sign up SIGN UP search


kehamilan

7 Tips Meningkatkan Nafsu Makan Saat Mual dan Muntah di Trimester 1

Asri Ediyati Rabu, 11 Nov 2020 07:51 WIB
Young vomiting woman portrait. Pregnant blonde suffering with nausea. Pregnancy symptoms, gestosis, parenthood concept caption
Jakarta -

Nafsu makan yang menurun sepanjang trimester 1 kehamilan adalah hal yang wajar, terutama karena tubuh mengalami banyak perubahan. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan selama kehamilan, salah satunya adalah mual dan muntah.

Mual dan muntah sering terjadi selama kehamilan, terutama selama trimester 1. Menurut dietitian Jillian Kubala, MS, RD, kasus mual dan muntah ringan dan ekstrem selama kehamilan dapat mempengaruhi asupan makanan dan nafsu makan secara signifikan.

"Penelitian telah menunjukkan bahwa fluktuasi hormon leptin dan human chorionic gonadotropin (hCG) selama kehamilan dapat menyebabkan penurunan nafsu makan dan lebih banyak mual dan muntah," kata Kubala, dikutip dari Healthline.


Bagaimana cara meningkatkan nafsu makan dalam kondisi seperti itu? Berikut tips meningkatkan nafsu makan saat mual dan muntah di trimester 1.

1. Coba sering minum

Bunda perlu memastikan cukup mengonsumsi cairan selama kondisi mual dan muntah. Hal ini lebih penting daripada menargetkan asupan kalori tertentu. Meskipun itu benar-benar tergantung pada Bunda dan gaya hidup, cobalah untuk mengonsumsi sekitar 8 hingga 10 gelas sehari dari semua sumber, termasuk sayuran dan buah-buahan.

Air hangat dengan lemon, jahe, atau teh jahe bisa menjadi pengganti yang baik untuk air putih jika Bunda mual. Jika ingin minum teh herbal, selalu konsultasikan dengan dokter, karena beberapa di antaranya dilarang selama kehamilan.

2. Makan dalam porsi kecil

Makan enam porsi kecil sehari, tubuh mungkin akan mengeluarkan sinyal lapar setiap dua jam. Alih-alih memaksa diri makan dengan porsi yang lebih besar, makan dengan porsi kecil mengurangi risiko Bunda mual dan muntah.

3. Makan dengan ringan

Untuk di siang hari ketika nafsu makan muncul, konsumsilah protein dan karbohidrat kompleks sebanyak yang Bunda bisa. Ini akan menjaga gula darah stabil dan Bunda merasa kenyang lebih lama.

Buah-buahan seperti pisang juga lebih mudah dicerna, atau bisa juga pasangkan dengan sesendok yogurt untuk menambah kalsium dan protein. Biskuit gandum utuh atau polos juga bisa konsumsi selama mual dan muntah di trimester 1.

4. Hindari makanan yang berbau menyengat

Selama mual dan muntah di trimester 1, hindari makanan berbau menyengar. Ini termasuk hidangan pedas dan berlemak, hindari makanan pokok cepat saji seperti burger, kentang goreng, dan chicken nugget. Sebaliknya, pilihlah salad dengan ayam panggang atau salmon, jika Bunda bisa memakannya.

5. Sesuaikan selera

Variasi makanan saat hamil dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, akan tetapi jika makanan tertentu membuat mual maka ganti yang sesuai selera Bunda. Misalnya Bunda mual makan bayam, sementara suka kangkung, maka makanlah kangkung.

Lalu, sesuaikan juga suhu makanan agar nafsu makan meningkat. Banyak wanita lebih suka makanan dan minuman dingin saat hamil, sementara yang lain suka panas. Jika Bunda termasuk dalam salah satu kategori tersebut, sesuaikan makanan dengan selera.

6. Konsumsi vitamin prenatal dan asam folat

Idealnya, mulailah konsumsi vitamin prenatal dan asam folat setidaknya sebulan sebelum pembuahan. Namun, juga tidak masalah untuk konsumsi vitamin di trimester 1 untuk membantu mengisi celah nutrisi sementara.

7. Dapatkan bantuan tambahan dari dokter

Untuk membantu mengatasi mual, bicarakan dengan dokter tentang mengonsumsi vitamin prenatal khusus dengan ekstra B6. Atau tanyakan tentang obat resep, yang mengandung kombinasi vitamin B dan antihistamin yang dapat membantu mengurangi mual dan meningkatkan nafsu makan.

Simak juga penjelasan dokter soal parahnya morning sickness menandakan hamil anak perempuan:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi