KEHAMILAN
Mikroplastik Ditemukan dalam Ovarium, Pakar Jelaskan Pengaruhnya untuk Kesuburan
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 04 Jan 2026 14:20 WIBAkhir-akhir ini semakin banyak dampak negatif dari mikroplastik yang membahayakan kesehatan, termasuk untuk para pasangan yang sedang menjalani program hamil. Studi mengungkapkan, paparannya bisa mempengaruhi kesehatan organ reproduksi.
Mikroplastik yang mengendap dalam ovarium dapat berakibat fatal. Sebagian besar wanita mulai mengkhawatirkan terkait kondisi kesuburan mereka, Bunda. Meski ukurannya sangat kecil, akibatnya tak bisa dianggap sepele.
Lantas, bagaimana sebenarnya mikroplastik itu, dan mengapa para ahli mulai memberi perhatian serius terhadap temuan-temuannya? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Apa itu mikroplastik?
Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran kurang dari 5 milimeter. Meskipun ukurannya sangat kecil, partikel ini mengandung ribuan bahan kimia yang berasal dari plastik itu sendiri.
Menurut dokter dari Universitas Columbia, Alex Robles, MD, mikroplastik berasal dari pecahan plastik berukuran besar yang terurai di lingkungan. Plastik yang biasa kita gunakan akan terurai sepenuhnya dalam 1.000 tahun, ketika sudah terurai, partikel mikro akan menyebar ke tanah, air, dan udara.
Nah, penyebaran ini didukung dengan penggunaan alat-alat yang berbahan dasar plastik, seperti botol minum, peralatan dapur, kemasan makanan, hingga botol shampoo. Melalui benda tersebut, sangat memungkinkan mikroplastik hadir dalam tubuh kita dengan cepat.
Penelitian tentang bahaya mikroplastik
Dilansir dari Parents, fakta bahwa mikroplastik mudah ditemukan di kehidupan sehari-hari, membuat ahli melakukan penelitian, dan hasilnya mereka menemukan mikroplastik berada dalam ovarium manusia. Namun, para ahli menekankan bahwa temuan ini masih dalam tahap awal penelitian.
Penemuan ini memicu kekhawatiran tentang potensi dampak mikroplastik terhadap kesehatan reproduksi, khususnya pada perempuan. Dalam sebuah studi, dikatakan mikroplastik dapat mengganggu fungsi hormon dan proses reproduksi, yang mana hal ini sangat krusial dalam aspek kesuburan.
Sebuah tinjauan ilmiah tahun 2023 yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Endocrinology juga menyoroti efek gangguan endokrin dari mikroplastik dan nanoplastik pada mamalia. Temuan ini semakin memperkuat bahaya jangka panjang mikroplastik pada kesehatan.
Meski demikian, para ahli sepakat untuk melakukan penelitian lebih mendalam untuk memastikan apakah mikroplastik benar-benar mempengaruhi kualitas sel telur manusia, perkembangan embrio, atau aspek kesuburan lainnya.
Dampak mikroplastik bagi kesehatan reproduksi
Berikut adalah dampak yang bisa terjadi dari paparan mikroplastik, dilansir dari Times of India:
1. Risiko kesehatan reproduksi
Seperti yang telah disampaikan oleh ahli, paparan mikroplastik memiliki potensi gangguan kesehatan reproduksi. Partikel ini dapat mengganggu perkembangan dan pematangan sel telur, kestabilan hormon, dan juga kesuburan.
2. Gangguan hormonal
Pada wanita bisa menyebabkan ketidakseimbangan estrogen, progesteron, sindrom ovarium polikistik (PCOS), gangguan tiroid, dan siklus haid yang tidak teratur.
3. Meningkatkan risiko peradangan
Mikroplastik yang terserap dalam darah akan meningkatkan risiko penyakit autoimun, kardiovaskular, dan bahkan kanker. Risiko ini lebih rentan bagi wanita karena mereka memiliki perbedaan dalam respon kekebalan tubuh.
4. Dampak pada kehamilan dan perkembangan janin
Partikel mikroplastik dapat melintasi plasenta, sehingga kemungkinan janin akan menyerapnya dan menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, dampak mikroplastik lebih berisiko bagi wanita yang sedang hamil.
5. Masalah pernapasan dan pencernaan
Menghirup dan menelan mikroplastik dapat menyebabkan masalah pernapasan, seperti iritasi dan peradangan pada paru-paru. Selain itu, dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti GERD, hingga masalah jangka panjang seperti radang usus.
6. Masalah kesuburan pria
Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penurunan kualitas sperma selama 80 tahun terakhir bertepatan dengan meningkatnya polusi plastik. Jangka waktu ini menjadikan polusi plastik menjadi ancaman terbesar terhadap kesuburan pria.
Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi paparan mikroplastik?
Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk meminimalkan paparan mikroplastik:
- Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, terutama dalam kehidupan sehari-hari.
- Menghindari memanaskan makanan dalam wadah plastik, seperti di microwave, karena panas dapat mempercepat pelepasan partikel mikroplastik.
- Memilih wadah alternatif seperti kaca atau baja anti karat untuk menyimpan makanan dan minuman.
- Jika memungkinkan, beralih ke produk kebersihan dan pembersih rumah tangga yang tidak menggunakan kemasan plastik.
- Membatasi konsumsi makanan olahan yang dikemas dalam plastik.
- Memilih bahan alami seperti bambu, linen, atau rami untuk pakaian dan sprei, dibandingkan kain sintetis.
- Mengurangi penggunaan kosmetik yang mengandung mikroplastik.
Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, upaya mengurangi paparan mikroplastik bisa menjadi langkah pencegahan yang baik. Namun, penting untuk memahami bahwa mikroplastik sebuah masalah yang kompleks, sehingga harus mengusahakan berbagai cara untuk mendapatkan program hamil yang sukses.
Demikian informasi yang bisa disampaikan. Semoga bisa memberikan manfaat dan edukasi atas bahaya paparan mikroplastik bagi kesehatan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Cerita Anggun C. Sasmi Alami Keguguran Berulang dan Tekanan Jadi Perempuan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Makanan yang Dilarang Selama Program Hamil, Hindari Dulu Bun
Buah Zuriat Tingkatkan Kesuburan agar Cepat Hamil, Mitos atau Fakta?
7 Makanan Penambah Sperma, Bantu Sukseskan Program Hamil
Cara Mengonsumsi Buah Zuriat untuk Promil, Ayah Juga Perlu Tahu Lho
TERPOPULER
Cerita Fitrop Alami Keajaiban saat Umrah, Tangan Anak Tiba-tiba Digandeng Menuju Saf Pertama Raudhah
Terpopuler: Potret Eks Penyanyi Cilik Maissy yang Kini Jadi Dokter
Viral Bronze Makeup ala Jennifer Coppen 'Mamanya Kamari', Ini Step by Step-nya
Deretan Artis Nikmati Hamparan Salju saat Liburan, Ada yang Nangis karena Kaki Terasa Beku
Panduan Cara Diet Intermittent Fasting (IF) yang Aman, Tika Panggabean Sukses Turun BB 25 Kg
REKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Pipi Bayi Terkena ASI, Ini 7 Cara Menghilangkannya secara Alami
Benarkah Sering Liburan Bikin Cepat Hamil? Ini Fakta Soal Conceptionmoon
Cerita Fitrop Alami Keajaiban saat Umrah, Tangan Anak Tiba-tiba Digandeng Menuju Saf Pertama Raudhah
Viral Bronze Makeup ala Jennifer Coppen 'Mamanya Kamari', Ini Step by Step-nya
5 Potret Keakraban Sooyoung SNSD dengan Lawan Main, Terbaru Bareng Kim Jae Young
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dukungan Kiky Saputri untuk Boiyen yang Tengah Hadapi Masalah
-
Beautynesia
5 Alasan Kamu Ingin Makanan Manis Buat Sarapan, Bukan Sekadar "Sweet Tooth"!
-
Female Daily
Berat Badan Naik karena Libur Akhir Tahun? Ini 5 Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Nicole Kidman dan Keith Urban Resmi Cerai!
-
Mommies Daily
“Kapan Punya Anak?”, Ini 5 Cara Menjawabnya dengan Tenang