sign up SIGN UP search


menyusui

Ibu Menyusui Alami Mastitis, Lebih Baik Payudara Kompres Hangat atau Dingin?

Annisa Karnesyia Selasa, 13 Jul 2021 14:00 WIB
Menyusui caption
Jakarta -

Mastitis bisa menjadi masalah menyusui yang dialami ibu baru. Kondisi ini umumnya membuat payudara menjadi merah dan nyeri, Bunda.

Dilansir Parents, mastitis dialami 10 persen Bunda menyusui, meski infeksi ini juga bisa dialami pada wanita yang tidak menyusui. Penyebab mastitis adalah infeksi bakteri di payudara.

"Terdapat banyak bakteri di tubuh kita. Saat menyusui, terkadang bakteri bisa masuk ke jaringan dan kelenjar ASI do puting yang pecah-pecah," kata Tamika C. Auguste, MD, profesor obgyn di Universitas Georgetown.


Begitu bakteri ini masuk ke puting, mereka akan naik ke saluran ASI dan menyebabkan infeksi pada jaringan payudara itu, Bunda. Akibatnya, payudara bisa sakit dan saluran ASI dapat tersumbat.

Mastitis bisa membuat payudara Bunda terasa lunak, bengkak, dan panas saat disentuh. Kondisi ini biasanya dibarengi dengan demam, nyeri tubuh, menggigil, hingga timbul gejala mirip flu.

Mastitis bisa diatasi dengan minum obat antibiotik bila disebabkan oleh bakteri. Selain itu, Bunda juga bisa meredakan nyeri dan kemerahan di payudara dengan kompres. Lalu mana baiknya, kompres hangat atau dingin?

Nah, beberapa penelitian pernah mengangkat tentang kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan akibat mastitis. Selain dengan kompres es, Bunda bisa memanfaatkan daun kubis atau kol dingin sebagai alat kompres alami.

Studi tahun 2015 menjelaskan bahwa mengompres daun kol ke payudara bengkak memiliki efek seperti pereda nyeri saat dikompres hangat. Daun kol mengandung senyawa tertentu yang memiliki efek anti-inflamasi.

Sebuah ulasan tahun 2012 di National Library of Medicine, menemukan bahwa daun kol dapat mengurangi rasa sakit dan payudara bengkak, sehingga wanita bisa terus menyusui.

Menggunakan daun kol dingin untuk atasi mastitis enggak boleh sembarangan. Jika payudara Bunda sudah tidak begitu sakit dan pembengkakan berkurang, maka harus dihentikan penggunaannya.

Saat mastitis, Bunda menyusui ternyata juga bisa menggunakan kompres hangat lho. Kapan waktunya? Baca halaman berikutnya ya.

Simak juga 3 penyebab produksi ASI turun, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

MENGATASI MASTITIS DENGAN KOMPRES
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi