HaiBunda

MENYUSUI

3 Ketentuan Pemberian MPASI pada Bayi Usia 9-12 Bulan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 11 Jul 2020 08:04 WIB
[Sabtu] 3 Ketentuan Pemberian MPASI pada Bayi Usia 9-12 Bulan/ Foto: iStock
Jakarta -

Makanan pendamping air susu ibu (MPASI) sudah bisa diberikan sejak bayi berusia 6 bulan. Meski begitu, ketentuannya akan berbeda pada setiap tahap usia anak, Bunda.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), seiring bertambahnya usia bayi, konsistensi dan variasi makanan akan meningkat secara bertahap. Sama halnya pada bayi yang memasuki usia 9-12 bulan.

"Menjelang usia 8 bulan, sebagian besar bayi sudah bisa makan camilan khusus anak-anak. Menjelang usia 12 bulan, sebagian besar dari mereka dapat konsumsi jenis makanan seperti yang dikonsumsi orang dewasa," tulis WHO dalam laman resminya.


Salah satu alasan pemberian MPASI, yaitu karena bayi sudah belajar mengunyah. Menurut Dr.Soedjatmiko, Sp.A(K)., MSi, memasuki usia 6 bulan, bayi mulai bisa menelan makanan padat sehingga risiko tersedak berkurang.

"Keterampilan makan ini perlu dilatih dan dikembangkan sejak usia 6 bulan," ujar pria yang akrab disapa Miko ini mengutip bukunya Cara Praktis Membentuk Anak Sehat, Tumbuh Kembang Optimal, Kreatif, dan Cerdas Multipel.

Ilustrasi Ibu Menyusui/ Foto: iStock

Pemberian MPASI pada bayi usia 9-12 bulan tentu memiliki komposisi dan frekuensi yang berbeda dengan usia 6 bulan atau lebih dari 1 tahun. Dilansir laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berikut 3 ketentuan pemberian MPASI pada bayi usia 9-12 bulan:

1. Terus berikan ASI sesuai permintaan anak, karena ASI memenuhi separuh kebutuhan energi anak usia 9-12 bulan.

2. Pemberian ASI secara rutin akan membantu menjaga kesehatan dan kekuatan anak.

3. Ketika memberikan MPASI, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut:

- Banyaknya energi tambahan yang diperlukan dari MPASI adalah sebanyak 200 kilo kalori per hari.

- Tahap perkembangan bayi, misalnya sudah dapat merapatkan bibir, menggigit makanan, mengatakan sesuatu secara spesifik, dan menunjukkan rasa lapar.

- Frekuensi pemberian MPASI 3 hingga 4 kali makan dan 1 sampai 2 kali selingan setiap hari.

- Jumlah MPASI yang diberikan adalah setengah mangkuk berukuran 250ml.

- Tekstur MPASI berupa makanan yang dicincang halus, kasar, atau makanan yang dapat dipegang oleh anak (finger foods).

- Ibu sebaiknya bersabar dan memberikan dorongan agar bayi baru makan.

- Tidak memaksa anak untuk makan.

- Gunakan mangkuk khusus dengan ukuran 250 ml untuk memastikan jumlah asupan sesuai.

Simak juga jenis ikan pengganti salmon untuk menu MPASI, di video berikut:

(ank/kuy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK