
kehamilan
Ibu Hamil Tiba-tiba Pipis saat Sedang Tertawa, Normalkah?
HaiBunda
Kamis, 13 Apr 2023 20:40 WIB

Tubuh Bunda akan mengalami perubahan luar biasa selama kehamilan dan jadi pengalaman yang bisa dibanggakan. Tapi begitu tubuh Bunda sudah balik seperti semula lagi, Bunda mungkin mengalami perubahan baru yang tidak di duga.
Dikutip dari Advanced Women's Healthcare, salah satu efek samping dari kehamilan dan persalinan adalah jika Bunda melakukan gerakan secara tiba-tiba, Bunda bisa buang air kecil sedikit. Ini disebut sebagai inkontinensia urine pasca persalinan, dan itu tidak membuat Bunda nyaman.
Bagi Bunda yang terkena dampak ini, ketika Bunda bersin, batuk, tertawa, melompat, atau bergerak cepat dapat membuat Bunda berlari untuk ke toilet atau berganti pakaian karena mungkin Bunda akan buang air kecil.
Inkontinensia urine postpartum ini sering terjadi, dan bahkan persalinan dengan tekanan rendah dapat menyebabkan 50 persen wanita mengalami inkontinensia.
Ibu hamil tiba-tiba pipis saat tertawa, normalkah?
Berdasarkan yang dikutip dari The Christ Hospital, banyak Bunda yang mengalami inkontinensia urine ini dan menganggapnya hanya sebagai akibat dari memiliki bayi atau penuaan, tetapi itu tidak benar.
Namun jika Bunda mengalami gejala inkontinensia urine ini, Bunda disarankan untuk membuat janji temu dengan dokter perawatan primer, OBGYN, atau ahli uroginekologi untuk mendapatkan informasi tentang pilihan perawatan bedah dan non-bedah.
"Inkontinensia urine stres adalah hal biasa, tetapi saya tidak akan menyebutnya normal. Banyak wanita tidak mengalami inkontinensia urine stres meskipun memiliki bayi dan/atau menua" kata Aparna Shah, MD, ahli uroginekologi di The Christ Hospital.Â
"Itu bukan sesuatu yang harus dirasakan oleh siapa pun yang harus mereka jalani." lanjutnya.
Penyebab inkontinensia urine postpartum
Inkontinensia urine postpartum sangat umum terjadi pada Bunda yang sedang hamil dan Bunda yang sudah memiliki anak. Menurut Aeroflow Urology, persalinan dapat membuat beberapa hal aneh pada tubuh Bunda untuk memberi ruang dan mendukung Si Kecil yang sedang tumbuh.
Jadi organ Bunda yang sedang hamil akan menyesuaikan, dan lebih banyak tekanan ditempatkan pada otot kandung kemih dan dasar panggulnya, yang dapat menyebabkan lemah. Kemudian, saat tubuh Bunda bersiap untuk melahirkan, sendi pinggulnya mengendur, leher rahimnya meregang, dan saat Si Kecil melewati saluran vagina, otot panggul, tulang, dan ligamennya juga meregang.
Setelah melahirkan, tubuh Bunda juga terus mengalami perubahan hormonal yang memengaruhi kandung kemihnya. Lalu saat rahimnya berkontraksi, itu memberi tekanan ekstra pada kandung kemihnya.
Semua tekanan dan peregangan ini, berarti otot panggulnya yang melemah mungkin tidak dapat berkontraksi untuk menahan atau menghentikan kebocoran urine. Itulah sebabnya Bunda dapat mengalami buang air kecil tiba-tiba saat mengangkat sesuatu yang berat, bersin, tertawa, atau berolahraga.
Inkontinensia urine selama kehamilan juga bisa disebabkan kandung kemih yang terlalu aktif. Wanita yang memiliki kandung kemih terlalu aktif (OAB) perlu buang air kecil lebih banyak dari biasanya karena kandung kemihnya mengalami kejang yang tidak terkendali.
Selain itu, otot-otot yang mengelilingi uretra (saluran yang dilalui urine dari kandung kemih) dapat terpengaruh. Otot-otot ini bertujuan untuk mencegah urine keluar dari tubuh, tetapi dapat 'diganti' jika kandung kemih mengalami kontraksi yang kuat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Saksikan video tentang fase perubahan frekuensi kencing selama hamil:
BUMIL TIBA-TIBA PIPIS SAAT TERTAWA, NORMALKAH?
Ibu Hamil Tiba-tiba Pipis saat Sedang Tertawa, Normalkah?/Foto: Getty Images/iStockphoto/DigitalChef
Cara mencegah inkontinensia urine postpartum
Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah hal ini terjadi, ada beberapa hal yang dapat dilakukan Bunda sebelum melahirkan yang dapat mengurangi kemungkinan tersebut.
Menurut VeryWell Family, hal terbaik yang dapat dilakukan Bunda untuk mencegah inkontinensia postpartum adalah melindungi dasar panggul sebelum terjadi cedera.
Bunda dapat melindungi dasar panggul selama kehamilan dengan:
- Mengunjungi terapis fisik selama kehamilan untuk mendapatkan olahraga yang ditargetkan untuk dasar panggul.
- Konsultasikan dengan dokter tentang cara melindungi dasar panggul berdasarkan perkembangan kehamilan dan pertimbangan khusus terkait kehamilan yang mungkin perlu ditangani.
- Menghindari olahraga berdampak tinggi, seperti jumping jacks atau jump-roping, yang dapat memberi tekanan ekstra pada dasar panggul.
Mempertahankan latihan penguatan inti selama kehamilan, seperti yoga prenatal.
Perawatan untuk inkontinensia urine postpartum
Meskipun banyak dari Bunda yang mengalami inkontinensia urine postpartum adalah hal yang umum, tapi tidak serta merta menjadikannya normal. Wanita yang mengalami inkontinensia postpartum dapat mendiskusikan beberapa pilihan pengobatan dengan dokter.
Tanyakan kepada dokter untuk rekomendasi dari mana harus mulai mencari bantuan untuk latihan dasar panggul. Terapi dasar panggul dapat membantu sebagian besar Bunda meringankan gejala inkontinensia postpartum, namun pengobatan ini mungkin tidak sepenuhnya menyembuhkannya.
Pilihan lain untuk perawatan meliputi:
- Obat untuk mengurangi urgensi dan frekuensi buang air kecil.
- Pembedahan untuk mendukung uretra untuk mengurangi kebocoran.
- Stimulasi saraf untuk membantu memperbaiki saraf yang terhubung ke kandung kemih.
Jika gejala Bunda tidak membaik setelah beberapa minggu dan setelah mencoba beberapa strategi di atas, bicarakan dengan dokter. Karena pada akhirnya, jika Bunda mengalami kondisi ini, ada pilihan untuk pengobatan. Jangan hanya mengatakan pada diri sendiri bahwa ini adalah bagian dari perjalanan pasca persalinan Bunda, karena bagaimana pun kondisi tersebut harus di cek oleh dokter.
ARTIKEL TERKAIT

Kehamilan
5 Alasan Bunda Membutuhkan Penyangga Perut Saat Hamil Trimester 2 dan 3

Kehamilan
3 Faktor Penyebab Bayi Meninggal dalam Kandungan Menurut Dokter

Kehamilan
Penyebab & Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah pada Ibu Hamil

Kehamilan
10 Hal Bikin Ibu Hamil Overthinking, Morning Sickness hingga Keguguran

Kehamilan
Studi: Preeklamsia Terkait dengan Penyakit Ginjal


5 Foto
Kehamilan
5 Potret Kehamilan Kedua Afifah Yusuf Putri Hetty Koes Endang yang Jadi Penyanyi
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda