HaiBunda

MENYUSUI

Cara Mengatasi Abses Payudara yang Sering Dialami Ibu Menyusui

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Rabu, 28 Aug 2019 16:28 WIB
Ilustrasi abses payudara ibu menyusui/ Foto: iStock
Jakarta - Puting lecet jadi hal yang lumrah dialami ibu menyusui. Rasa sakit bertambah parah kalau Bunda juga mengalami mastitis.

Selain dua permasalahan itu, abses payudara juga sering dikeluhkan oleh ibu-ibu menyusui lainnya. Bunda pernah mengalaminya juga?

Duh, rasanya pasti enggak nyaman banget kan, Bun, kalau terserang abses payudara. Bukan hanya urusan menyusui yang terganggu tapi juga kenyamanan di area payudara ikut terganggu.


Dr Wendy R. Greene, Director of Acute and Critical Care Surgery dari Emory University, Atlanta mengatakan, abses payudara membuat ibu merasa tidak nyaman.

Ilustrasi abses payudara ibu menyusui/Foto: iStock
"Mereka akan merasakan gejala seperti flu, ditambah adanya benjolan hangat, merah, dan lembut di payudara. Selain itu, ibu yang berusia di atas 30 tahun paling berisiko, terutama jika mereka sudah melewati usia kehamilan 40 minggu," katanya, dikutip dari laman Mdedge.

Perlu Bunda tahu, abses payudara merupakan kumpulan nanah lokal di jaringan payudara yang biasanya disebabkan infeksi bakteri. Infeksi payudara ini termasuk juga mastitis dan abses payudara, Bun, yang kerap terjadi pada wanita berusia 15 hingga 45 tahun, seperti dikutip dari laman Mydr.

Beberapa gejala abses payudara yang biasanya muncul yakni pembengkakan atau benjolan di area payudara, nyeri pada payudara, kemerahan, demam, dan otot terasa sakit.

Hmm, kalau sudah terserang abses payudara rasanya nano-nano banget kan, Bun. Mau menyusui salah, tapi tidak menyusui pun bukan pilihan terbaik.

Nah, ketimbang berlarut-larut rasa sakit yang dirasakan, sebaiknya Bunda segera memeriksakan hal tersebut ke dokter. Biasanya, dokter akan menanyakan tentang gejala yang Bunda rasakan dan melakukan pemeriksaan fisik.

Jika abses payudara mencurigakan, dokter akan merekomendasikan untuk melakukan USG dan scan payudara. Selain itu, abses payudara juga sering dikeringkan dengan jarum pada saat pemindaian dan cairan yang dikeringkan dapat diuji untuk diketahui apakah terindikasi infeksi bakteri atau masalah lainnya.

Perawatan lainnya yang diberikan untuk abses payudara biasanya disertakan pula antibiotik, pengangkatan nanah dengan operasi dan perawatan sendiri. Dalam hal ini, antibiotik memang diperlukan untuk mengobati infeksi yang menyebabkan abses payudara.

Kemudian, dokter juga akan menyarankan Bunda untuk banyak beristirahat dan minum banyak cairan agar lekas pulih. Untuk mengurangi nyeri payudara, Bunda juga dapat melakukan kompres dingin dimana dapat membantu mengurangi rasa sakit yang tidak nyaman pada payudara.

Semoga membantu, Bun.

Cari tahu juga yuk, Bun, tips meningkatkan produksi ASI, dalam video berikut:

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Karakteristik Anak Gen Beta dan Cara Mendidiknya, Disebut Lebih Cepat Beradaptasi

Parenting Kinan

Bukan cuma Soal Uang, Ini 7 Hal yang Dimiliki Orang dengan Hidup Bahagia

Mom's Life Melly Febrida

Mengenal Cyclospora Skinny, Tren Diet Ekstrem yang Bikin Orang Sengaja Diare demi Kurus

Mom's Life Arina Yulistara

150 Nama Bayi Terinspirasi Langit dan Artinya untuk Anak Laki-laki dan Perempuan

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Mengenal Kondisi Vasospasme, Puting Sakit saat Menyusui

Menyusui Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa

Ciri-Ciri Anak Alami Anemia & Cara Mengatasinya, Bunda Perlu Tahu

Studi Terbaru Ungkap Potensi Kesehatan Mental Ayah Memburuk usai Kelahiran Anak

Bukan cuma Soal Uang, Ini 7 Hal yang Dimiliki Orang dengan Hidup Bahagia

7 Karakteristik Anak Gen Beta dan Cara Mendidiknya, Disebut Lebih Cepat Beradaptasi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK