sign up SIGN UP search


menyusui

Aturan Bunda Menyusui Makan Pedas agar Tak Sebabkan Bayi Diare

Melly Febrida Selasa, 13 Apr 2021 21:14 WIB
Young mother breastfeeding her baby boy in public while sitting in a cafe caption

Bunda menyusui sebaiknya menghindari beberapa makanan, agar tidak mengganggu kenyamanan bayi lewat ASI yang diminumnya. Makanan yang banyak mengandung gas menjadi salah satu asupan yang sebaiknya dihindari. Lalu, bagaimana dengan makanan pedas?

Apakah Bunda menyusui masih boleh makan makanan pedas? Biasanya, para orang tua mengingatkan Bunda agar tak mengonsumsi makanan pedas. Alasannya, takut bayinya mencret-mencret.

Dr Meta Hanindita, Sp.A(K) dalam Mommyclopedia, Tanya Jawa Tentang Nutrisi di 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak, mengatakan bahwa Bunda menyusui boleh mengonsumsi makanan pedas, tapi coba sedikit dulu.


Banner Menu Sahur

"Ada beberapa bayi yang sangat sensitif terhadap capsaicin (zat yang terkandung dalam cabai) sehingga diare setelah ibu makan makanan pedas. Jika bayi tidak ada masalah dengan hal itu, silakan saja," ujar Meta.

Sementara itu, Debra Rose Wilson, psikolog kesehatan dan perawat, mengatakan Bunda menyusui bisa menyantap makanan pedas.   Belum ada bukti yang menunjukkan bahwa makanan pedas harus dihindari demi bayi, baik selama kehamilan atau menyusui.

Namun, Wilson mengingatkan apabila Bunda khawatir dengan reaksi dari makanan pedas, pertimbangkan kembali. Apabila Bunda rutin mengonsumsi rasa yang lebih pedas tanpa masalah, Bunda bisa menikmatinya dan memilih makanan sehat seperti yang diinginkan.

"Namun, jika Anda mengalami sakit maag atau sakit perut setelah makan makanan tertentu, pertimbangkan apakah makan saat ini sepadan dengan ketidaknyamanan Anda ke depannya.  Makanan yang Anda makan selama menyusui harus menjadi pilihan sehat yang membuat Anda merasa baik," kata Wilson dilansir Health Line.

Sebenarnya, yang menjadi perhatian ketika Bunda makan makanan pedas itu yakni keselamatan bayi. Wilson mengimbau Bunda menyusui untuk tidak menjatuhkan makanan pedas apapun ketika menyusui bayinya di waktu yang bersamaan. 

Sebelumnya, pernah ada penelitian yang menunjukkan bahwa bayi yang terpapar berbagai rasa melalui cairan ketuban selama kehamilan, dan setelah lahir ketika ASI sebenarnya lebih terbuka untuk menerima berbagai rasa begitu mereka mulai makan makanan padat.

Kalau makanan pedas tak masalah dikonsumsi Bunda menyusui, ada beberapa makanan lain yang harus dihindari karena alasan tak aman di luar rasanya, yakni ikan yang mengandung merkuri tinggi dan alkohol.

Selain itu, Bunda menyusui lebih disarankan untuk menghindari konsumsi kafein berlebihan. Ingat ya, Bunda tidak boleh minum lebih dari 300 mg kafein per hari, yang setara dengan dua atau tiga cangkir kopi. Begitu juga dengan suplemen herbal kecuali jika diizinkan oleh profesional medis.

Dokter mungkin juga menyarankan Bunda untuk memeriksa makanan yang Bunda konsumsi jika si kecil menunjukkan tanda-tanda alergi atau sensitivitas makanan.

Kekhawatiran yang mungkin terjadi mungkin termasuk:

Eksim

Tinja berdarah

Muntah

Diare

Gatal-gatal

Sembelit

Mengi

Rewel

Gas yang berlebihan

"Jika bayi Anda mengalami salah satu dari gejala ini, inilah saatnya menghubungi dokter anak Anda," kata Wilson.

Selain makanan yang harus dihindari, penting juga nih, Bunda, menyimak cara memperbanyak ASI saat sedang menstruasi seperti di video berikut ini:

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi