KEHAMILAN
Sakit Punggung saat Hamil Trimester 3, Normalkah? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Sabtu, 14 Oct 2023 11:20 WIBSakit punggung saat hamil trimester 3 merupakan keluhan umum pada ibu hamil dan bukanlah hal yang mengherankan. Lantas, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya ya, Bunda?
Bertambahnya berat badan, dan hormon yang mengendurkan ligamen di sendi panggul kerap membuat sakit punggung saat hamil.
Kondisi ini wajar terjadi pada ibu hamil karena peningkatan kadar progesteron mengendurkan sendi dan otot untuk mengakomodasi pertumbuhan rahim dan meningkatkan kelenturan panggul.
Dengan begitu, bayi dapat melewati jalan lahir dengan lebih mudah. Namun, hal ini juga bisa menimbulkan rasa sakit.
Postur tubuh Bunda mungkin berubah karena membawa beban ekstra. Bunda mungkin mendapati diri sendiri lebih condong ke satu sisi atau sisi lainnya, yang dapat menyebabkan nyeri punggung bagian bawah atau pinggul.
Lantas, dalam kondisi seperti ini, kiranya apa yang dapat Bunda lakukan?
Sakit punggung saat hamil trimester 3
Ada baiknya Bunda mengenakan sabuk penyangga di bawah dan di atas perut untuk mengurangi sebagian beban di pinggul dan punggung. Tersedia berbagai macam tipe dan merek yang dapat dipilih. Ini tidak akan menyakiti bayi Bunda, jadi kencangkan dengan cukup untuk mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.
Saat duduk, letakkan bantal di bawah pinggul atau cobalah duduk di atas bola keseimbangan atau yoga daripada di kursi. Mandi air hangat atau gunakan bantalan pemanas di pinggul atau punggung juga dapat membantu meredakan nyeri.
Kapan harus khawatir mengenai kondisi sakit punggung?
Jika Bunda merasakan nyeri yang tak henti-hentinya, nyeri yang dalam dan tajam, atau tidak mampu berjalan atau bangun, segera temui dokter. Selain itu, jika mengalami nyeri berirama di punggung bawah setiap beberapa menit, mungkin itu adalah kontraksi, yang terkadang muncul sebagai nyeri pinggang seperti dikatakan Shivani Patel, M.D, seorang Obstetrics and Gynecology, seperti dikutip dari laman Utswmed.
Untuk mengatasinya, Bunda dapat mempertimbangkan beberapa cara untuk meringankan sakit punggung saat hamil. Berikut ini beberapa di antaranya ya, Bunda:
1. Latih postur tubuh yang baik
Saat bayi Bunda tumbuh, pusat gravitasi Bunda bergeser ke depan. Untuk menghindari terjatuh ke depan, Bunda dapat mengimbanginya dengan bersandar ke belakang - yang dapat membuat otot-otot di punggung bawah menjadi tegang dan menyebabkan nyeri punggung selama kehamilan.
Ingatlah prinsip-prinsip postur tubuh yang baik yakni dengan berdiri tegak dan tinggi, angkat dada tinggi-tinggi, jaga bahu Bunda ke belakang dan rileks, dan jangan mengunci lutut.
Saat berdiri, gunakan posisi berdiri lebar yang nyaman untuk mendapatkan dukungan terbaik. Jika Bunda harus berdiri dalam waktu lama, istirahatkan satu kaki di bangku yang rendah dan luangkan waktu untuk sering beristirahat.
Postur tubuh yang baik juga berarti duduk dengan hati-hati. Pilih kursi yang menopang punggung Bunda, atau letakkan bantal kecil di belakang punggung bawah.
2. Dapatkan perlengkapan yang tepat
Kenakan sepatu hak rendah bukan sepatu datar dengan penyangga lengkungan yang baik. Hindari sepatu hak tinggi, karena dapat menggeser keseimbangan Bunda ke depan dan menyebabkan Bunda terjatuh.
Bunda mungkin juga mempertimbangkan untuk mengenakan sabuk penyangga kehamilan. Meskipun penelitian tentang efektivitas sabuk pendukung kehamilan masih terbatas, beberapa wanita merasakan dukungan tambahan tersebut bermanfaat.
3. Angkat dengan benar
Saat mengangkat benda kecil, jongkok dan angkat dengan kaki. Jangan membungkukkan pinggang atau mengangkat dengan punggung. Penting juga untuk mengetahui batasan. Mintalah bantuan jika Bunda membutuhkannya.
4. Tidur miring
Tidurlah miring, bukan telentang. Tekuk salah satu atau kedua lutut. Pertimbangkan untuk menggunakan bantal kehamilan atau bantal penyangga di antara lutut yang ditekuk, di bawah perut, dan di belakang punggung.
5. Cobalah pijat
Meskipun bukti yang mendukung efektivitasnya terbatas, pijatan atau penggunaan bantalan pemanas atau kompres es di punggung Bunda mungkin bisa membantu.
6. Sertakan aktivitas fisik dalam rutinitas harian
Aktivitas fisik yang teratur dapat menjaga punggung Bunda tetap kuat dan dapat meredakan nyeri punggung selama kehamilan. Jika dokter mengizinkan, cobalah aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau olahraga air. Seorang ahli terapi fisik juga dapat menunjukkan peregangan dan latihan yang mungkin bisa membantu.
Bunda juga bisa meregangkan punggung bagian bawah. Bersandarlah pada tangan dan lutut Bunda dengan kepala sejajar dengan punggung Bunda. Tarik perut Bunda, bulatkan punggung Bunda sedikit. Tahan selama beberapa detik, lalu rilekskan perut dan punggung, jaga punggung Bunda selurus mungkin. Secara bertahap lakukan hingga 10 repetisi ya, Bunda.
7. Pertimbangkan terapi komplementer
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa akupunktur dapat meredakan nyeri punggung selama kehamilan. Perawatan chiropraktik mungkin juga memberikan kenyamanan bagi sebagian wanita.
Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut. Jika Bunda mempertimbangkan terapi komplementer, diskusikan dengan dokter terlebih dahulu untuk pilihan terbaik. Pastikan untuk memberi tahu ahli kiropraktik atau ahli akupunktur bahwa Bunda hamil.
Ingatlah bahwa sakit punggung saat hamil mungkin merupakan tanda persalinan prematur atau infeksi saluran kemih. Jika Bunda mengalami sakit punggung selama kehamilan yang disertai pendarahan vagina, demam, atau rasa terbakar saat buang air kecil, segera hubungi dokter ya, Bunda.
Semoga informasinya membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
9 Bunda Seleb yang Mengalami Komplikasi Persalinan, Ada Sandra Dewi Hingga irish Bella
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Sakit Punggung Saat Hamil: Penyebab & 8 Cara Mengatasinya
Sakit Punggung setelah Melahirkan? Mungkin karena Bunda Kurang Tidur
6 Penyebab Ibu Hamil Sakit Punggung, Salah Satunya karena Stres
Kehamilan 28 Minggu: Bayi Sudah Bisa Berkedip dan Bermimpi Lho
TERPOPULER
Cerita Bunda yang Melahirkan 9 Bayi Sekaligus, Awalnya Dikira Hamil Kembar Tujuh
Barakallah Artinya Apa? Ini Makna, Cara Menjawab & Penggunaannya dalam Islam
Obat Baru untuk Kanker Payudara Agresif Resmi Dapat Lampu Hijau di AS
9 Cara Mengenali Orang yang Tulus dari Sikap Sehari-hari
Terpopuler: Amanda Manopo dan Kenny Austin Dikaruniai Anak Pertama
REKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
11 Doa agar Anak Cerdas, Pintar Akademik, dan Berakhlak Baik
Obat Baru untuk Kanker Payudara Agresif Resmi Dapat Lampu Hijau di AS
Cerita Bunda yang Melahirkan 9 Bayi Sekaligus, Awalnya Dikira Hamil Kembar Tujuh
5 Potret di Balik Layar Drama Korea 'My Royal Nemesis', Penuh Chemistry
Barakallah Artinya Apa? Ini Makna, Cara Menjawab & Penggunaannya dalam Islam
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video Pamer Uang Sekoper Rp1 Miliar Disorot, Giorgio Antonio: Lebih Baik Kamu...
-
Beautynesia
5 Makanan Tinggi Nutrisi untuk Membantu Menambah Berat Badan Secara Sehat
-
Female Daily
Mikha Tambayong Resmi Jadi Brand Ambassador XERF Indonesia!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 9 Juni: Scorpio Harus Kerja Keras, Sagitarius Kontrol Emosi
-
Mommies Daily
10 Rekomendasi Kelas Liburan Anak di Bandung 2026, dari Sains hingga Bahasa Inggris