KEHAMILAN
Kisah Sedih Bunda 11 Hamil dan 5 Kali Keguguran, Kini Mengandung dengan Rasa Cemas
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Sabtu, 25 Apr 2026 11:00 WIBTak dipungkiri lagi, dua garis pada test pack merupakan kabar paling membahagiakan bagi para pejuang garis dua. Tapi bagi sebagian perempuan, momen itu justru datang bersama rasa takut yang diam-diam menghantui.
Sebab, perempuanlah yang mengandung hingga melahirkan. Selama proses itu juga, janin dalam kandungan juga harus dijaga ekstra hati-hati agar dapat lahir dengan sehat dan selamat.
Bagi sebagian perempuan, perjalanan tersebut justru menganggapnya sebagai luka, kehilangan, dan rasa takut yang tidak terlihat. Seperti kisah seorang ibu yang telah hamil 11 kali, namun harus mengalami 5 kali keguguran. Kisah nyata ini dikutip dari Channel News Asia yang mengungkap pengalaman seorang ibu yang selalu dihantui rasa cemas saat menjalani kehamilan.
Kebahagiaan yang datang bersama ketakutan
Awalnya, kabar kehamilan selalu menjadi momen yang ditunggu. Tapi setelah berulang kali mengalami kehilangan, perasaan itu berubah.
“Banyak orang mungkin mengenal saya sebagai ibu dari lima anak. Tidak banyak yang tahu bahwa saya kehilangan bayi lagi Juni lalu, ketika saya hamil 20 minggu,” ungkap Kelly, ibu 5 anak tersebut.
“Ketika kami mengetahui saya hamil pada Februari 2025, saya harus mengakui bahwa saya sangat takut. Kehidupan dengan lima anak sangat melelahkan – dan masih tetap melelahkan dalam banyak hal. Saya sangat menyukai memiliki keluarga besar, tetapi pada awal tahun 2025, saya stres, cemas, dan lelah sepanjang waktu karena harus mengatur semua hal yang harus saya tangani,” sambungnya.
Bagi Bunda dalam kisah ini, kehamilan bukan lagi sekadar kabar bahagia. Setelah mengalami Keguguran hingga lima kali, setiap garis dua yang muncul justru membawa perasaan yang jauh lebih kompleks.
“Saya sama sekali tidak siap untuk menambah anak lagi dalam keluarga. Meskipun demikian, saya berharap kami bisa menemukan solusi, seperti yang selalu kami lakukan,” tuturnya.
Luka yang tidak terlihat dari keguguran
Bunda 5 anak itu pun melakukan pemeriksaan USG 20 minggu calon anak keenamnya. Ia mengaku rasanya sangat merepotkan untuk menyesuaikannya dengan jadwalnya mengurus kelima anaknya yang sudah sangat padat.
Saat di USG, ia merasakan ada keganjalan dan perbedaan dalam kehamilannya dengan kehamilan kelima anaknya sebelumnya. Dugaannya pun dibuktikan oleh pernyataan dokter kandungan.
Sonografer meletakkan alat USG di perut saya. Layar menyala dengan keheningan yang menakutkan. Saya pikir itu aneh. Dengan kelima anak saya, hasil USG menunjukkan gerakan kecil yang muncul saat masing-masing bayi saya menyambut saya. Tidak ada irama yang kuat dan berdesir. Tidak ada garis merah dan biru yang menunjukkan darah bergerak antara plasenta dan bayi. Tidak ada tanda-tanda kehidupan sama sekali,” ujar Kelly.
“Petugas USG duduk kembali dan mengatakan sesuatu tentang memanggil seorang kolega untuk 'memeriksa sesuatu'. Tapi aku sudah tahu apa yang terjadi, bayi kami telah meninggal,” sambungnya.
Dari 11 kehamilanya tersebut, lima di antaranya berakhir dengan keguguran. Meskipun begitu, itu tidak pernah menjadi lebih mudah.
“Saya menghabiskan beberapa minggu setelah keguguran terakhir saya dengan menangis tiba-tiba dan tak terkendali di waktu dan tempat yang acak. Itu terjadi hampir setiap kali saya memikirkan bayi saya yang hilang, saat mengemudi, saat berjalan ke supermarket, dan terutama larut malam setelah semua orang tidur,” ungkap Kelly.
Mengalami keguguran bukan hanya kehilangan secara fisik, tapi juga emosional. Dalam dunia medis, keguguran atau Keguguran terjadi sebelum usia kehamilan 20 minggu. Namun dampaknya bisa jauh lebih dalam dari yang terlihat. Banyak ibu yang mengalami rasa sedih mendalam, rasa bersalah atau menyalahkan diri sendiri dan ketakutan untuk hamil kembali.
Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa hampir semua perempuan yang mengalami keguguran akan melalui proses grief (duka) yang sangat personal dan bisa berlangsung lama.
Kenapa rasa cemas itu wajar?
Kehilangan kehamilan bukan hanya peristiwa medis, tapi juga pengalaman emosional yang dalam. Saat hal itu terjadi, tubuh dan pikiran Bunda 'merekam' rasa sakit tersebut. Secara alami, otak akan mencoba melindungi diri dari kemungkinan terburuk yang sama.
Akibatnya, di kehamilan berikutnya, Bunda bisa merasa lebih mudah khawatir, lebih sensitif terhadap perubahan tubuh dan sulit merasa benar-benar tenang. Ini adalah bentuk mekanisme perlindungan diri.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ibu yang pernah mengalami keguguran memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecemasan, depresi, bahkan trauma pada kehamilan berikutnya. Sebuah studi dalam jurnal medis menemukan bahwa sekitar 32,5 persen perempuan mengalami kecemasan setelah kehilangan kehamilan dan banyak di antaranya juga mengalami stres emosional dalam beberapa minggu pertama.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa 18–32 persen perempuan mengalami gangguan kecemasan dalam 1–2 bulan setelah keguguran. Artinya, rasa cemas yang muncul bukan hal yang jarang terjadi, justru cukup umum.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Risiko Keguguran Bisa Turun dari Keluarga? Ini Faktanya, Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
9 Penyebab Keguguran, dari Faktor Genetik hingga Penyakit Kronis
Yuk, Bunda Lakukan Ini Usai Keguguran Supaya Cepat Pulih
Perlukah Menjalani Kuret Setelah Keguguran?
Bisakah Bunda Keguguran Tanpa Mengalami Pendarahan?
TERPOPULER
4 Bulan Kelahiran yang Punya Kepribadian Unik dan Susah Ditebak
11 Ucapan Sehari-hari yang Bikin Kamu Terdengar Lebih Berkelas Menurut Pakar
7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna
Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil
Momen Putri Sulung Ersa Mayori Lulus Jadi Sarjana Teknik ITB, Intip Potretnya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Slow Juicer Tanpa Ampas, Cocok untuk Pencinta Jus Segar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Film Bruce Lee Rating Tertinggi yang Wajib Ditonton Sekali Seumur Hidup
11 Ucapan Sehari-hari yang Bikin Kamu Terdengar Lebih Berkelas Menurut Pakar
4 Bulan Kelahiran yang Punya Kepribadian Unik dan Susah Ditebak
7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna
Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ternyata Ada Power Bank Untuk Laptop? Cek Di Sini
-
Beautynesia
Perbedaan Tanggal Kedaluwarsa dan Best Before pada Makanan yang Wajib Diketahui
-
Female Daily
ROSÉ Comeback Lewat “new trick”, Tampil Playful dengan Nuansa Pop-Rock dan Visual 2000-an
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 21 September: Taurus Ada Harapan, Gemini Hadapi Gunjingan
-
Mommies Daily
Rekomendasi Film Jepang Dewasa untuk Ditonton Bareng Pasangan, Biar Makin Intim