Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

10 Manfaat Habbatussauda untuk Keberhasilan Promil

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Kamis, 08 Jan 2026 16:50 WIB

Habbatussauda
10 Manfaat Habbatussauda untuk Keberhasilan Promil/Foto: Getty Images/Aria sandi Hasim
Daftar Isi

Habbatussauda banyak dikenal sebagai multivitamin yang membantu menjaga imunitas tubuh. Namun di luar itu, ternyata ada juga banyak manfaat habbatussauda untuk keberhasilan promil lho, Bunda.

Habbatussauda atau jintan hitam menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Sejak ribuan tahun lalu, keberadaan habbatussauda memang sudah dipercaya secara turun temurun. Bahkan, jintan hitam ini telah digunakan untuk berbagai tujuan seperti makanan dan obat-obatan sejak zaman kuno.

Biji jintan hitam merupakan biji dari bunga yang termasuk dalam famili Nigella yang sebagian besar tumbuh di Timur Tengah. Biji-bijian ini diyakini memiliki khasiat penyembuhan dan telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan berbagai penyakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Secara kandungan gizi, biji jintan hitam mengandung berbagai karbohidrat dan protein yang hampir setengah dari komposisinya berupa minyak. Biji ini juga mengandung vitamin AC, B1, B2, B6, asam folat, niasin, dan mineral seperti kalsium, besi, seng, tembaga, dan fosfor. Selain itu, biji ini memiliki fitosterol, antioksidan, antiinflamasi, antihipertensi, antijamur, antimikroba, dan antidiabetes seperti dikutip dari laman Anadolu.

Amankah habbatussauda untuk ibu hamil?

Jintan hitam atau habbatussauda memang banyak dikaitkan dengan keberhasilan kehamilan karena diyakini dapat meningkatkan peluang untuk memiliki bayi. Kepercayaan ini berasal dari Iran dan telah menjadi subjek beberapa penelitian ilmiah.

Salah satunya secara khusus menunjukkan bahwa konsumsi minyak biji jintan hitam secara oral dapat bermanfaat bagi perempuan yang menderita polycystic ovary syndrome (PCOS). 

Untuk menilai efektivitasnya, uji coba dilakukan pada 8 perempuan yang menderita PCOS dan oligomenorea selama empat bulan. Setengah dari perempuan tersebut menerima dua kapsul minyak biji jintan hitam 500 mg setiap hari dan setengah lainnya menerima dua kapsul plasebo.

Pada akhir periode di usia 4 bulan diketahui bahwa interval antara menstruasi lebih pendek pada kelompok minyak biji hitam (45 hari) dibandingkan pada kelompok plasebo (86 hari). Hasil ini menunjukkan bahwa minyak biji hitam dapat bermanfaat untuk mengatasi ketidakteraturan menstruasi pada perempuan yang menderita PCOS. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menemukan mekanisme pasti yang terlibat.

Terkait keamanan mengonsumsinya selama kehamilan, penting diingat bahwa kehamilan merupakan periode yang sangat cukup ketat bagi seorang perempuan. Mereka perlu memantau dengan cermat diet dan gaya hidupnya demi kesehatannya sendiri dan kesehatan bayinya.

Beberapa ilmuwan telah menyelidiki bahaya minyak biji jintan hitam selama kehamilan, tetapi semua penelitian telah dilakukan pada tikus. Dalam sebuah penelitian baru-baru ini, tikus hamil diberi perlakuan dengan 12,5 hingga 200 µg/mL minyak biji hitam selama paruh pertama masa kehamilan mereka (10 hari). 

Dalam hal ini, para peneliti tidak mengamati dampak apa pun pada durasi kehamilan, jumlah tikus yang baru lahir, berat badan mereka, atau kelainan bentuk pada tikus atau kelainan perilaku mereka. Namun, karena penelitian ini dilakukan pada tikus, sulit untuk menggeneralisasikan hasil ini kepada perempuan hamil seperti dikutip dari laman Typology.

Namun, secara umum terkait mengonsumsi minyak esensial atau minyak nabati sangat tidak dianjurkan selama kehamilan. Minyak biji jintan hitam misalnya juga termasuk di dalamnya yang perlu diwaspadai mengingat dapat menyebabkan keguguran. 

Meskipun belum ada penelitian tentang minyak biji jintan hitam itu sendiri yang memvalidasi hipotesis ini, penelitian tentang timokuinon, salah satu bahan aktifnya, telah menunjukkan bahwa pada dosis tinggi senyawa ini memiliki efek aborsi. Jika merasa masih ragu, tetaplah menganut prinsip kehati-hatian ya, Bunda. Dan, hal ini pun penting berlaku selama kehamilan dimana ibu hamil dan bayinya sangat rentan. Dengan demikian, konsumsi minyak biji jintan hitam tidak dianjurkan untuk perempuan hamil.

Penting diperhatikan bahwa jika ingin menggunakannya untuk meningkatkan peluang kehamilan, sebaiknya tidak dikonsumsi setelah hari ke-14 siklus menstruasi, yang sesuai dengan periode ovulasi. 

10 Manfaat habbatussauda untuk keberhasilan promil

Sebagai suplemen kesehatan alami, manfaat habbatussauda untuk keberhasilan promil katanya sangat banyak, Bunda. Ketahui lebih lengkapnya berikut, Bunda:

1. Meningkatkan kesuburan pria
2. Mengonsumsi habbatussauda dapat meningkatkan jumlah dan motilitas sperma pada pria
3. Habbatussauda merupakan sumber zat besi dan kalsium yang sangat baik
4. Mendukung kesehatan hormon reproduksi perempuan dan laki-laki
5. Mendukung kelancaran siklus menstruasi teratur pada perempuan
6. Meningkatkan kualitas sperma pada pria
7. Habbatussauda mendukung pengendalian nafsu makan
8. Membantu mengatur kadar gula darah
9. Membantu meningkatkan kualitas sel telur
10. Mengurangi gejala PCOS pada perempuan

Di luar manfaatnya, Bunda juga perlu mewaspadai adanya efek samping dari jintan hitam atau habbatussauda, Bunda. Seperti diketahui bahwa biji jintan hitam memang terbukti aman dalam dosis kecil, tetapi pada sebagian orang mungkin mengalami efek samping saat mengonsumsinya.

Untuk itu, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal berikut sebelum mengonsumsi suplemen biji jintan hitam:

1. Masalah pencernaan

Beberapa orang dilaporkan mengalami mual dan kembung setelah mengonsumsi habbatussauda ini sehingga perlu diwaspadai bagi yang memiliki riwayat masalah pencernaan.

2. Gangguan pengobatan

Mengingat biji jintan hitam dapat memengaruhi metabolisme, maka bicarakan dengan dokter terkait obat apa pun yang mungkin terpengaruh dengan pengobatan yang sedang dijalani.

3. Kehamilan

Bunda masih dapat mengonsumsi selama kehamilan tetapi patut diingat bahwa penggunaannya tetap perlu diwaspadai. Pada ibu hamil, biji jintan hitam diketahui dapat memperlambat kontraksi rahim atau bahkan menghentikannya jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

4. Masalah perdarahan

Biji jintan hitam dapat meningkatkan kemungkinan perdarahan dan memperlambat pembekuan darah. Selain itu, biji ini juga dapat memperburuk gejala pada orang dengan gangguan perdarahan seperti dikutip dari laman Webmd.

5. Kesehatan ginjal

Meskipun biji jintan hitam dapat melindungi kesehatan ginjal, penelitian lama menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak minyak biji jintan hitam, sekitar 2.000-2.500 miligram setiap hari, dapat memengaruhi ginjal seseorang. Jadi, bicarakan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen biji jintan hitam.

Ada baiknya, konsultasikan pada dokter terkait apa pun yang dikonsumsi selama pra dan masa kehamilan untuk keamanan Bunda dan Si Kecil sehingga Bunda pun merasa lebih aman serta nyaman. 

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda