Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Ibu Hamil Positif TBC, Apa Dampaknya pada Janin?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 27 Mar 2024 20:40 WIB

Young beautiful pregnant asian woman standing and touching belly near the window in bedroom. Pregnancy, motherhood wearing virus protection mask mouth concept.
Ibu Hamil Positif TBC, Apa Dampaknya pada Janin?/ Foto: Getty Images/iStockphoto/photocheaper

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang. Proses pengobatan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini bisa memakan waktu yang tak sebentar, Bunda.

Siapa pun bisa terkena TBC, termasuk ibu hamil dan anak-anak. Khusus ibu hamil, penanganan TBC perlu diupayakan semaksimal mungkin, termasuk dalam aturan pemberian obat.

Menurut Peneliti TBC Indonesia, dr. Ahmad Fuady, M.Sc., Ph.D, pengobatan TBC pada ibu hamil berbeda dengan yang tidak hamil. Tidak semua obat dapat diberikan karena bisa berdampak pada janin.

"Ada panduannya untuk pengobatan tuberkulosis pada ibu hamil. Tentu mereka harus diobati juga ya. Nah, ada obat-obat yang mereka tidak boleh konsumsi karena berbahaya buat anaknya. Nah, itu dikonsultasikan ke masing-masing dokternya, tapi tetap harus berobat," kata Ahmad dalam acara Edukasi Stop TB Partnership Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (25/3/24).

Ahmad menjelaskan bahwa TBC yang diidap ibu hamil tidak akan menular ke bayi di dalam kandungannya. Tetapi, ditakutkan penularan justru terjadi setelah melahirkan atau selama proses menyusui, Bunda.

"Ada kemungkinan misalnya dia tidak berobat bisa menularkan. Kan nanti akan intens sekali menyusui, itu harus dikonsultasikan ke dokter," ujar Ahmad.

"Penularannya itu bukan karena menyusui, tapi saat menyusui, ibunya ini batuk-batuk. Penularan tuberkulosis itu melalui droplet atau udara," sambungnya.

Positif TBC saat hamil sering kali membuat para Bunda khawatir dengan kondisi janin di dalam kandungan. Selain karena anggapan tentang penularan ke janin, ada pula Bunda yang khawatir bakteri TBC bisa memengaruhi perkembangan Si Kecil.

Lalu adakah dampak TBC yang dialami ibu hamil pada janinnya?

Simak penjelasan lengkap di halaman berikutnya ya, Bunda.


DAMPAK TBC PADA JANIN DAN BAYI BARU LAHIR

USG

Ibu Hamil Positif TBC, Apa Dampaknya pada Janin?/ Foto: Getty Images/iStockphoto

Dampak TBC pada janin dan bayi baru lahir

Bunda bisa terkena TBC saat hamil. Infeksi TBC bisa berakibat fatal bila tidak dicegah dan diobati.

Meski berbahaya, penularan TBC ke janin dalam kandungan belum terbukti, Bunda. Penyakit ini juga tidak bisa dikaitkan dengan faktor risiko kelahiran prematur.

"Kalau di dalam kandungan tidak ada penularan. Sejauh ini, tidak ada bukti yang clear, apakah (bayi) akan lahir prematur pada pasien-pasien tuberkulosis," ungkap Ahmad.

Banner Resep Ibu Sisca

Meski belum terbukti, tak ada salahnya untuk mencegah TBC dan menjalani pengobatan yang tepat selama hamil. Menurut ulasan di laman Tim Kerja Tuberkulosis Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ibu hamil dengan TBC aktif memiliki risiko ukuran janinnya lebih kecil, Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), risiko perdarahan, bahkan risiko keguguran.

Sebagian besar tuberkulosis pada kehamilan sering kali tanpa gejala yang khas. Sekitar 30 persen perempuan baru terdiagnosis tuberkulosis setelah bayi yang dilahirkan diketahui terkena TBC (tuberkulosis kongenital).

Meski gejalanya sulit dikenali, umumnya ibu hamil yang terkena TBC akan mengalami tanda seperti batuk terus-menerus, penurunan berat badan, demam, dan nafsu makan menurun. Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat bila Bunda mengalami gejala tersebut, berkontak langsung dengan pasien TBC, atau memiliki riwayat kesehatan tertentu, seperti diabetes.

Simak juga gejala dan penanganan TBC pada anak, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]


(ank/ank)
Loading...

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda