KEHAMILAN
Pertama Kali di Dunia Bayi Lahir dari 'Robot Sperma', Begini Prosesnya
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 15 Apr 2025 21:30 WIBKemajuan dunia teknologi kembali menciptakan terobosan baru. Baru-baru ini, para ilmuwan dari perusahaan bioteknologi, Conceivable Life Sciences, telah berhasil melahirkan bayi pertama dari 'robot sperma'.
Dilansir dari laman Genetic Engineering & Biotechnology News (GEN), bayi pertama dari 'robot sperma' ini 'ditanam' menggunakan sistem injeksi sperma intrasitoplasma atau intracytoplasmic sperm injection (ICSI) otomatis. Rincian lengkap terkait prosesnya tersedia di sebuah makalah di Reproductive Biomedicine Online yang berjudul, "Sistem ICSI yang dikontrol secara digital dan dioperasikan dari jarak jauh: laporan kasus kelahiran hidup pertama."
Proses 'robot sperma' hingga bisa mendapatkan kelahiran hidup
Conceivable menggabungkan artificial intelligence (AI) dan robotika untuk mengotomatiskan lebih dari 200 langkah yang diperlukan untuk membuat embrio dalam program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF). Kemudian, mereka mengotomatiskan masing-masing dari 23 langkah prosedur ICSI standar.
Perlu diketahui, sistem ICSI dikembangkan dan diadopsi secara luas pada tahun 1990-an. Saat ini, prosedur ICSI telah secara rutin digunakan untuk konsepsi berbantuan seperti bayi tabung, Bunda.
Dalam prosedur 'robot sperma' ini, pembuahan dicapai dengan menyuntikkan satu sel sperma ke bagian tengah sel telur yang matang. Secara historis, prosedur ICSI dilakukan secara manual oleh embriolog terampil yang mengoperasikan sistem mikroinjeksi, yang dapat menimbulkan variabilitas dalam proses pembuahan.
CSO Conceivable dan seorang embriolog, Jacques Cohen, PhD, mengatakan bahwa pendekatan otomatis yang dilakukan Conceivable juga berpotensi meningkatkan kelangsungan hidup sel telur dan mengoptimalkan waktu penyuntikan. Langkah-langkah tersebut juga dapat dikontrol baik dengan menggunakan AI atau operator jarak jauh.
"Dalam sistem terbaru ini, para ilmuwan menggunakan AI untuk memposisikan sel sperma dalam pipet injeksi dan mengarahkan mikroinjeksi itu sendiri ke dalam sel telur. Pada dasarnya, AI sistem tersebut 'secara otonom memilih sperma dan secara tepat melumpuhkan bagian tengahnya dengan laser yang siap untuk disuntikkan'," ujar insinyur utama perusahaan, Gerardo Mendizabal-Ruiz, PhD.
Kelahiran pertama dari 'robot sperma'
Kelahiran pertama 'robot sperma' yang dilaporkan dalam makalah terbaru ini terjadi pada seorang perempuan berusia 40 tahun yang dirujuk untuk perawatan dengan sel telur donor di Hope IVF Mexico di Guadalajara di Meksiko. Pasien tersebut dirujuk setelah upaya program bayi tabung sebelumnya tidak berhasil atau hanya menghasilkan satu sel telur matang tanpa adanya embrio.
Dalam siklus penelitian, lima sel telur pasien ditetapkan untuk pembuahan dengan ICSI otomatis, dan tiga sebagai kontrol dengan ICSI manual standar. Sistem lalu otomatis disiapkan di lokasi, tetapi setelah itu operator jarak jauh yang berada di klinik Guadalajara dan di New York, mengeluarkan perintah melalui antarmuka digital untuk melakukan masing-masing dari 23 langkah mikroinjeksi untuk setiap sel telur dengan total 115 langkah.
Secara keseluruhan, seluruh prosedur memakan waktu rata-rata 9 menit 56 detik per sel telur, atau sedikit lebih lama daripada ICSI manual rutin karena sifatnya yang eksperimental. Namun, di masa mendatang, para ilmuwan berharap dapat mengurangi waktu prosedur secara signifikan.
Kemudian, empat dari lima sel telur yang disuntikkan dengan ICSI otomatis berkembang secara normal. Satu embrio berkualitas tinggi yang berkembang ke tahap blastokista dalam kultur telah dibuahi dengan sistem otomatis di bawah kendali jarak jauh di New York atau dari jarak 3.700 kilometer.
Blastokista dibekukan dan kemudian dipindahkan ke dalam rahim pasien. Kehamilan pun terjadi dan berlanjut secara normal tanpa komplikasi hingga pasien perempuan tersebut melahirkan bayi laki-laki yang sehat.
"Keberhasilan mencapai kelahiran hidup menggunakan prosedur ICSI otomanis mengubah langkah signifikan menuju penerapan laboratorium IVF yang sepenuhnya otomatis. Namun, penerapan sistem secara lebih luas akan bergantung pada kinerjanya yang aman dalam lebih banyak kasus," ujar salah satu pendiri dan kepala bagian produk Conceivable, Alejandro Chavez-Badiola, MD.
Demikian informasi terkait prosedur teknologi terkini untuk mendapatkan kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Tips Promil dari Dokter & Jenis Pemeriksaan Gangguan Kesuburan Wanita yang Perlu Bunda Tahu
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Main Gadget hingga Larut Malam Bisa Turunkan Kesuburan Pria, Ingatkan Ayah ya Bun
5 Tips Membuat Sperma Lebih Sehat untuk Lancarkan Program Hamil
7 Makanan Penambah Sperma, Bantu Sukseskan Program Hamil
5 Kunci Keberhasilan Program Hamil, Sperma Suami Juga Perlu Diperiksa
TERPOPULER
Meski Anak Sudah Menikah, Intip Momen Alya Rohali & Suami Setia Dampingi Namira Marathon di Sydney
Mengejutkan, Pria Ini Memiliki Rahim di Tubuhnya Akibat Kondisi Langka
6 Kebiasaan Sederhana untuk Jaga Paru-paru Tetap Sehat Optimal Menurut Pakar
Keren! Penyanyi Agatha Chelsea Kuliah di 2 Universitas Bergengsi Dunia, Harvard & MIT
Penyintas Kanker Payudara Tetap Bisa Menyusui, Benarkah?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Mini Vacuum Cleaner, Ukuran Kecil tapi Daya Isap Kuat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Waspada Abu Vulkanik, Ini 5 Barang Sebaiknya Dimiliki di Rumah untuk Lindungi Keluarga
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Sandal Jepit Perempuan yang Stylish dan Nyaman untuk Berbagai Aktivitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Kompor Portable Terbaik untuk Dapur dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ini Kalimat yang Bisa Diucapkan Orang saat Anak Ketahuan Berbohong
Mengejutkan, Pria Ini Memiliki Rahim di Tubuhnya Akibat Kondisi Langka
Penyintas Kanker Payudara Tetap Bisa Menyusui, Benarkah?
5 Rekomendasi Air Purifier dengan HEPA Filter, Jaga Kualitas Udara dalam Rumah
Meski Anak Sudah Menikah, Intip Momen Alya Rohali & Suami Setia Dampingi Namira Marathon di Sydney
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Motor Matic Harian Naik Kelas, Ini Fakta Yamaha NMAX Neo yang Perlu Kamu Tahu
-
Beautynesia
Daftar 31 Obat Herbal dan Suplemen Kesehatan Ilegal Temuan BPOM RI
-
Female Daily
Foundation Sering Abu-Abu? Ini Cara Tau Undertone Kulit yang Mudah!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Yoo Yeon Seok & Seo Hyun Jin Reuni Setelah 10 Tahun, Bintangi Drakor Baru
-
Mommies Daily
Waspada Gempa Megathrust Indonesia: Wilayah Berisiko dan Persiapan Keluarga