HaiBunda

MENYUSUI

Alasan Memompa ASI Harus Dilakukan Sesegera Mungkin Usai Menyusui

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Senin, 21 Sep 2020 11:06 WIB
Alasan Memompa ASI Harus Dilakukan Sesegera Mungkin Usai Menyusui/ Foto: iStock
Jakarta -

Sebagian Bunda memilih memompa ASI, untuk meningkatkan produksi air susunya atau menyetok ASIP. Tapi, tak semua ibu menyusui paham cara memompa ASI yang baik.

Ternyata, memompa ASI bagus dilakukan sesegera mungkin usai menyusui. Menurut seorang konselor pendidik laktasi bersertifikat Liza Janda, memompa dapat merangsang payudara dan mengirimkan pesan ke otak bahwa lebih banyak ASI dibutuhkan.

Kapan waktu yang tepat untuk memompa ASI? Sebenarnya ini tergantung kebutuhan Bunda. Menurutnya, memompa ASI setelah menyusui karena hanya sebagai tambahan bisa dilakukan jika Bunda benar-benar ingin meningkatkan suplai ASI


"Coba tingkatkan pasokan Anda hanya jika ada defisit," kata Liza, dikutip dari Romper.

Bagaimana kalau tidak? "Jika tidak, Anda mungkin akan mendapatkan kelebihan pasokan, dan itu dapat menyebabkan masalah lain," jawabnya.

Memompa ASI setelah menyusui kalau bukan untuk meningkatkan suplai lebih baik tidak dilakukan karena bisa berakhir pada pembengkakan. La Leche League melaporkan bahwa pembengkakan payudara tidak hanya menyakitkan, tetapi juga bisa menyebabkan mastitis, radang payudara yang dapat menyebabkan demam atau gejala mirip flu.

Nah, jika Bunda berencana untuk memompa setelah menyusui, Bunda harus mengatur waktunya dengan benar dan segera. "Semakin kosong payudaranya, semakin cepat mereka menghasilkan susu sehingga mereka harus siap untuk menyusui berikutnya," kata Andrea Tran, konsultan laktasi bersertifikat.

Kenapa harus segera dipompa setelah menyusui? Ini untuk memastikan bahwa bayi tidak kehilangan ASI dari menyusui berikutnya. Jadi ASI yang dipompa ini merupakan ASI yang tersisa di payudara yang belum terisap oleh bayi.

"Anda mengambil sisa ASI dari sesi sebelumnya, dan tidak mengonsumsi ASI pada sesi menyusui berikutnya. Meskipun Anda mungkin mendapat lebih banyak ASI jika Anda menunggu lebih lama, pada dasarnya Anda akan mengambil ASI dari makanan bayi Anda berikutnya dan itu bukan hal yang baik," kata Tran.

Jadi, jangan berharap untuk menghasilkan ASI bonus dalam jumlah banyak, saat pertama kali Bunda memompa ASI setelah menyusui.

Simak juga tips memperbanyak ASI pada saat menstruasi:



(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ingrid Kansil & Suami Kunjungi Sang Putri Kuliah S2 di Inggris, Tinggal di Apartemen Kecil

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ibu Hamil yang Sering Mencium Aroma Makanan Berlemak Bisa Memicu Obesitas Anak? Ini Faktanya

Kehamilan Indah Ramadhani

9 Jenis Pernikahan Terlarang dalam Islam

Mom's Life Arina Yulistara

7 Nama Bayi Ini Kini Mulai Ditinggalkan di 2026

Nama Bayi Angella Delvie & Fauzan Julian Kurnia

Potret 2 Anak Bunga Zainal yang Berprestasi, Si Sulung Raih Best Delegate di Harvard World Model UN

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Momen Nino Fernandez Telaten Urus Putrinya yang Baru Lahir

Ibu Hamil yang Sering Mencium Aroma Makanan Berlemak Bisa Memicu Obesitas Anak? Ini Faktanya

10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil

Ingrid Kansil & Suami Kunjungi Sang Putri Kuliah S2 di Inggris, Tinggal di Apartemen Kecil

JIS Sport Festival 2026, Hadirkan Ragam Olahraga hingga Ruang Berbagi Impian Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK