi Bunda perlu evaluasi apakah jenis KB yang Bunda gunakan cocok atau tidak, ataukah penggunaan Bunda di luar aturan yang sudah ditentukan. 

Efek samping pil KB Microgynon

Adapun efek samping dari pil KB microgynon adalah, setidaknya:

  • Sakit kepala
  • Payudara terasa pegal atau nyeri
  • Menstruasi yang tidak teratur
  • Flek perdarahan sebelum periode haid (spotting)
  • Mual
  • Perut kembung atau sakit perut
  • Perubahan suasana hati
  • Menyebabkan chloasma (bercak kuning coklat pada kulit)
  • Dapat meningkatkan risiko masalah seperti pembekuan darah

Efek samping di atas biasanya akan membaik setelah 2–3 bulan menggunakan obat. Pastikan Bunda selalu konsultasi dengan dokter setiap terjadi reaksi penggunaan obat yang bermasalah ya. 

Sick young woman suffering from migraine or headache hold glass of water and painkiller medicine considering having pill, unwell millennial girl feel sad pondering taking antidepressant medicationPil KB/ Foto: iStock

Dosis tepat dan cara minum Microgynon 

Dosis umum penggunaan Microgynon adalah 1 pil per hari, selama 28 hari, Bunda. Cara minumnya, sebelum atau sesudah makan. Ada 21 pil aktif dan 7 pil kosong pada 1 blister. Bunda bisa meminumnya 1 kali sehari hingga 28 hari ke depan, sesuai dengan arah penggunaan obat yang tertulis di blister.

Pil kosong dikonsumsi pada waktu menstruasi. Konsumsi pil pada blister selanjutnya jika semua pil pada blister sebelumnya sudah dihabiskan. Jangan menggunakan obat bila sudah kedaluwarsa.

Jika lupa mengonsumsi obat, segera konsumsi bila waktu keterlambatan kurang dari 12 jam dari dosis yang dijadwalkan.

Perbedaan Microgynon dan Pil KB Andalan 

Sementara itu, perbedaannya dengan pil KB andalan, selain dari segi bahan, Microgynon mengandung bahan utama etinil estradiol dan levonogestrel, sedangkan pil KB Andalan adalah hanya levonogestrel.

Perbedaan lain dapat diuraikan sesuai penjelasan dari StatPearls. Yaitu estrogen di dalam Microgynon dapat menghambat pelepasan hormon follicle-stimulating hormone (FSH), sebuah hormon yang fungsinya untuk mematangkan sel telur. Akibatnya, perkembangan sel telur pun terhambat sampai-sampai tidak bisa dibuahi oleh sel sperma.

Sementara itu, pil andalan yang mengandung progesteron selain menghambat hormon FSH, juga bisa memacu produksi lendir di rahim. Lendir ini akan menghalangi pergerakan sperma supaya tidak sampai ke tempat sel telur berada.

Apapun jenis pil yang Bunda pilih, pastikan dalam pantauan tenaga medis yang tepat ya. Diagnosis paling tepat adalah oleh tenaga medis, Bunda. Jangan sampai tergoda asal mencoba manakala teman Bunda cocok menggunakan salah satu jenis KB pilihan mereka ya. 

Semoga informasinya membantu ya Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Saksikan juga yuk video tentang rekomendasi pil KB yang bagus untuk kulit:

[Gambas:Video Haibunda]



(pri/pri)
program-kehamilan
Program Hamil Ketahui lebih jauh 30 hari perencanaan kehamilan. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!