HaiBunda

MENYUSUI

Kebiasaan Makan Manis Ibu Menyusui Pengaruhi Perkembangan Kognitif Bayi

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Selasa, 13 Oct 2020 15:43 WIB
Kebiasaan Makan Manis Ibu Menyusui Pengaruhi Perkembangan Kognitif Bayi/ Foto: iStock
Jakarta -

Banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis biasanya dikaitkan dengan kenaikan berat badan, risiko diabetes tipe 2, penyakit hati berlemak, dan penyakit jantung. Namun kini, ibu menyusui yang suka mengonsumsi makanan dan minuman manis juga harus hati-hati lho.

Penelitian baru menunjukkan bahwa makanan tinggi gula yang dikonsumsi ibu menyusui juga dapat memengaruhi perkembangan kognitif bayi. Michael I. Goran, PhD, Direktur Program Diabetes dan Obesitas di Rumah Sakit Anak Los Angeles, AS, telah mempelajari bagaimana gula dapat memengaruhi kesehatan keluarga. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ibu yang mengonsumsi minuman manis dan jus pada bulan-bulan setelah melahirkan berisiko mengalami kenaikan berat badan, dan mungkin juga membuat bayi mereka terpapar gula tambahan ini melalui ASI.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa mengonsumsi minuman manis selama masa menyusui, juga dapat menyebabkan perkembangan kognitif yang lebih buruk pada anak-anak setelah hampir dua tahun kemudian.


Partisipannya adalah 88 ibu yang melaporkan minuman manis dan jus yang dikonsumsi per hari selama bulan pertama menyusui. Anak-anak mereka dinilai menggunakan Skala Perkembangan Bayi Bayley-III pada usia 2 tahun, Bunda. Sebagai informasi tambahan, Skala Perkembangan Bayi Bayley-III ini skala yang mengukur perkembangan kognitif, bahasa, dan motorik anak.

Para ibu yang melaporkan konsumsi lebih banyak minuman manis dan jus memiliki anak dengan skor perkembangan kognitif yang lebih buruk. Para peneliti berspekulasi bahwa tambahan gula dari makanan ibu diteruskan ke bayi mereka melalui ASI, dan paparan ini dapat mengganggu perkembangan otak.

"Menyusui bisa memberikan banyak manfaat, tetapi kami melihat bahwa ASI dipengaruhi oleh apa yang ibu makan dan minum lebih dari yang kami sadari," kata Dr. Goran, dikutip dari EurekAlert.

Goran mengatakan bahwa membatasi gula tambahan, yang ditemukan dalam minuman seperti minuman ringan (soft drink), mungkin bermanfaat tidak hanya untuk ibu, tetapi juga untuk bayi.

"Para ibu mungkin tidak menyadari bahwa apa yang mereka makan dan minum selama menyusui dapat mempengaruhi perkembangan bayi mereka, tapi itulah yang ditunjukkan oleh hasil kami," ujar Goran.

Sementara itu, penulis pertama studi tersebut, Paige K. Berger, PhD, RD mengatakan bahwa pastinya setiap orang tua dan ahli gizi ingin bayi menerima nutrisi dengan kualitas terbaik.

"Temuan kami dapat digunakan untuk memandu rekomendasi nutrisi masa depan untuk ibu selama menyusui, untuk lebih memastikan bahwa bayi mendapatkan blok bangunan yang tepat untuk perkembangan kognitif," kata Berger, dikutip dari CTVNews.

Simak juga cara mencegah kehamilan bagi ibu menyusui:



(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Haru, Enno Lerian Ungkap Terima Kasih untuk Sang Putra yang Bantu Wujudkan Warung Impian

Mom's Life Amira Salsabila

300 Soal Pengetahuan Umum SD Kelas 1-6 Lengkap dan Kunci Jawabannya

Parenting Dilla Atqia Rahmah

Kebiasaan Orang Tua Ini Bisa Membuat Anak Merasa Bersalah Meski Tak Salah

Parenting Dilla Atqia Rahmah

Dituding Catut Nama Profesor Jerman, Ini Penjelasan Dosen Indonesia soal Kasus Jurnal

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Drakor Medis Terbaik Berating Fantastis, Ada Doctor X Hingga Dr. Romantic

Mom's Life Tiara Jasmine & Adi Prakoso

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Beraktivitas di Malam Hari atau Night Owl

7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman

300 Soal Pengetahuan Umum SD Kelas 1-6 Lengkap dan Kunci Jawabannya

Resep Ayam Chili Padi Simpel dan Enak, Coba Bikin di Rumah Yuk Bun

Haru, Enno Lerian Ungkap Terima Kasih untuk Sang Putra yang Bantu Wujudkan Warung Impian

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK