sign up SIGN UP search


menyusui

9 Cara Kompresi Payudara untuk Melancarkan ASI & Mendorong Bayi Menyusu

Annisa Karnesyia Minggu, 29 Nov 2020 11:09 WIB
Cara Kompresi Payudara Saat Menyusui
Ibu menyusui caption

Teknik dan proses kompresi payudara cukup sederhana, Bunda. Berikut 9 cara kompresi payudara yang bisa dilakukan sambil menyusui si kecil:

1. Cari tempat dan posisi yang nyaman untuk menyusui. Pastikan Bunda memiliki persediaan, seperti krim untuk puting susu, popok, botol air, dan pompa.

2. Bantu bayi untuk melekatkan diri ke puting. Pegang bayi dengan satu tangan.


3. Sangga payudara dengan tangan yang lain. Letakkan ibu jari di salah satu sisi, dan jari-jari di sisi lain dekat dada. (Jangan dekatkan jari-jari di area puting).

4. Perhatikan dan amati bayi ketika menyusu untuk memastikan rahangnya turun. Ini bisa menjadi penanda bayi sedang menelan ASI.

5. Ketika bayi tidak menyusu dengan pola isap dan mulut terbuka-tertutup, segera lakukan kompresi payudara. Tidak perlu memutar jari ke bawah atau ke arah bayi, cukup tekan dan tahan. Usahakan tidak meremas terlalu keras karena bisa menyakitkan.

6. Terus lakukan kompresi sampai bayi berhenti minum. Setelah berhenti, lepaskan kompresi.

7. Jika bayi terus menyusu, coba kompresi lagi dengan memutar tangan Bunda di sekitar payudara. Coba setidaknya 2 atau 3 lokasi berbeda di sekitar payudara.

8. Jika bayi sudah tidak menyusu, sebaiknya segera lepaskan pelekatan untuk mencegah nyeri pada puting.

9. Bunda bisa menawarkan bayi untuk menyusu di payudara yang lain dan lakukan proses yang sama.

(ank/rap)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi