sign up SIGN UP search


menyusui

10 Makanan Pemicu Kembung pada Bayi yang Sebaiknya Ibu Menyusui Hindari

Ratih Wulan Pinandu Jumat, 12 Jun 2020 16:25 WIB
pasta caption
Jakarta -

Perut yang banyak mengandung gas akan memuat bayi merasa tidak nyaman. Itu sebabnya, ibu menyusui sangat disarankan untuk hati-hati memilih makanan. Sebab, menurut Dr. Zubaida Sadik, dokter anak bersertifikat di Freehold, New Jersey, makanan yang Bunda konsumsi akan ikut dimakan si kecil.

"Secara umum kami menyarankan semua ibu menyusui menghindari makanan yang bisa memicu gas," terang Sadik dilansir Mom.

Beberapa makanan seringkali tidak disadari sebagai penyebab perut anak kembung. Hal itu membuat ibu menyusui kerap mengonsumsinya karena dianggap sebagai makanan yang sehat seperti di antaranya di bawah ini:


1. Brokoli

Brokoli memang menawarkan vitamin dalam dosis sehat. Tapi ternyata, brokoli mengandung serat yang tidak cepat dicerna usus, sehingga sulit dicerna. Faktanya, brokoli tidak hancur sampai melewati usus besar yang merupakan tempat berkembangnya gas.

2. Kacang dan lentil

Gula hadir dalam kandungan kacang dan lentil, di samping kandungan serat yang tinggi. Sehingga dapat menyebabkan kembung. Mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti ini lebih dari sekali seminggu, dapat menyebabkan produksi gas berlebihan baik untuk Bunda maupun si kecil.

3. Hidangan panas dan pedas

Ibu menyusui dilarang makan panas dan pedas? Ternyata pendapat ini enggak salah sepenuhnya lho, Bunda. Tapi, dalam artian makanan panas karena mengandung rempah-rempah di dalamnya ya, Bunda. Bukan panas setelah dimasak.

Rempah-rempah dapat meningkatkan asam lambung dan menyebabkan bayi kembung. Secara khusus, Sadik merekomendasikan ibu menyusui untuk menghindari bubuk bawang, lada hitam, dan saus lobak.

Red roses and chocolate candy on a wooden tableMakanan yang harus dihindari ibu menyusui/ Foto: iStock

4. Cokelat

Cokelat dapat menyebabkan gas berlebihan pada bayi ketika ibu menyusui mengonsumsinya secara berlebihan. Kandungan kafein yang tinggi menjadi salah satu yang harus dihindari dari cokelat.

5. Jus jeruk

Kandungan asam yang tinggi dalam jus jeruk dapat mengiritasi sistem pencernaan bayi yang berkembang. Lebih baik membatasi asupan jus jeruk seminggu sekali. Begitu pula dengan suplemen diet yang bisa diganti dengan buah-buahan segar yang mengandung vitamin C.

6. Yogurt

Home made yogurt in clay potMakanan yang harus dihindari ibu menyusui/ Foto: iStock

Melansir Nursingmoms, ternyata protein susu yang sudah difermentasi seperti yogurt sulit dicerna bayi. Susu fermentasi tanpa enzim yang tepat akan membuatnya susah dicerna tubuh bayi.

Ibu menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi yogurt karena laktosa yang sudah dalam bentuk fermentasi tidak hanya menyebabkan kembung tapi juga bikin diare.

7. Mentega

Lemak hewani dalam mentega dapat menyebabkan gas untuk si kecil. Selain laktosa yang ditemukan dalam mentega, ditemukan juga tingkat lemak yang tinggi.

Bayi belum siap mentolerir laktosa, mereka juga belum siap mencerna lemak hewani dalam konsentrasi tinggi di tahun pertama kehidupannya.

8. Roti gandum putih

Makanan yang tinggi mengandung serat menjadi gas yang baik untuk ibu dan anaknya. Namun, roti yang terbut dari gandum putih jadi lebih sulit dicerna daripada jenis gandum lainnya. Jika bayi memiliki sensivitas terhadap gluten, gandum seharusnya tidak menjadi pilihan diet ibu menyusui.

9. Pasta

Pasta menjadi salah satu makanan yang sebaiknya dihindari karena biasanya terbuat dari gandum putih. Sama halnya seperti roti. Kecuali Bunda bisa membuat pasta tanpa gluten.

10. Saus pedas

Saus pedas dapat menyebabkan gas untuk bayi baru lahir karena pencernaannya yang belum siap menerimanya. Sebagian besar saus cabai pedas mengandung capsaicin yang menyebabkan mulas. Selain itu, dapat memperlambat sistem pencernaan yang akan membuat bayi mengalami refluks gas atau asam.

Semoga membantu!

Simak juga yuk menu sarapan untuk ibu menyusui dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi