HaiBunda

KEHAMILAN

Adakah Risiko Jarak Kehamilan Terlalu Jauh? Bunda Perlu Tahu

Melly Febrida   |   HaiBunda

Minggu, 16 Apr 2023 20:35 WIB
Adakah Risiko Jarak Kehamilan Terlalu Jauh? Bunda Perlu Tahu/Foto: Getty Images/iStockphoto/baona
Jakarta -

Kebanyakan Bunda mungkin ingin jarak kehamilannya tidak terlalu dekat dengan kelahiran sebelumnya. Namun, adakah risiko jarak kehamilan terlalu jauh? 

Jarak antara melahirkan dan hamil lagi itu disebut dengan jarak kelahiran, jarak kehamilan, dan jarak antar kehamilan. Bunda perlu memahami risiko dan manfaat yang berhubungan dengan waktu kehamilan terlalu dekat atau terlalu jauh agar dapat membantu membuat keputusan tentang kapan harus menambah anak lagi.

Melansir laman Creeksideobgyn, beberapa spesialis percaya bahwa kehamilan yang terjadi dalam 12 bulan  tidak memberi ibu cukup waktu untuk pulih dari tekanan fisik kehamilan. Misalnya, kehamilan dan menyusui dapat menghabiskan zat besi dan nutrisi lainnya. 


Risiko jarak kehamilan terlalu jauh

Apabila Bunda hamil sebelum mengganti sepenuhnya simpanan besi dan folat, serta penyembuhan dari radang saluran kelamin, dapat memengaruhi kesehatan Bunda atau kesehatan bayi.

Studi terbatas lainnya menunjukkan hubungan antara kelahiran dengan jarak kurang dari 12 bulan dan autisme pada anak kedua, plasenta yang mengelupas dari rahim sebelum melahirkan, dan plasenta yang menutupi leher rahim.

Lantas berapa jarak terbaik untuk hamil lagi? Untuk mengurangi risiko komplikasi kehamilan dan masalah kesehatan lainnya, penelitian menyarankan menunggu 18 hingga 24 bulan tetapi kurang dari lima tahun setelah kelahiran hidup sebelum mencoba kehamilan berikutnya. 

Jika berusia lebih dari 35 tahun untuk menyeimbangkan kekhawatiran tentang infertilitas mungkin mempertimbangkan untuk menunggu 12 bulan sebelum hamil lagi.

Laman Marchofdimes juga menuliskan penting untuk menunggu 18 bulan sebelum hamil lagi. Kehamilan sebelum 18 bulan meningkatkan risiko masalah kesehatan kepada bayi, antara lain:

  1. Lahir prematur. Ini berarti bayi lahir sebelum 37 minggu kehamilan, yang terlalu cepat. Bayi prematur lebih cenderung memiliki masalah kesehatan dan harus tinggal di rumah sakit lebih lama daripada bayi yang lahir tepat waktu. Semakin pendek waktu antara kehamilan, semakin tinggi risiko kelahiran prematur.

  2. Berat lahir rendah. Ini adalah saat bayi lahir dengan berat kurang dari 5 pon, 8 ons atau 2,5 kg.

  3. Menjadi kecil untuk usia kehamilan (juga disebut SGA). Ini berarti bayi lebih kecil dari biasanya berdasarkan jumlah minggu kehamilan.

  4. Apabila bayi lahir dengan kondisi kesehatan yang disebutkan di atas, maka lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan jangka panjang atau bahkan kematian.

Usahakan Bunda memberi waktu ke tubuh untuk pulih dari kehamilan terakhir sebelum hamil lagi. Bunda dapat menggunakan alat kontrasepsi yang efektif (KB) sampai siap untuk hamil lagi. 

Untuk risiko jarak kehamilan yang terlalu jauh, Bunda bisa mengetahuinya dengan klik halaman berikutnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Saksikan video tentang wanita Madura lahirkan 'bayi' kembar beda 6 tahun.



(pri/pri)
RISIKO JARAK KEHAMILAN TERLALU JAUH

RISIKO JARAK KEHAMILAN TERLALU JAUH

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Sudut Rumah Raisa dari Kamar hingga Dapur, Dipuji Hunian Cantik

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Bayi yang Lahir Lewat Operasi Caesar Miliki Hormon Stres Lebih Rendah, Simak Faktanya

Kehamilan Annisa Karnesyia

Dukungan Para Artis untuk Aurelie Moeremans, Cinta Laura & Hesti Beri Ucapan Menyentuh

Mom's Life Annisa Karnesyia

100 Kata-kata Ucapan Isra Miraj 2026 Islami, Penuh Makna & Menyentuh Hati

Parenting Natasha Ardiah

Dermatologis Ungkap Risiko Memakai Makeup saat Olahraga

Mom's Life Ajeng Pratiwi & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Kebiasaan Harian Ini Merusak Ginjal Perempuan setelah Usia 30 Tahun

Viral Bapmericano, Dokter Ungkap Risiko GERD dari Nasi Campur Kopi

5 Potret Sudut Rumah Raisa dari Kamar hingga Dapur, Dipuji Hunian Cantik

Bayi yang Lahir Lewat Operasi Caesar Miliki Hormon Stres Lebih Rendah, Simak Faktanya

Smart Living Diprediksi Jadi Tren Hunian 2026, Cocok untuk Generasi Muda

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK