KEHAMILAN
Apakah Minum Antibiotik Bisa Mengganggu Kesuburan? Simak Faktanya Bun
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Kamis, 05 Mar 2026 15:40 WIBBelakangan, menyebar kekhawatiran mengengani efek antibiotik yang disebut dapat mengganggu kesuburan. Lalu, bagaimana pengaruh antibiotik pada proses kehamilan?
Antibiotik masih menjadi obat ampuh untuk mengatasi infeksi akibat bakteri, Bunda. Antibiotik bekerja dengan membunuh bakteri atau menghentikan perkembangbiakannya, Bunda.
Hingga kini, sudah banyak studi meneliti manfaat dan efek samping dari penggunaan antibiotik. Salah satu yang mencuri perhatian adalah penggunaan antibiotik yang kerap dikaitkan dengan kesuburan.
Lantas, apakah minum antibiotik bisa memengaruhi kesuburan dan peluang untuk hamil? Simak penjelasan dari Bubun berikut ini ya!
Hubungan antibiotik dan kesuburan perempuan
Sebuah studi yang diterbitkan di eClinical Medicine pada tahun 2024 menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik ternyata bisa berdampak pada kesuburan. Hal itu lantas menimbulkan kekhawatiran bahwa obat-obatan ini mungkin dapat mengganggu sistem reproduksi.
"Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa antibiotik tertentu dapat memengaruhi fungsi reproduksi, tetapi efeknya sangat bervariasi tergantung pada obat dan situasinya," kata asisten profesor klinis dan direktur medis di Fertility Preservation Program di University of North Carolina School of Medicine, Lisa Marii Cookingham, MD, dikutip dari Everyday Health.
Dalam studi tersebut, mengonsumsi antibiotik beberapa bulan atau minggu sebelum kehamilan disebut juga bisa meningkatkan risiko infertilitas, keguguran, dan cacat lahir. Secara spesifik, para peneliti menemukan risiko ini terkait dengan golongan antibiotik yang dikenal sebagai mikrolida dan sulfonamida, serta antibiotik trimetoprim.
Meski ada penelitian yang mengaitkannya, para ahli kesuburan tidak menganggap penggunaan antibiotik sebagai risiko besar bagi orang yang sedang berusaha untuk hamil. Cookingham mengatakan bahwa pasangan yang sedang promil tidak disarankan untuk menghindari antibiotik yang telah diresepkan oleh dokter.
"Saya lebih khawatir tentang perempuan yang membaca [tentang] ini dan takut menggunakan antibiotik yang sebenarnya dibutuhkan. Ada risiko kesehatan yang sangat nyata dan signifikan jika seseorang tidak mengobati infeksi bakteri," ungkap ketua dan profesor madya praktik farmasi di Butler University College of Pharmacy di Indianapolis, Veronica Vernon, PharmD.
Beberapa studi sejauh ini tidak meneliti lebih jauh tentang kondisi yang dialami peserta dengan konsumsi antibotik. Misalnya, seseorang yang terkena infeksi menular seksual (IMS) bisa sulit untuk hamil meski sedang mengonsumsi antibiotik.
"Jika seseorang sedang diobati untuk IMS, maka kemungkinan besar IMS tersebut menyebabkan masalah kesuburan dan bukan karena penggunaan antibiotik," ungkap Vernon.
Selain penelitian tersebut, studi lain juga pernah mengaitkan konsumsi antibiotik dengan kesuburan perempuan, Bunda. Studi yang diterbitkan di Frontiers in Cellular and Infection Microbiology tahun 2025 menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik dapat mengganggu mikrobioma vagina, sehingga berpotensi berdampak pada kesuburan.
Perlu diketahui, mikrobioma vagina terdiri dari mikroorganisme 'normal', yang hidup di saluran genital perempuan. Mikroorganisme ini dapat terpengaruh oleh antibiotik.
"Antibiotik mengubah mikrobioma usus dan vagina, yang dapat memengaruhi metabolisme hormon, termasuk bagaimana hormon estrogen diproses dalam tubuh," ujar Cookingham.
"Beberapa antibiotik juga dapat memengaruhi jalur inflamasi yang penting untuk implantasi embrio. Tetapi efek ini tidak universal dan banyak antibiotik tampaknya netral atau bahkan protektif dalam beberapa penelitian."
Jenis antibiotik yang sebaiknya dihindari saat promil
Penggunaan antibiotik selama program hamil sebaiknya dikonsultasikan oleh dokter ya, Bunda. Pasalnya, ada beberapa jenis antibiotik yang sebaiknya dihindari saat promil karena bisa memengaruhi kesuburan.
Berikut jenis antibiotik yang harus dihindari atau digunakan dengan sangat hati-hati selama kehamilan atau saat mencoba untuk hamil:
- Animoglikosida: dapat menimbulkan risiko tuli permanen pada janin.
- Fluorokuinolon: dapat menyebabkan masalah ginjal, jantung, dan sistem saraf pusat pada janin.
- Lipoglikopeptida: dapat meningkatkan risiko cacat perkembangan.
- Makrolida dan sulfonamida: telah dikaitkan dengan cacat lahir dan keguguran.
- Tetrasiklin: dapat membahayakan janin dan menyebabkan perubahan warna gigi.
Antibiotik pada kesuburan laki-laki
Selain pada perempuan, penggunaan antibiotik juga dapat memengaruhi kesuburan laki-laki. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Environment International tahun 2024 menunjukkan bahwa sperma mungkin dapat terpengaruh oleh paparan antibiotik. Namun karena sperma beregenerasi dengan cepat, paparan antibiotik kemungkinan tidak akan memiliki efek jangka panjang.
"Itu tergantung pada bagaimana dan kapan laki-laki menggunakannya. Tetapi, sperma beregenerasi setiap dua setengah hingga tiga bulan, jadi efek negatif apa pun hanya akan bersifat sementara," kata spesialis endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Island Fertility, Stony Brook Medicine di Commack, New York., Bradley Trivax, MD.
Demikian serba-serbi penggunaan antibiotik dan pengaruhnya pada kesuburan perempuan dan laki-laki. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Program Hamil, Berapa Kali Berhubungan Intim dalam Seminggu?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Benarkah Minum Antibiotik Bisa Pengaruhi Kesuburan Bikin Susah Hamil? Ini Kata Pakar
7 Makanan yang Dilarang Selama Program Hamil, Hindari Dulu Bun
7 Makanan Penambah Sperma, Bantu Sukseskan Program Hamil
Cara Mengonsumsi Buah Zuriat untuk Promil, Ayah Juga Perlu Tahu Lho
TERPOPULER
Ira Swara Ungkap Ekonominya Pernah Terpuruk, Suami Jadi Driver Online hingga Cicil Beras untuk Bertahan Hidup
3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari
Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?
4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26
Cara Mengenali Anak yang Sedang Mengalami Masalah Emosional & Mungkin Butuh Bantuan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ira Swara Ungkap Ekonominya Pernah Terpuruk, Suami Jadi Driver Online hingga Cicil Beras untuk Bertahan Hidup
3 Resep Peyek Kacang Renyah Tahan Lama, Anti Gagal dan Kriuk Sepanjang Hari
Kaitan Antara Berat Badan dan Pil KB Darurat, Benarkah Bisa Bikin Tubuh Langsing?
4 Ciri Kepribadian Menarik Orang yang Lahir di Tanggal 26
Tips Makeup 5 Menit buat Antar Anak Sekolah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Filter Air Purifier Original vs Kompatibel, Beneran Beda atau Cuma Beda Harga?
-
Beautynesia
Mengenal Cycle Syncing: Cara Menyesuaikan Pola Makan dan Olahraga Sesuai Siklus Menstruasi
-
Female Daily
Mau Raih Berat Badan Ideal dengan Cara Sehat? Diet Saja Nggak Cukup!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Kontroversi Robot Humanoid Tampil di Fashion Show, Banjir Kritik
-
Mommies Daily
Mau Eksplor BSD? Ini 10+ Restoran, Cafe, dan Tempat Seru untuk Weekend