HaiBunda

MENYUSUI

3 Jenis Puting, Berbeda-beda Tapi Bisa ASI Juga

Zika Zakiya   |   HaiBunda

Rabu, 27 Mar 2019 15:08 WIB
Ilustrasi jenis puting/ Foto: Istock
Jakarta - Sama seperti manusia yang memiliki ragam jenis ras dan warna kulit, jenis puting tiap Bunda ternyata juga berbeda. Dalam kaitannya dengan menyusui, ada tiga jenis puting yakni normal, rata (flat), dan terbalik (inverted).

Meski berbeda, ketiganya bisa digunakan untuk menyusui. Paling mudah untuk menyusui adalah puting normal. Sedangkan puting rata dan terbalik harus melakukan beberapa usaha tambahan agar si kecil bisa menyusui dengan nyaman.


Adapun ketiga jenis puting itu jika dijabarkan sebagai berikut;


1. Puting normal

Ilustrasi payudara Foto: iStock

Puting normal memiliki bentuk yang mengacung ke atas dan terlihat. Ia mencuat beberapa milimeter dari areola dalam keadaan normal. Dilansir Jezebel, puting normal akan lebih menonjol lebih jauh saat ada stimulasi macam perubahan suhu atau rangsangan sentuhan.


"Puting normal adalah tempat bayi mengisap. Mengisap tidak hanya putingnya saja tapi juga masuk ke wilayah areola," ujar dr.Boy Abidin SP.OG dari program Dr.Oz Indonesia.

2. Puting rata

Ilustrasi payudara Foto: iStock

Flat nipple atau puting rata berwujud hampir merata dengan aerola. Dikutip dari Medela.com, puting rata bahkan tidak akan mengacung jika diberi stimulasi.

Jika Bunda memiliki puting seperti ini, disarankan memakai breast pump untuk menarik puting keluar. Atau bisa juga menggunakan alat pengisap lain bahkan juga bisa dengan tangan Bunda.


Saat menyusui pun usahakan Bunda selalu menekan payudara dengan jari telunjuk dan tengah untuk membentuk 'V' di puting. Bisa juga dengan menggunakan jari telunjuk dan jempol sehingga membentuk huruf 'C'. Kesemuanya dilakukan agar puting bisa diisap sempurna oleh si kecil.

3. Puting Inverted (terbalik)

Ilustrasi puting Foto: iStock

Dikatakan dr.Alberta Claudia, puting inverted atau masuk ke dalam masih tetap bisa untuk menyusui.

"Masih bisa menyusui, tapi akan lebih sulit. Tapi, produksi ASI-nya pun juga tidak akan berpengaruh," ujar Claudia, yang juga memandu program dr.Oz Indonesia.

Usaha menarik puting inverted bisa Bunda lakukan hampir sama dengan puting rata. Namun, jika kesemua usaha masih gagal, Sioned Hilton sebagai pakar laktasi dari Inggris Raya menyarankan untuk pompa ASI.

Ilustrasi puting inverted Foto: HaiBunda

Sebab, mau usaha sekeras apapun tapi jika tidak berhasil, tujuan utamanya adalah memberi asupan gizi si kecil. "Peras (ASI) eksklusif, jadi bayi Bunda punya ASI perah setiap saat dia diberi makan," ujar Hilton.

Nah, yang manakah jenis puting Bunda? Coba dilihat dulu secara kasat mata soal puting yang Bunda miliki. Tapi, jika Bunda masih ragu apa jenis puting yang dimiliki, simak penjabarannya dari video berikut:

[Gambas:Video 20detik]

(ziz/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sosok Wang Hong, Peraih Penghargaan Matematika Tertinggi yang Punya Gaya Tak Biasa

Mom's Life Azhar Hanifah

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Ditetapkan, Cek Daftar Tanggal Merah hingga Long Weekend

Mom's Life Tim HaiBunda

Keseruan Geng Mona Ratuliu hingga Meisya Siregar Girls Trip ke Bandung

Mom's Life Amira Salsabila

Sosok Christina Pusporini Messakh, Istri Menkeu Baru Suahasil Nazara yang Gantikan Purbaya

Mom's Life Annisa Karnesyia

Ragam Tarian Tradisional dari Tiap Provinsi di Indonesia untuk Dipelajari Anak Sekolah

Parenting Dilla Atqia Rahmah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Janin Berukuran Kecil saat Lahir Bikin Prestasi Akademiknya Lebih Rendah di Masa Depan, Benarkah?

3 Resep Rendang Jengkol Empuk dan Tidak Bau, Bumbunya Meresap Sempurna

Sosok Wang Hong, Peraih Penghargaan Matematika Tertinggi yang Punya Gaya Tak Biasa

Ragam Tarian Tradisional dari Tiap Provinsi di Indonesia untuk Dipelajari Anak Sekolah

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Ditetapkan, Cek Daftar Tanggal Merah hingga Long Weekend

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK