HaiBunda

KEHAMILAN

Kenali Contoh Letak Janin Usia 1 Bulan dalam Perut & Perkembangan yang Terjadi

Melly Febrida   |   HaiBunda

Jumat, 30 Jan 2026 16:30 WIB
Kenali Contoh Letak Janin Usia 1 Bulan dalam Perut & Perkembangan yang Terjadi/Foto: Getty Images/Marcus Chung
Jakarta -

Ukuran janin usia 1 bulan atau 4 minggu masih sangat kecil. Namun, pengalaman hamil itu merupakan momen yang luar biasa. Bunda mungkin bertanya-tanya seperti apa letak janin ketika masih berusia 1 bulan. Yuk ketahui seperti apa perkembangan yang terjadi pada janin usia 1 bulan.

Dilansir dari Cleveland Clinic, janin berada dalam berbagai posisi selama kehamilan itu normal. Pada tahap awal kehamilan, janin yang ukurannya cukup kecil bisa bergerak bebas. Namun, semakin besar ukuran janin maka semakin terbatas pula pergerakannya. 

Mengenal contoh letak janin usia 1 bulan dalam perut

Pada usia kehamilan 1 bulan, sebenarnya janin masih berupa embrio yang sangat kecil. Bunda pun belum bisa merasakannya dari luar perut.


Letak janin ada di dalam rahim (uterus). Rahim terletak di depan kandung kemih, di perut bagian bawah. Sedangkan posisi janin berada di bawah. Pada kehamilan usia 1 bulan, janin masih berupa sel telur sehingga tetap berada di saluran tuba.

Janin usia 1 bulan digambarkan sebesar biji wijen atau kacang hijau. Dokter seringkali hanya dapat melihat kantung kehamilan melalui USG. Sedangkan embrio masih sangat minim bentuknya.

Seperti apa posisi janin usia 4 minggu? Pada usia ini, belum diketahui posisi janin. Karena masih sangat kecil, posisi kepala belum dapat dirasakan ibu hamil. Pada usia ini yang terpenting yang terpenting janin di dalam rahim, bukan luar rahim.

Perkembangan janin pada usia kehamilan 4 minggu

Valinda Nwadike, Dokter Spesialis Kebidanan dan Ginekologi mengatakan bahwa selama kehamilan, pada usia kehamilan 4 minggu, janin yang sedang berkembang akan berpindah ke beberapa posisi. Saat persalinan semakin dekat, sebagian besar bayi menoleh sehingga kepala tertunduk. 

"Posisi ideal janin sebelum persalinan adalah posisi anterior,  janin menghadap punggung ibu hamil, dan kepala mengarah ke tanah," kata Nwadike dilansir dari Medical News Today.

Nwadike mengatakan, kebanyakan janin menetap pada posisi ini pada bulan terakhir kehamilan. Posisi anterior juga dikenal sebagai posisi vertex, cephalic, atau occiput anterior.

Janin usia 4 minggu memang belum terlihat detail melalui USG, tapi janin usia 1 bulan akan mengalami perkembangan antara lain:

1. Embrio terbentuk dari zigot

Setelah pembuahan, zigot berkembang menjadi embrio yang kemudian menempel pada dinding rahim.

2. Organ dasar mulai tumbuh

Embrio mulai membentuk tiga lapisan sel yang kelak akan menjadi organ tubuh seperti sistem saraf, jantung, dan saluran pencernaan.

3. Kantong ketuban dan plasenta awal

Kantung ketuban dan plasenta mulai terbentuk untuk melindungi janin dan menyalurkan nutrisi dari ibu ke embrio. 

4. Ukuran janin sangat kecil

Ukuran embrio pada minggu ke 4 masih sekitar 2 milimeter sehingga masih belum menyerupai bayi. Janin usia 4 minggu sering hanya terlihat sebagai titik kecil pada pemeriksaan USG. 

Tanda letak janin usia 1 bulan tidak normal

Sebagian besar kehamilan awal berkembang normal di rahim. Namun, ada kemungkinan terjadinya komplikasi seperti kehamilan ektopik (di luar rahim).

Melansir MayoClinic, kehamilan ektopik terjadi ketika embrio menempel bukan di dinding rahim, tetapi di tuba fallopi atau tempat lain di rongga panggul, yang tidak dapat mendukung perkembangan kehamilan.

Bunda hamil perlu mewaspadai beberapa gejala seperti:

  • Perdarahan vagina yang tidak biasa.
  • Nyeri panggul atau perut bagian bawah.
  • Nyeri di bahu atau lemas drastis

Jika Bunda mengalami gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter. Kehamilan ektopik dapat berbahaya dan membutuhkan penanganan medis segera.

Cara menjaga kesehatan selama hamil trimester pertama

Usia kehamilan di trimester pertama yakni 0-12 minggu menjadi periode penting untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin. Bunda perlu menjaga kesehatan dengan cara-cara di bawah ini :

1. Mengonsumsi nutrisi seimbang

Ibu hamil perlu memastikan asupan asam folat, zat besi, dan vitamin prenatal lainnya untuk mendukung perkembangan embrio. 

2. Mencukupi kebutuhan cairan dan istirahat

Usahakan minum cukup air dan istirahat agar membantu hormon dan daya tahan tubuh ibu bekerja secara optimal.

3. Rutin memeriksakan kehamilan

Ibu hamil mulai memeriksakan kehamilan sejak dini untuk memantau letak serta pertumbuhan janin. Serta mendeteksi potensi masalah sejak awal. Umumnya USG baru menunjukkan kantung kehamilan di usia 4-5 minggu kehamilan. 

4. Menghindari zat berbahaya

Ibu hamil jauhi rokok, alkohol, obat tanpa resep, dan makanan berisiko tinggi seperti seafood bermerkuri tinggi.

Demikian penjelasan mengenai contoh letak janin usia 1 bulan dalam perut. Semoga informasinya membantu ya Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

BAB Terasa Sakit Setelah Operasi Caesar? Ini Cara Mengatasinya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Intip 5 Potret Rumah Artis yang Instagramable & Estetik, Hunian Sabai Morscheck Curi Perhatian

Mom's Life Amira Salsabila

Jangan Langsung Nyalakan Lampu Saat Masuk Kamar Hotel, Ini Alasannya

Mom's Life Angella Delvie & M Prima Fadhilah

Lebih dari Sekadar Main, Ini Manfaat Aktivitas Merakit untuk Anak

Parenting Amira Salsabila

Kisah IRT Bermimpi Masuk Kedokteran, Sekolah Lagi dari Kelas 10

Mom's Life Amira Salsabila

Studi Harvard: Buang Angin pada Bunda setelah Melahirkan Ternyata Bantu Atasi Depresi

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Tidur yang Berkualitas akan Pengaruhi Kesehatan Mental Anak

Ciri-ciri Orang yang Membosankan, Sering Ucapkan 11 Kalimat Ini Menurut Psikolog

Intip 5 Potret Rumah Artis yang Instagramable & Estetik, Hunian Sabai Morscheck Curi Perhatian

Lebih dari Sekadar Main, Ini Manfaat Aktivitas Merakit untuk Anak

Studi Harvard: Buang Angin pada Bunda setelah Melahirkan Ternyata Bantu Atasi Depresi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK