HaiBunda

KEHAMILAN

Kapan Ayah Bisa Merasakan Gerakan Bayi dalam Kandungan dari Perut Bunda?

Nanie Wardhani   |   HaiBunda

Selasa, 27 Jun 2023 17:40 WIB
Kapan Ayah Bisa Merasakan Gerakan Bayi dalam Kandungan dari Perut Bunda?/Foto: Getty Images/iStockphoto/torwai
Jakarta -

Menjadi seorang ibu adalah pengalaman yang luar biasa. Selama sembilan bulan, kehidupan berkembang di dalam kandungan dan setiap momen kecil menjadi sangat berarti. 

Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu adalah ketika Ayah bisa merasakan gerakan bayi yang lucu dan menggemaskan. Tapi, kapan sebenarnya Ayah bisa merasakan gerakan bayi dalam kandungan dari perut Bunda?

Dikutip dari Baby Center, umumnya ibu hamil dapat merasakan gerakan bayi pertama kali dengan pasangannya antara minggu ke-20 hingga ke-24 kehamilan, yang merupakan pertengahan trimester kedua. 


Pada tahap ini, bayi sudah cukup besar dan kuat untuk memberikan gerakan yang bisa terasa di perut Bunda. Jadi, jangan heran jika anda belum bisa merasakan gerakan bayi pada tahap-tahap awal kehamilan, karena pada saat itu bayi masih terlalu kecil.

Namun, setiap ibu dan bayi memiliki pengalaman yang unik. Ada yang merasakan gerakan bayi lebih awal atau lebih lambat daripada yang lain. 

Kapan Ayah bisa merasakan gerakan bayi dalam kandungan

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi kapan Ayah bisa merasakan gerakan bayi adalah posisi plasenta, berat badan Bunda, dan seberapa sering bayi bergerak.

Pertama, posisi plasenta dapat memainkan peran penting dalam merasakan gerakan bayi. Jika plasenta berada di depan, seperti pada plasenta previa, akan lebih sulit untuk merasakan gerakan bayi. 

Plasenta bertindak sebagai 'penyerap' gerakan bayi, sehingga gerakan tersebut tidak langsung terasa oleh ayah. Tapi jangan khawatir, seiring berjalannya waktu, plasenta akan bergerak ke posisi yang lebih baik dan Ayah pun akan merasakan gerakan bayi dengan jelas.

Selain itu, berat badan Bunda juga dapat memengaruhi kapan ayah bisa merasakan gerakan bayi. 

Jika Bunda memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang lebih tinggi, lapisan lemak di sekitar perut bisa membuat gerakan bayi sulit terasa. Tapi tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena ketika bayi semakin kuat dan aktif, gerakan tersebut akan terasa bahkan jika Bunda memiliki IMT yang tinggi.

Terakhir, seberapa sering bayi bergerak juga memainkan peran penting. Jika bayi aktif dan sering bergerak, Ayah mungkin akan merasakan gerakan bayi lebih awal. 

Namun, jika bayi lebih tenang dan jarang bergerak, Ayah mungkin harus sedikit lebih bersabar untuk merasakan gerakan tersebut.

Cara stimulasi bayi agar bergerak di dalam kandungan

Bagi Bunda yang merasa tidak sabar membagikan kebahagiaan dengan pasangan atau orang lain tentang gerakan janin yang belum juga terasa, apa yang harus Bunda lakukan? Berikut tipsnya.

1. Perhatikan waktu yang tepat

Saat ingin memperlihatkan gerakan bayi kepada orang lain, perhatikan waktu yang tepat. Pilih saat-saat ketika bayi paling aktif atau bersemangat di dalam perut. 

Misalnya, setelah Bunda makan makanan manis atau setelah Bunda berbaring dan beristirahat sejenak. Pada saat-saat ini, kemungkinan besar bayi akan bergerak lebih aktif, sehingga orang lain memiliki kesempatan yang lebih baik untuk merasakannya.

2. Bantu bayi bergerak di dalam rahim

Bunda dapat membantu bayi bergerak di dalam rahim dengan cara-cara sederhana. Misalnya, Bunda bisa mencoba menggoyangkan perut dengan lembut atau memainkan musik yang Bunda ketahui bayi suka. 

Sentuhan lembut atau gerakan ringan bisa memancing bayi untuk bergerak lebih aktif. Dengan cara ini, Bunda dapat memberikan kesempatan kepada orang lain untuk merasakan gerakan bayi yang hangat dan menyenangkan.

3. Berikan sedikit tekanan

Memberikan tekanan lembut pada perut bisa membantu orang lain merasakan gerakan janin dengan lebih jelas. 

Misalnya, Bunda bisa meminta orang tersebut untuk meletakkan tangan mereka dengan lembut di atas perut Bunda, kemudian Bunda dapat menempatkan tangan Bunda di atas tangan mereka. 

Dengan memberikan tekanan yang lembut, orang tersebut bisa merasakan getaran atau gerakan bayi yang terjadi di dalam perut Bunda.

4. Jangan menyerah

Setiap kehamilan adalah unik, dan setiap bayi memiliki pola gerakan yang berbeda-beda. 

Mungkin ada saat-saat ketika orang lain tidak merasakan gerakan bayi dengan jelas, meskipun Bunda merasakannya dengan kuat. Jangan menyerah dan jangan kecewa. 

Berikan waktu kepada orang tersebut untuk mencoba merasakan gerakan bayi dengan sabar. 

Bunda bisa mencoba lagi nanti atau pada kesempatan lain. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap gerakan janin.

Tidak ada yang bisa menggantikan kebahagiaan Ayah dan Bunda saat merasakan gerakan bayi pertama kali. Ini adalah momen yang membangkitkan ikatan yang lebih kuat antara ayah, Bunda, dan bayi yang sedang tumbuh. 

Jadi, bersabarlah, dan nikmati setiap gerakan kecil yang datang dari dalam perut Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Serba-serbi Gerakan Janin, Beda antara Perempuan dan Laki-laki, Bun

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Mom's Life Natasha Ardiah

Malam Nisfu Syaban 2026: Arti, Waktu, Keutamaan, Hadits, hingga Amalannya

Mom's Life Azhar Hanifah

Cerita Andhara Early Lakukan Terapi Pengobatan Luka Batin Pasca Cerai

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ngidam Unik Zaskia Sungkar di Kehamilan Kedua, Ajak Fajar Sadboy Fashion Show

Kehamilan Annisa Karnesyia

Gen Z Makin Banyak Kena Kanker Usus, Ini Tanda & Penyebabnya

Mom's Life Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Anak Artis Penghafal Al-Qur'an, Terbaru Putra Alyssa Soebandono Selesaikan 4 Juz

Quiet Leadership, Gaya Kepemimpinan yang Dibutuhkan di Tempat Kerja

Ngidam Unik Zaskia Sungkar di Kehamilan Kedua, Ajak Fajar Sadboy Fashion Show

Cerita Andhara Early Lakukan Terapi Pengobatan Luka Batin Pasca Cerai

Nutrisi Buruk Selama Kehamilan Bisa Sebabkan Nutrisi Otak Janin Terhambat? Ini Faktanya!

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK