KEHAMILAN
Bronkitis pada Ibu Hamil, Ketahui Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya
Nurul Jasmine Fathia | HaiBunda
Minggu, 03 Dec 2023 10:24 WIBKehamilan bisa membuat Bunda menjadi lebih rentan terkena penyakit. Salah satu penyakit yang bisa menyerang ibu hamil adalah bronkitis, salah satu penyakit di sistem saluran pernapasan.
Bronkitis pada ibu hamil bisa menjadi lebih serius dibandingkan bronkitis yang terjadi pada perempuan yang tidak hamil. Sistem imun tubuh selama hamil cenderung lebih rendah karena Bunda juga harus berbagi sistem imun dengan Si Kecil.
Lalu, seperti apa bronkitis pada ibu hamil beserta gejala, penyebab, dan cara mengatasinya? Simak artikel ini sampai tuntas untuk mengetahuinya ya
Bronkitis pada ibu hamil
Bronkitis adalah penyakit yang terjadi pada saluran pernafasan. Bronkitis bisa membuat pengidapnya mengalami iritasi atau peradangan di dinding saluran bronkus
Masalah pernafasan yang satu ini biasanya diiringi dengan batuk ringan hingga sedang. Batuk yang terjadi dapat disertai dahak atau lendir dan jika tidak ditangani dengan serius, maka bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih berat.
Bronkitis saat hamil umumnya sama saja dengan bronkitis yang terjadi pada orang yang tidak hamil. Namun, bronkitis pada ibu hamil akan terasa lebih parah dan mengganggu terlebih lagi jika Bunda juga mengalami keluhan lain selama kehamilan.
"Semua batuk tersebut bisa sangat sulit bagi seorang ibu hamil, Itu karena ada bayi yang sedang tumbuh di dalam perut,” kata dokter obstetri dan ginekologi di Universitas Northwestern, Lauren Streicher, dilansir dari Women’s Health.
Bronkitis pada ibu hamil sering kali tak disadari karena gejalanya dianggap mirip seperti batuk pada umumnya.
Bisakah bronkitis pada ibu hamil memengaruhi janin?
Mengutip laman Medical News Today, bronkitis kemungkinan tidak akan memengaruhi janin, karena virus biasanya tidak akan melewati plasenta. Namun, dokter mengaitkan bronkitis dengan kondisi dan komplikasi lain yang mungkin berdampak pada kesehatan ibu hamil atau janin. Komplikasi bronkitis yang paling umum adalah pneumonia.
Ibu hamil yang baru saja mengalami infeksi saluran pernapasan atau memiliki penyakit penyerta seperti PPOK atau asma, berisiko lebih tinggi terkena pneumonia. Pneumonia berpotensi menyebabkan komplikasi kesehatan pada ibu hamil, seperti kegagalan pernapasan. Sementara pada janin bisa menyebabkan kelahiran prematur, Bunda.
Penyebab bronkitis pada ibu hamil
Penyebab bronkitis pada ibu hamil umumnya sama saja dengan bronkitis yang terjadi pada yang tidak hamil. Berikut beberapa penyebabnya dilansir dari Cleveland Clinic:
1. Infeksi virus
Beberapa virus yang bisa menyebabkan Bunda mengalami bronkitis adalah influenza, respiratory syncytial virus (RSV), adenovirus, rhinovirus, dan virus Corona penyebab COVID-19.
2. Bakteri
Bakteri yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami bronkitis adalah Bordetella pertussis, Mycoplasma pneumonia, dan Chlamydia pneumonia.
3. Polusi
Menurut ulasan di Occupational and Environmental Medicine (OEM) tahun 2006, banyak penelitian secara konsisten menemukan prevalensi gejala bronkitis kronis yang lebih tinggi di daerah dengan polusi udara partikulat yang lebih tinggi. Jika kualitas udara sedang tidak baik dan Bunda harus beraktivitas di luar rumah, maka pastikan untuk menggunakan masker.
4. Menjadi perokok aktif dan pasif
Asap rokok yang terhirup masuk ke saluran pernafasan bisa menyebabkan Bunda mengalami bronkitis. Maka dari itu, saat hamil sebaiknya hindari merokok atau berada di tempat-tempat yang penuh dengan asap rokok.
Gejala bronkitis pada ibu hamil
Berikut beberapa gejala khas bronkitis pada ibu hamil yang perlu Bunda ketahui, seperti melansir dari Very Well Health:
1. Batuk
Gejala utama bronkitis adalah batuk. Jenis batuk yang terjadi bisa batuk kering atau batuk berdahak. Pada batuk berdahak, warna dahak yang dikeluarkan bisa berwarna putih, kuning, bahkan hijau.
2. Sesak Nafas
Selain batuk, bronkitis juga umumnya menyebabkan Bunda merasakan sesak napas. Penyebabnya karena dahak atau lendir yang terkumpul atau terakumulasi di saluran pernapasan.
3. Demam
Gejala selanjutnya adalah demam ringan hingga berat dan sering disertai dengan rasa menggigil di sekujur tubuh. Biasanya, demam akan hilang kurang dari satu minggu. Tapi bila demam masih berlanjut, silahkan berkonsultasi kembali ke dokter ya.
4. Nyeri pada tubuh
Gejala lain dari bronkitis adalah nyeri yang dirasakan di seluruh tubuh. Rasa nyeri ini biasanya akan semakin terasa saat Bunda batuk. Hal tersebut disebabkan karena otot-otot bergerak secara berlebihan saat batuk dan bernapas.
Cara mengatasi bronkitis pada ibu hamil.
Bronkitis sebetulnya bisa sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu seminggu atau lebih. Namun pada ibu hamil, bronkitis sebaiknya diobati di bawah pengawasan dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut ini beberapa cara mengatasi bronkitis pada ibu hamil yang bisa Bunda coba:
1. Minum obat sesuai resep dokter
Untuk mendapatkan obat bronkitis selama hamil, silahkan berkonsultasi dengan dokter kandungan ya, Bunda. Dokter tentu akan merekomendasikan obat yang aman bagi ibu hamil yang tidak menyebabkan masalah pada bayi. Beberapa obat-obatan yang mungkin direkomendasikan, di antaranya:
- Amoksilin
- Ampisilin
- Azitromisin
- Klindamisin
- Nitrofurantion
- Penisilin
- Vancomycin
2. Cara alami atasi bronkitis
Selain dengan obatan-obatan yang diresepkan oleh dokter, Bunda juga bisa mengobati bronkitis dengan pengobatan alami, di antaranya:
- Istirahat yang cukup.
- Minum air putih yang cukup.
- Konsumsi madu dengan takaran yang sesuai.
- Konsumsi teh hangat yang rendah gula.
- Menjaga kebersihan hidung.
Demikian serba-serbi bronkitis pada ibu hamil, mulai dari penyebab, gejala, hingga cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/ank)Simak video di bawah ini, Bun:
6 Obat Paling Ampuh dan Alami Mengatasi Batuk Pada Ibu Hamil
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tahap Perkembangan Janin dari Pembuahan hingga Persalinan, Bunda Perlu Tahu
Tahapan Perkembangan Janin dari Awal hingga Persalinan, Bunda Perlu Tahu
10 Hal Bikin Ibu Hamil Overthinking, Morning Sickness hingga Keguguran
Kebutuhan Zat Besi Ibu Hamil Selama 3 Trimester, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Intip Suvenir untuk Tamu Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ada Apa Saja?
Tanpa Disadari, Orang yang Kesepian Sering Mengucapkan Kalimat Ini
Terungkap Batas Usia Hidup Manusia Berdasarkan Studi Terbaru, Ternyata...
7 Rekomendasi Baby Spa Terdekat di Bandung dan Estimasi Harganya
Busui Makan Pedas Bikin Bayi Diare, Mitos atau Fakta?
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kisah Bunda Melahirkan 5 Bayi Kembar setelah 12 Tahun Menanti Momongan
7 Rekomendasi Baby Spa Terdekat di Bandung dan Estimasi Harganya
Intip Suvenir untuk Tamu Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ada Apa Saja?
Busui Makan Pedas Bikin Bayi Diare, Mitos atau Fakta?
Tanpa Disadari, Orang yang Kesepian Sering Mengucapkan Kalimat Ini
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sepatu Kerja Awet Dipakai Tiap Hari? Mary Jane Platform Ini Tahan Banting
-
Beautynesia
5 Jejak Sejarah Penjajahan Indonesia yang Ada di Museum Belanda
-
Female Daily
Intip Isi Tas Ningning Aespa, Ada Workout Essentials!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Dewi Soekarno di Usia 86, Pakai Lipstik Merah Ikut Upacara HUT RI
-
Mommies Daily
10 Ide Bekal Sekolah Praktis dan Disukai Anak