KEHAMILAN
Efek Samping Operasi Caesar pada Sistem Imun & Kesehatan Bayi
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Senin, 09 Feb 2026 11:20 WIBOperasi caesar kini menjadi pilihan yang umum untuk melahirkan. Kemajuan teknologi membuat proses persalinan caesar jauh lebih aman dan minim rasa sakit.
Meski dianggap aman, metode melahirkan dengan operasi caesar tetap bisa meninggalkan efek samping, Bunda. Salah satu efek samping operasi caesar ini berkaitan dengan kesehatan bayi baru lahir.
Efek samping operasi caesar pada sistem imun bayi
Menurut ulasan di jurnal Lancet tahun 2018, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa bayi yang lahir melalui operasi caesar memiliki paparan hormonal, fisik, bakteri, dan medis yang berbeda dengan mereka yang lahir melalui metode pervaginam. Paparan ini dapat secara 'halus' mengubah fisiologi neonatal atau bayi baru lahir.
Lebih lanjut, ulasan menyebut adanya risiko jangka pendek operasi caesar pada bayi, yang meliputi perubahan perkembangan imun, peningkatan kemungkinan alergi, atopi, dan asma, serta penurunan keragaman mikrobioma usus.
Studi lain yang dilakukan para peneliti dari Rutgers University beberapa tahun lalu juga menemukan hal serupa. Menurut studi yang diterbitkan di Science Translational Medicine, persalinan melalui operasi caesar dapat mengganggu kemampuan bayi untuk mendapatkan kuman bermanfaat dari mikrobioma ibu, dan bagaimana hal ini dapat menyebabkan asma pada masa kanak-kanak.
"Setiap ibu mewariskan mikrobioma kepada generasi berikutnya, karena bayi dilapisi oleh kuman bermanfaat saat melewati jalan lahir. Tetapi, hal itu tidak terjadi pada bayi yang lahir melalui operasi caesar," kata penulis Martin Blaser kepada Rutgers.
"Dibutuhkan waktu bagi bayi yang lahir melalui operasi caesar untuk mengembangkan mikrobioma normal. Selama waktu itu, mereka menjadi lebih berisiko terkena penyakit tertentu di kemudian hari seperti asma. Studi ini memberikan mekanisme untuk hubungan yang diketahui antara kelahiran caesar dan peningkatan risiko asma."
Dalam studi ini, para peneliti menganalisis efek persalinan pervaginam dan operasi caesar selama tahun pertama kehidupan pada 700 anak. Untuk menentukan apakah jenis persalinan menyebabkan gangguan pada mikrobioma, dan apakah hal ini terkait dengan asma, peneliti memeriksa sampel tinja anak-anak pada usia satu minggu, satu bulan, dan satu tahun untuk menentukan keanekaragaman dan kematangan mikroba.
Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa persalinan melalui operasi caesar lebih dari dua kali lipat dikaitkan dengan peningkatan risiko asma dan alergi di kemudian hari, serta ditemukannya perubahan signifikan dalam komposisi mikrobiota usus. Namun, pada usia satu tahun, risiko asma berkurang pada anak-anak yang lahir melalui operasi caesar karena mikrobiota usus mereka telah berkembang secara normal.
"Meskipun seorang anak lahir melalui operasi caesar dan mengalami gangguan mikrobioma dini yang sangat besar, hal ini mungkin tidak menyebabkan peningkatan risiko asma bila mikrobioma matang secara memadai sebelum usia satu tahun," kata penulis lain studi, Jakob Stokholm.
"Studi kami mengusulkan perspektif untuk memulihkan mikrobioma yang terganggu akibat operasi caesar dan dengan demikian mungkin mencegah perkembangan asma pada anak yang berisiko tinggi," sambungnya.
Studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of the Formosan Medical Association tahun 2025 telah memperbaharui temuan terkait efek melahirkan caesar dengan sistem imun bayi. Studi ini bahkan menunjukkan hasil yang lebih detail, Bunda.
Menurut studi, anak-anak yang dilahirkan melalui operasi caesar lebih sering mengalami infeksi saluran pernapasan, asma, rinitis alergi, dermatitis atopik, dan obesitas dibandingkan anak-anak yang dilahirkan secara pervaginam. Di antara kondisi-kondisi tersebut, obesitas memiliki hubungan yang lebih kuat dengan operasi caesar.
Cara mendukung sistem imun bayi yang lahir dari operasi caesar
Melahirkan melalui operasi caesar telah banyak diteliti bisa memengaruhi sistem imun dan kesehatan bayi. Meski tidak dapat dicegah, Bunda sebenarnya dapat mengatasi hal tersebut.
Berikut beberapa cara untuk mendukung sistem imun bayi yang lahir melalui persalinan caesar, seperti dilansir laman My C-Section:
1. Melakukan skin to skin
Bunda dapat melakukan skin to skin ke bayi setelah lahir. Cara ini tidak hanya membantu bayi merasa aman, tetapi juga mendorong pertumbuhan bakteri baik dari kulit ibunya, yang dapat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh mereka.
2. Menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang sehat
Meski penting untuk menjaga kebersihan lingkungan bayi, bukan berarti kita tidak membebaskan bayi bereksplorasi. Paparan kuman sehari-hari di lingkungan rumah yang normal dapat membantu sistem kekebalan tubuh belajar merespons dengan tepat, mengurangi risiko alergi, dan bahkan kondisi seperti asma.
3. Berkonsultasi ke dokter anak
Setelah bayi lahir, Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter dan menanyakan tentang cara mendukung mikrobiota Si Kecil yang lahir melalui operasi caesar. Dokter dapat memberikan saran tentang cara untuk meningkatkan kekebalan tubuhnya.
Demikian efek samping operasi caesar pada sistem imun dan kesehatan bayi baru lahir. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
BAB Terasa Sakit Setelah Operasi Caesar? Ini Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
8 Makanan yang Perlu Bunda Hindari setelah Melahirkan secara Caesar
Vagina Terasa Nyeri meski Melahirkan secara Caesar? Normal kok Bun
4 Tips Mempercepat Pemulihan Luka Operasi Caesar, Salah Satunya 'Puasa' Seks
4 Produk untuk Merawat Luka Sayatan Operasi Caesar agar Cepat Sembuh
TERPOPULER
9 Kebiasaan Orang yang Memiliki Sifat Pemarah Menurut Studi Psikologi
Dian Sastro hingga Anji, 5 Artis Indonesia dengan Anak Penyandang Autisme
Golongan Darah Ini Berisiko Tinggi Alami Stroke Sebelum Usia 60 Tahun, Simak Faktanya!
Golongan Darah Ini Berisiko Tinggi Terkena Stroke Dini Menurut Studi Terbaru
Jennifer Coppen & Justin Hubner Bagikan Foto Prewed Jelang Nikah, Berbalut Busana Jawa
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kompor Listrik yang Awet dan Cocok untuk Dapur Modern
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak, Sudah Coba Bunda?
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Enam Minggu Sebelum Harry Lahir, Putri Diana Sebut Ini Masa Paling Dekat dengan Raja Charles
9 Kebiasaan Orang yang Memiliki Sifat Pemarah Menurut Studi Psikologi
Bayi Prematur Rentan Mengalami Gangguan Jantung, Kenali Tanda hingga Perawatan yang Tepat
Golongan Darah Ini Berisiko Tinggi Terkena Stroke Dini Menurut Studi Terbaru
Dian Sastro hingga Anji, 5 Artis Indonesia dengan Anak Penyandang Autisme
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Tangis Ammar Zoni Bacakan Pledoi di Sidang, Kenang Ayah hingga Minta Maaf ke Anak
-
Beautynesia
4 Zodiak Paling Loyal yang Bisa Memberikan Kontribusi Besar di Kantor
-
Female Daily
Shin Hye Sun dan Gong Myoung Dipertemukan di Drakor Romantis ‘Filing for Love’!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Dari Tenun Sisa Jadi Koleksi Bermakna Demi Dukung Pendidikan Anak Indonesia
-
Mommies Daily
Pemerintah Tetapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN dan Swasta, Ini 7 Tips biar Tetap Produktif!